Untuk yang belum tahu dan mau bantu. Sini ombudd beri tahu kalau hari raya di keyakinan ombudd cuma ada 4, Magha Puja, Waisak, Asadha, dan Kathina.
Cuma yang diakui negara hanya Waisak dan menjadi tanggal merah. Sisanya belum masuk jadi agenda libur nasional.
Yang sudah lewat itu Magha Puja. Yang terdekat adalah Waisak pada 31 Mei 2026 yang detik-detiknya pada jam 15.44.44 WIB.
Kalian yang ga buddhis, bantu dorong dong biar 3 yang lain dijadikan hari libur nasional juga. Kan, lumayan untuk nambah waktu rebahan di rumah.
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause.
Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja.
Ayo kita sadari sebentar.
Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri.
Dengan nyeri datang rutin sekali.
Dengan emosi naik turun tanpa diingini.
Dengan darah yang keluar, tanpa permisi.
Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung.
Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya.
Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya.
Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti.
Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata,
Haha belum selesai.
Tiba-tiba Menopause datang.
Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu.
Sementara biologi kita laki-laki?
Bangun tidur.
Tarik napas.
Minum air.
Kerja seharian.
Lalu merasa wah hari ini produktif sekali.
Kadang kita demam tinggi sedikit saja,
Nada bicara langsung melemah.
Rasanya ingin nulis pidato perpisahan
Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini.
Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi.
Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup.
Grup WhatsApp penuh keluhan.
Rumah sakit penuh drama.
Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT.
Kehamilan?
Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah.
Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum,
tetap bekerja,
tetap mengurus keluarga,
tetap peduli orang lain,
Kita menyadari kekuatan versi berbeda.
Dan kita, para laki-laki,
Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷
Ada pertemuan yang datang hanya untuk menjadi cerita, karena tidak ditakdirkan untuk bertahan. Ada juga rindu yang enggan datang, padahal banyak tempat untuk menetap saat pulang. Mungkin memang begitu cara semesta mengajarkan: bahwa tidak semua yang kita rasa, punya ruang untuk kembali.
Selamat pagi, #SahabatKAI!
#KAI121
Support photo 🙏🏼: yondasiswa13 (IG)
Sebelum lanjut #MenluMundur, Gue mau ngasih tau tempat Rat Naro Mas Batangannya...
Tp ini harus rame, minimal
3456 RT sambil tag @PPATK@KPK_RI, Gimana Sanggup gak ?
3456 RT gue kasih tau letak detailnya dimana itu emas batangan disimpen.