aku mulai ngerasa ga enak badan, tiap hari bangun tidur dlm keadaan sesak, mata perih & sakit kepala. kadang ada demam.. tolong turunkan hujan yaallah, rasanya ga sanggup lagi. pemerintah udh ga bisa diharapkan lagi, siapa lg yg bisa tolong kami..
they kill us, kidnap us, beat up & threaten us for speaking up. even journalists and activists are getting fucking acid attacked, yet we STILL try our best to fight.
if you haven't risked your life in the hands of your own country while fighting for your rights, don't say shit.
Dari pada sibuk gosip artis, mending viralin karhutla di palangkaraya yang belum juga padam sampe saat ini.
Biar pemerintah notice.
Kasian mereka disana sedang bergelut dengan asap setiap hari.
Ini adalah pesawat Super Air Jet. Sudah 5 hari pesawat ini "parkir" di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya. Tidak bisa terbang karena terdampak kabut asap tebal. Gila gak?
❗️ URGENTLY NEEDED ❗️
Kami butuh selang tambahan untuk proses pemadaman api karena selang-selang yang kami punya sudah bocor akibat tidak kuat menahan panasnya api.
Kalau teman-teman punya rezeki lebih yuk bantu melalui:
https://t.co/VrVP2r4JuO
"Then do something about your government!!!" Have you seen the protests 😭😭😭 we have been trying. Even from far before this. And they kill us. Like caught on camera kill us.
"Then do something about your government!!!" Have you seen the protests 😭😭😭 we have been trying. Even from far before this. And they kill us. Like caught on camera kill us.
Tim Hukum Nafas Kalimantan Barat mendaftarkan gugatan perdata perbuatan melawan hukum kepada Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pihak lainnya terkait kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap yang melanda Kalimantan Barat.
🚨 SERUAN UNTUK DUNIA 🚨
@UN@UNEP@WHO@WMO@UNHumanRights@UNFCCC@UNICEF@ASEAN@DrTedros@antonioguterres@Reuters@AP@BBCWorld@AFP@AJEnglish@CNN@guardian@nytimes@ChannelNewsAsia@SCMPNews@AlJazeera@Greenpeace@HRW@Amnesty@elonmusk
KEPADA PARA PEMIMPIN DUNIA, MEDIA INTERNASIONAL,
ORGANISASI LINGKUNGAN DAN KOMUNITAS GLOBAL
LIHATLAH INDONESIA.
BUKAN PIDATONYA.
ASAPNYA.
KALIMANTAN TERBAKAR.
SUMATRA TERBAKAR.
PEMERINTAH INDONESIA GAGAL MEMADAMKAN APINYA.
Selama berminggu-minggu, orang-orang hidup di dalam ruang gas yang ada benderanya.
Kebakaran hutan dan lahan.
Kabut asap tebal.
Udara beracun.
Ekosistem hancur.
Anak-anak sakit.
Sekolah ditutup.
Keluarga terjebak di rumah mereka sendiri.
Ini bukan "cuaca musiman."
Ini adalah kegagalan negara.
Data Indonesia sendiri mencatat sekitar 72.088 hektare terbakar
di enam provinsi prioritas hingga September 2026.
Pemerintah mengirim petugas pemadam, pesawat, water bombing,
dan modifikasi cuaca.
Dan apinya masih menyala.
Asapnya masih ada di paru-paru masyarakat.
Pemerintah masih meminta masyarakat untuk bersabar.
Reuters melaporkan lebih dari 113.000 kasus gangguan pernapasan
di tujuh provinsi terdampak antara 1–9 September.
Itu bukan statistik.
Itu adalah populasi yang dipaksa menghirup bencana
sementara pejabat mendaur ulang konferensi pers yang sama.
Asapnya telah melintasi perbatasan.
Malaysia menghirupnya.
Singapura menghirupnya.
ASEAN berpura-pura perbatasan bisa menghentikan asap.
MAKA TANYAKAN SATU-SATUNYA PERTANYAAN YANG PENTING:
SAMPAI KAPAN RAKYAT KALIMANTAN DAN SUMATRA
HARUS TERUS MENGHIRUP UDARA INI
KARENA JAKARTA TIDAK MAMPU MENGENDALIKAN TANAH YANG DIKLAIMNYA KUASAI?
DI MANA PERHATIAN INTERNASIONAL?
DI MANA KOMUNITAS LINGKUNGAN GLOBAL?
DI MANA TEKANAN YANG MUNCUL KETIKA AFRIKA TERBAKAR,
KETIKA AMAZON TERBAKAR,
KETIKA EROPA BANJIR
TAPI DIAM KETIKA YANG TERJADI ADALAH INDONESIA LAGI?
