Lagi ramai, love scamming diaplikasi bumble.
- kakak ini berkenalan dengan laki-laki bernama Ahmad Nizar melalui app bumble
- sudah ketemuan nih di mall dan seluruh biaya di cover, tapi ternyata drama muncul after ketemuan
- si laki-laki mulai beralasan dompet hilang, dan kakak ini pun beliin tiket pulang 570k +uang saku 500k
- drama ke 2, katanya dia terlibat kecelakaan, dan sikorban meninggal
Karena ada yang merasa ada yang janggal, kakak ini mencoba cari tahu dan ketemulah track recordnya.
Saran, berhati-hatilah ketika kita main social media. Sudah banyak track recordnya yang berujung kerugian disalah satu pihak.
Waspada juga dengan data rubbing di social media yah..
Gue bisa memaklumi banget kalau ketipu karena dianya ganteng karena kita kan di Bumble ngeliat dari bentuk rupanya dulu kan ya tapi kalau kayak gini mah ๐ญ๐ญ๐ญ ya Allah.... kenapa diswipe right??????????
tkp: https://t.co/SBkLeVGsPR
Guys, ternyata modus penipuan sekarang udah naik level. Bukan lagi cuma ngaku kurir, ngaku polisi, atau ngaku bank.
Sekarang yang dijual adalah perhatian, rasa kasihan, dan harapan.
Jadi ada seorang cewek yang cerita kalau dia kenalan sama cowok dari aplikasi dating. Awalnya kelihatan normal. Ngaku kerja, ngomong serius soal masa depan, bahkan rela datang lintas provinsi buat ketemu.
Kalau dilihat sekilas, nggak ada yang mencurigakan.
Hari pertama jalan bareng, nonton, makan, ngobrol. Semua terlihat seperti kisah dua orang yang lagi saling kenal.
Tapi ternyata itu baru pembuka.
Mulai keluar cerita dompet hilang. Lalu butuh uang buat pulang. Habis itu ada urusan KTP. Lalu kecelakaan. Lalu masuk IGD. Lalu muncul lagi masalah baru. Dan anehnya, setiap masalah selalu berujung ke satu hal: minta bantuan uang.
Yang bikin miris, korbannya bukan orang bodoh.
Banyak orang berpikir, โAh masa sih bisa ketipu sampai puluhan juta?โ
Padahal penipu model begini nggak menyerang logika duluan. Mereka menyerang empati.
Mereka bikin korban percaya dulu. Bikin nyaman dulu. Bikin merasa spesial dulu. Baru pelan-pelan mulai memainkan rasa kasihan.
Dan saat perasaan sudah masuk, otak sering kali kalah.
Yang lebih serem lagi, ternyata setelah ditelusuri ada dugaan korban lain dengan cerita yang mirip. Polanya hampir sama. Lokasi pindah-pindah. Cerita berubah-ubah. Tapi ujungnya tetap satu: uang.
buat yang kenal ssama abang ini
boleh di infokan guys
udah banyak korban dia soalnya
AHMAD NIZAR MALANG
bilangnya kerja di PT. HEXINDO SURABAYA
Guys, ternyata modus penipuan sekarang udah naik level. Bukan lagi cuma ngaku kurir, ngaku polisi, atau ngaku bank.
Sekarang yang dijual adalah perhatian, rasa kasihan, dan harapan.
Jadi ada seorang cewek yang cerita kalau dia kenalan sama cowok dari aplikasi dating. Awalnya kelihatan normal. Ngaku kerja, ngomong serius soal masa depan, bahkan rela datang lintas provinsi buat ketemu.
Kalau dilihat sekilas, nggak ada yang mencurigakan.
Hari pertama jalan bareng, nonton, makan, ngobrol. Semua terlihat seperti kisah dua orang yang lagi saling kenal.
Tapi ternyata itu baru pembuka.
Mulai keluar cerita dompet hilang. Lalu butuh uang buat pulang. Habis itu ada urusan KTP. Lalu kecelakaan. Lalu masuk IGD. Lalu muncul lagi masalah baru. Dan anehnya, setiap masalah selalu berujung ke satu hal: minta bantuan uang.
Yang bikin miris, korbannya bukan orang bodoh.
Banyak orang berpikir, โAh masa sih bisa ketipu sampai puluhan juta?โ
Padahal penipu model begini nggak menyerang logika duluan. Mereka menyerang empati.
Mereka bikin korban percaya dulu. Bikin nyaman dulu. Bikin merasa spesial dulu. Baru pelan-pelan mulai memainkan rasa kasihan.
Dan saat perasaan sudah masuk, otak sering kali kalah.
Yang lebih serem lagi, ternyata setelah ditelusuri ada dugaan korban lain dengan cerita yang mirip. Polanya hampir sama. Lokasi pindah-pindah. Cerita berubah-ubah. Tapi ujungnya tetap satu: uang.
buat yang kenal ssama abang ini
boleh di infokan guys
udah banyak korban dia soalnya
AHMAD NIZAR MALANG
bilangnya kerja di PT. HEXINDO SURABAYA