BREAKING: Indonesia's rupiah reached its weakest level ever against the US dollar Thursday. The rupiah is now 18,028 against the dollar, despite the central bank's efforts to support the currency.
🔴 More on https://t.co/5H0QqpggO4
Respons Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya terhadap pernyataan eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal soal intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto dengan dalih penggunaan dana pribadi, memicu kritik tajam.
~RS
Kata Dino Patti Djalal:
"Menyuarakan kebenaran itu lebih nikmat daripada mengejar kekuasaan".
NICE QUOTE 👌👌
Selamat pagi....
Teruslah menyuarakan kebenaran jgn jadi setan bisu🫶🫶
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
Tahun ini, makna Idul Adha yang paling mendalam bagi saya adalah: keikhlasan untuk mengorbankan kenyamanan, ego, dan hal-hal duniawi demi menegakkan kebenaran dan keadilan yang diajarkan oleh Rasulullah.
Mari kita kalahkan godaan duniawi dengan memperkuat ketaatan pada Allah SWT, meneladani keteguhan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang dicerminkan dengan begitu indah dalam Hari Raya Qurban. Selamat Hari Raya Idul Adha bagi Umat Islam tercinta di mana pun berada… 🤲🏼🙏🏼🤍
This year, the deepest meaning of Eid al-Adha for me is the sincerity to sacrifice personal comfort, ego, and worldly attachments for the sake of upholding the truth and justice taught by the Prophet.
Let us overcome worldly temptations by strengthening our devotion to Allah SWT, emulating the steadfastness of Prophet Ibrahim AS and Prophet Ismail AS, which is so beautifully reflected in this Feast of Sacrifice. Wishing a blessed Eid al-Adha to our beloved Muslim brethren everywhere… 🙏🏼🤍🤍
Orang indonesia sebagian besar iq-nya rendah, itu bisa kita lihat dari mereka yang tidak perna jera memilih pemimpin yang ahli dalam pencitraan. Seseorang yang sudah jelas jelas mendapatkan kekayaan dari hasil merusak hutan jangan sampai di berikan panggung yang lebih tinggi jika tidak mau melihat hutan di seluruh pulau Indonesia hancur. Catat itu
Penulis buku JOKOWI UNDERCOVER Bambang Tri, dipenjarakan Jokowi dua kali, Masing-masing 5 dan 6 tahun, total 11 tahun penjara.
Penulis buku JOKOWI's WHITE PAPER, Roy Suryo dan dr Tifa, dilaporkan Jokowi, dengan ancaman pasal 8 dan 12 tahun.
Sekarang 1 Ilmuwan lagi, Bonatua Silalahi, menulis buku hasil penelitian nya menjadi buku dengan judul lebih parah: IJAZAH JOKOWI TIDAK ADA!
Batak satu ini ampun deh, bikin judul buku straight to point, ngga ada manis-manisnya,. Langsung gubrak kata orang Betawi: "Lo kaga ade ijazah nye, Jek"
Lagi nunggu sambil hitung semut merah yang berbaris di dinding, kapan Jokowi bikin Laporan Polisi buat Bonatua.
Nanti jika Bonatua dipolisikan,. Maka. pasti ada lagi Peneliti yang bakal menerbitkan bukunya.
Yang sudah antri terbitkan buku tentang kepalsuan Ijazah Jokowi, kalau tidak salah adalah Rizal Fadillah, Profesor Tono Saksono, Topi Merah. Dan banyak lagi yang lain.
Percayalah 1 Tifa dan Roy berusaha ditumbangkan, akan muncul. 1000 Tifa dan Roy berikutnya.
Pak anies menang pilkada tapi dapet cap politik identitas sampe sekarang.
Padahal yg maju paling depan nuntut Ahok juga prabowo wkwk
sini gw jelasin satu satu:
1. Sejak 2012 ahok udah sering singgung masalah politik identitas (anies masih rektor), puncaknya ya pas penistaan agama 'al maidah'
2. Yang menunggangi demo, prabowo sama jokowi
3. Yang ikut laporin itu habiburrahman dari gerindra.
4. Yang memberatkan di persidangan, kesaksian dari ma'ruf amin yg kemudian diangkat jadi wapres (politik identitas??)
5. Cuma karna Anies lawannya dan menang, celakanya dia yg harus menanggung semua tuduh2an itu sampe sekarang wkwkwk
Persiapan Promosi S3
Alhamdulillah selesai bimbingan dengan tiga dari 11 Supervisor yang selama ini membimbing dan ketika Defense (Ujian Doktoral).nanti mereka akan menjadi Dewan Penguji.
Prof Dr dr Murdani Abdullah, Sp-PD KGEH Pakar Hepatologi terkemuka di Indonesia, beliau selain sebagai Promotor, menjadi Orkestrator 11 bidang Ilmu yang saya gunakan untuk.menbangun Penemuan saya dalam Disertasi ini, juga membimbing saya dalam bidang Riset Epidemiologi Klinis, sebagai backbone atau tumpuan ilmu yang menjadi tulang punggung 10 Ilmu lainnya.
Bimbingan lagi dengan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, https://t.co/IDuIvQRWlw, PhD,, beliau. Membimbing saya dalam bidang Bio statistics, selain bertindak sebagai Penguji Luar.
Prof Ghufron siapa tidak kenal beliau Mantan Dirut BPJS, Mantan WaMenkes, Mantan Dirjen Dikti, Mantan Rektor Uni Trisakti dan Mantan Dekan FK UGM, dan seabreg jabatan lain.
Beliau baru mendarat dari penerbangan jarak jauh setelah mengajar di Manchester Univ UK langsung menerima saya untuk bimbingan.
Beliau ini guru, mentor, senior, partner dalam berbagai organisasi, kakak dan sahabat sangat baik selama puluhan tahun. Kini beliau menjadi Pembimbing S3. Mengantar saya mencapai jenjang akademik tertinggi.
Bimbingan berikut dengan Pakar Diabetes, yang terkenal sebagai Pembimbing S3 yang sangat baik hati,
Prof. Dr. dr. Em Yunir, SpPD-KEMD
Riset saya terkait dengan Penyakit Diabetes, yang saking kompleks dan berbahayanya penyakit ini, mendapat julukan sebagai The Parents of All Disease.
Karena dengan Diabetes anda mendapat free ticket menuju kerusakan saraf, mata, ginjal, liver, jantung, pembuluh darah, otak, bahkan kanker.
Untuk itu saya sangat obsessed dengan Diabetes ini, maka Disertasi saya harus dibimbing Pakar Diabetes sekelas Profesor Yunir.
Hari-hari ini adalah rangkaian hari super hectic, menuju hari besar Sidang Promosi.
Kaki jadi kepala. Kepala jadi kaki, tangan jadi perut, perut jadi apa ngga tahu lagi pokoknya jangan dekat-dekat saya kalau ngga mau senggol bacok.
Hahahaha kidding saya ngga sesadis itu.
Yang jelas proses mengakhiri yang sudah diawali adalah sebuah proses yang menguras jiwa raga. Apalagi ini S3, Doktorrrr UI lagi. Kedokteran lagi.
Weww.
Tetapi alhamdulillah tetap ada hiburan di tengah situasi menuju Ujian S3 yang super horor bulan depan.
"Lalu hiburan Dokter Tifa apa?"
Main ke POLDA buat Wajib Lapor.