Soeharto juga. Dengan percaya diri pertumbuhan ekonomi 7%, dilantik jadi presiden periode ketujuh, 11 Maret 1998 sambil nyulikin aktivis dan mahasiswa.
2 bulan kemudian nyungsep. Mantunya yang tukang culik, lari terbirit-birit ke Yordan.
Moreno Soeprapto, mantan pembalap yang kini jadi anggota DPR RI Fraksi Gerindra dapil jatim V berharga 40M, terlihat asik Vc an sambil melet" saat RDP dengan MIND ID
Pelajar yg menolak MBG di amankan aparat..!
Sementara ribuan siswa yg keracunan tak ada satupun yg di aman kan ...!
Karena dapurnya punya aparat..?!
78 Pelajar Diamankan Polres Jayapura Saat Hendak Ikuti Aksi Tolak MBG.
https://t.co/leChPWKT3a, 15 September 2026,
Katanya pemerintah, operator seluler dilarang menghanguskan sisa kuota internet pelanggan yang udah dibayar saat masa aktif paket berakhir.
Telkomsel dengan akal liciknya:
Indonesia bubar
bisa saja menjadi kenyataan.
Bukan karena rakyat benci bendera.
Karena pemimpinnya
dari pusat sampai daerah
sudah tidak peduli.
Sudah tidak dipercaya.
Sebagian sudah error.
Kritik membangun pun
tidak sanggup didengar.
Kalau negara hanya menarik setoran
lalu tuli pada daerah,
daerah akan mulai hitung sendiri.
Pemisahan bukan mustahil.
Yang pertama berpisah
belum tentu Papua.
Belum tentu Aceh.
Bisa Yogyakarta.
Lalu Kesultanan Cirebon.
Banten.
Kediri.
Pasundan.
Baru luar Jawa
satu per satu.
SDA akan ditata ulang.
Tidak lagi disetor ke pusat
untuk dikuasai segelintir oligarki.
Tambang, kebun, minyak, gas
yang selama ini mengalir ke atas
bisa balik ke tanahnya.
Luar Jawa yang kaya
bukan daerah miskin.
Yang miskin hanya kasnya
karena kerannya dipegang orang lain.
Kalau dikelola sendiri,
bisa melebihi negara kaya Timur Tengah.
Bisa saja
pak haji kondang di Kalimantan
kelak mengangkat diri jadi sultan baru
turun-temurun.
Menurutku itu urusan belakangan.
Yang ditanya duluan
rakyatnya makmur atau tidak.
Pendidikan gratis.
Kesehatan gratis.
Hidup lebih mudah.
Seperti Brunei yang tidak sibuk
jualan slogan.
Pilih mana, wak?
Demokrasi gila
yang dipimpin bandit
beli suara murah
pakai uang hasil korupsi?
Atau terus teriak NKRI harga mati
sambil rakyatnya yang mati pelan-pelan?
Yo, bisa mati tenan, wak.
Mereka yang tambangnya di luar Jawa
paling kencang teriak kesatuan.
Wajar.
Kerannya enak.
Boleh NKRI harga mati.
Asal tidak dipimpin bandit
yang otaknya error
dan akhlaknya sudah habis.
Lanjutan perihal jualan di Alun-alun kidul Jogja setelah viral
1. Uang yang diminta 2.5jt/hari itu dari asosiasi parkir karena pakai area parkir di alkid. Nego 1jt/hari x 5 hari jadi total 5jt dan udah dibayar
2. Uang makan preman 20rb x 10 preman x 5 hari total 6jt dan udah dibayar
3. Gak boleh pake listrik di area alkid jadi pake genset sendiri
4. Polisi tercinta gk mau dikasih uang karena termasuk gratifikasi. Tapi minta makan dan rokok. Pihak polisi 3 orang datang ke lokasi malam hari, tapi team foodtruck udah pulang jadi gak dikasih apapun.
5. Pihak paguyuban parkir ada itikad baik buat mengembalikan uang setelah viral, tapi pihak bolosego diminta ambil langsung ke lokasi. Endingnya sudah di transfer balik 3jt
6. Pihak polisi yang dateng ke foodtruck mencoba untuk mediasi ke asosiasi parkir perihal listrik, jadi gak semata-mata minta makan gratis.
Pihak bolosego/mbak dy sudah menganggap permasalahan ini selesai dan foodtruck sudah lanjut ke kota lain.
Seperti biasa, di konoha kalau gak viral gak akan berbenah.
Hutang KA WOOSH peninggalan Jokowi jadi beban rakyat..harus bayar 1 trilyun pertahun selama 80 tahun..Kereta ada di Jabar, tapi rakyat se Indonesia yg harus bayar.
Saatnya buka mata buka telinga..
Korsel, Finlandia, Jepang, sampai Singapura bisa jadi negara maju dan disegani karena mampu mencerdaskan rakyatnya.
Tidak jauh dari Singapura, orang berpendidikan dimaki terbuka di mimbar. Makian itu disambut tepuk tangan meriah.
Penculik jadi presiden, dirjen, direktur BUMN, koruptor menjabat lagi, dan nyiram air keras GAK dipecat jadi tentara meski sudah disebut TERORIS oleh PRESIDEN !!!
Sementara anak-anak muda ditolak kerja karena SKCK atau jejak digital postingan medsos.
Ya Allah
Saya seorang perempuan, seorang Ibu, seorang hambaMu yang lemah dengan segala keterbatasan.
Saat ini engkau perintahkan hambaMu ini berjuang demi kehormatan bangsa dan negaraku.
Saat ini Engkau suruh hambaMu ini berjuang melawan Jokowi yang telah menghancurkan dan mempermalukan negeri tercinta ini dengan segala kebohongan dan kejahatannya.
Berikanlah pertolonganMu, bantuanMu, kekuatanMu, agar hamba kuat, tangguh dan mampu menuntaskan perjuangan ini.
Amiiin ya Rabbal'alamiin.
Mohon aminkan doa ini, sahabat semua yang saya cintai.
Taufik Bahaudin, mantan dosen senior Fakultas Ekonomi & Bisnis Univ Indonesia (FEB UI) dengan sangat berani dan blak-blakan membongkar dihadapan publik.
Saya saja masih mikir untuk tayangkan video utuhnya disini. Terserah kalau ada yg berani tampilkan dikoment video aslinya.