"Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang membencimu tidak percaya itu"
-Ali Bin Abi Thalib-
belajar untuk selesai, tidak marah, tidak dendam, tidak mengganggu, cukup selesai. lindungi ketenanganmu dengan segala cara, bahagiakan saja dirimu, fokus kedepan dan jangan lagi menoleh kebelakang.
Tidak semua orang peduli padamu. Tidak semua orang harus peduli pada kepentinganmu. Biasakan dirimu dengan penolakan. Jangan ditolak sedikit langsung tantrum.
Pegang satu ayat ni :
“Kadang yang berlaku tak berjalan sesuai apa yang kita rencanakan. Cuma harus yakin dengan satu perkara bahawa di setiap apa yang berlaku ada hikmahNya. Kalau bukan itu yang ditakdirkan, mungkin ada sesuatu yang lebih baik ke depan nanti. InsyaAllah..” ✨
Cantik ayat ni:
Dan pada akhirnya, kita akan sampai pada titik berserah dan tawakal kerana sekuat apapun kita memaksa, Allah lebih tahu apa yang terbaik untuk kita.
وَمَكَرُواْ وَمَكَرَ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ
"Kita merancang, Allah merancang. Ketahuilah Allah sebaik2 perancang."
I saw a beautiful quote today;
You've done your part. You've prayed already. You've cried already. Now, watch Allah to do His part. Comfort your heart, and just trust Him.
Selagi muda bekerjalah lebih giat. Tak selamanya tenagamu kuat. Tak selamanya kesempatan baik itu datang. Tak selamanya orang lain harus membantumu. Jangan buang-buang waktu dengan bermalas-malasan. Apalagi kalau hidup masih pas-pasan.
Tuhan menyimpan rasa di dada orang-orang yang belum bisa bersama meski saling jatuh cinta. Sampai nanti tiba waktunya untuk saling menyerahkan diri pada takdir yang Ia kehendaki.