[TRAGEDI 1998: PEMBANTAIAN DUKUN, KYAI, & SANTRI BANYUWANGI]
1998 diwarnai berbagai tragedi di Indonesia. Di tengah kekacauan lengsernya Soeharto, Banyuwangi berdarah saat sosok-sosok "ninja" muncul dari kegelapan dan membantai orang-orang klenik serta santri... 🩸
(Utas)
SUMPAH POCONG .
A THREAD,
FULL STORY
TAMAT
Bantul, Jogjakarta, 1999
"Kehormatan keluarga Pak Bagio dan Prabu, waktu itu benar-benar dipertaruhkan, bahkan sejak adanya cerita itu, desa sekararum sudah seperti desa mati dengan tidak ada satupun orang yang berani mengunjungi.
"Saat September tiba dengan bayang-bayang hitamnya, kita harus ingat bahwa dalam kegelapan, kita bisa menemukan cahaya. Seperti malam yang memberikan jalan bagi bintang-bintang"
Kata-kata tak boleh mati karena disana bersemayam kemerdekaan.
"Our word is our weapon"
- Marcos ★
Twit ini bukan soal U20, sepakbola atau Israel. Yg itu terserahlah.
Twit ini dgn cerdas memperlihatkan kegagalan pemimpin dalam menempatkan skala prioritas & mempertanggungjawabkan kesalahan yg mengakibatkan hilangnya 135 nyawa.
Kita tak akan lupa.
EKONOMI. Menolak sosialisme/komunisme dengan alasan tak sesuai Pancasila, tapi menjalankan pratik kapitalisme.
POLITIK. Menolak timnas Israel dengan alasan solidaritas Palestina, sembari terus mengirim tentara ke Papua dan kasus Kanjuruhan penuh impunitas seperti di Jalur Gaza.
Rekap Peristiwa Kanjuruhan:
Korban meninggal dunia: 135 orang
Terdakwa diadili: 5 orang, 2 orang bebas
Yang salah: ((angin))
Namun, apakah fakta persidangan sesuai dengan fakta lapangan? Berdasarkan bukti yang kami punya sih..
Selengkapnya: https://t.co/GuurOkLgnO | Buka Mata
Sejak awal, negara ini seperti ingin mengubur dalam-dalam tragedi Kanjuruhan.
Vonis bebas atas 2 terdakwa, polisi yang memerintahkan penembakan gas air mata ke lapangan, telah membuktikan hipotesis itu.
#KoranTempo#TempoThread
SEWU DINO
Ketika batas pengetahuan manusia diuji, saat yang putih belum tentu baik dan yang hitam belum tentu buruk.
Selamat datang Universe besar dan megah, dimana ke-tujuh-tujuhnya sudah siap hadir.
Lebaran tahun ini!!
Berkaca pada ulah oknum baret biru dan sorak sorai vonis barada .
pengadilan seolah olah menjadi arena kompetisi untuk hanya mencari kemenangan .
bukan lagi sebuah tempat mencari penyelesaaian keadilan .
TUHAN SEGERAKAN KARMAMU !
Korwil Bawah Tanah berkesempatan untuk berinteraksi dengan Remer K--seorang mahasiswa yang mengikuti Aksi Arek Malang Bersikap. Ia menuliskan pengalamannya lewat cerita singkat yang kami terima melalui surel.
https://t.co/sbhoI0Fois