Mintalah pertanggungjawaban pemerintah Indonesia.
Bukan besok.
Sekarang.
Jika responsnya terlambat, katakan.
Jika penegakannya cuma lelucon, katakan.
Jika perusahaan membakar lahan demi keuntungan, sebutkan namanya.
Jika izin-izin dijual sementara hutan dikosongkan, selidiki.
Jika kementerian gagal mencegah bencana yang kembali setiap tahun,
jangan sebut itu takdir.
Sebut itu kelalaian.
JANGAN BIARKAN INI MENJADI NASKAH INDONESIA YANG SAMA
API
ASAP
KEMARAHAN
JANJI
HUJAN
DIAM
DAN TAHUN DEPAN MAYAT-MATAY POHON YANG SAMA
Kalimantan bukan lahan kosong yang menunggu peta konsesi.
Sumatra bukan zona pengorbanan untuk perkebunan dan tambang.
Hutan-hutan ini adalah rumah.
Sungai-sungai ini adalah kehidupan.
Orang-orang ini adalah warga negara, bukan tumbal.
Orangutan tidak bisa mengungsi.
Gajah tidak bisa mengajukan pengaduan.
Rangkong tidak bisa menunggu siklus anggaran berikutnya.
Anak-anak tidak bisa memilih udara yang lebih bersih.
Orang miskin tidak bisa pindah ke hotel dengan alat pemurni udara.
KEPADA PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA
@UN@UNEP@UNHumanRights@UNFCCC@UNICEF
Berhentilah memperlakukan ini sebagai ketidaknyamanan lokal.
Kirim perhatian. Kirim tekanan. Kirim pertanyaan yang tidak bisa dihindari Jakarta.
KEPADA ORGANISASI KESEHATAN DUNIA
@WHO@DrTedros
Hitung paru-parunya, bukan siaran persnya.
KEPADA ORGANISASI METEOROLOGI DUNIA
@WMO
Terus tunjukkan asap yang ingin disebut pemerintah sebagai "kabut."
KEPADA ASEAN
@ASEAN
Kabut asap lintas batas bukan diplomasi.
Itu adalah tetangga yang mengekspor racun.
KEPADA MEDIA INTERNASIONAL
@Reuters@AP@BBCWorld@AFP@AJEnglish@CNN@guardian@nytimes@ChannelNewsAsia@SCMPNews@AlJazeera
DATANGLAH KE KALIMANTAN.
DATANGLAH KE SUMATRA.
JANGAN HANYA MEWAWANCARAI MENTERI-MENTERI DI JAKARTA.
Bicaralah dengan keluarga-keluarga.
Bicaralah dengan petugas pemadam.
Bicaralah dengan guru-guru yang menutup sekolah.
Bicaralah dengan orang tua yang melakban jendela
dan masih terbangun dengan batuk.
dulu awal2 kabut asap jokesnya yg dword duluan kalah, sekarang denger itu aku udh ga bisa ketawa lagi. belakangan kabutnya makin parah, efeknya mulai kerasa, aku takut beneran kalah...
My family is still living there, plagued by thick smoke every day. Even sunlight struggles to penetrate the smoke just to let people know that it the sun has risen. There is no clean air. Clean water is scarce. Forest fire is still burning. Need I say more?
"pada berdoa minta hujan, kodok lu?"
YA KARENA PEMERINTAH LU GA MAMPU NGURUSIN KARHUTLA YA ANJENGGGGG. kami se putus asa itu sampe cuma bisa berharap turunnya hujan. titik api masih banyak, krisis air bersih, kekeringan, asap semakin pekat. "enjoy the dry season", utekmu njepatt
maaf temen2, tapi kodok ini akan trs berdoa meminta hujan, krn rasanya udh putus asa bgt. gatau lagi hrs gmn supaya karhutla ini segera usai. pemda dan pusat sama2 gabisa diharapkan. sementara warga dan relawan jg terbatas tenaga dan prasarananya. kami bisa mati sesak, perlahan.
Udah sedekat ini guys apinya 🥲
Minta doanya ya semoga apinya cepat padam dan nggak sampai merambat ke rumah warga 🙏🏻
Stay safe teman-teman di Palangkaraya!
Menembus kabut asap, meredam gelora api 🧯
Berjibaku bersama merawat sisa-sisa napas Kalimantan yang terluka, semoga dedikasi ini mengetuk hati kita semua untuk lebih peduli.
dukung mereka yang masih bertugas di lapangan melalui : https://t.co/VrVP2r4JuO
❗️TITIK API BARU, SEMAKIN DEKAT❗️
Siang ini, Titik api terpantau semakin dekat dari permukiman dan sudah berada di pinggir jalan raya
📍Petik Ketimpun, Palangkaraya.