Setiap orang yang melibatkan diri untuk membantu—dalam bentuk apa pun—adalah bantuan. Terima kasih sudah mengambil peran masing-masing. Kita hanya memiliki kita.
bukankah tidak adil jika kedatanganku hari itu membawa rindu yang penuh, sementara kamu dengan tangan kosong? ah, setidaknya kamu hadir di situ, meski tidak membawa hati sebab takut aku akan mencurinya.
kamu tidak akan mengagumi seseorang, jika bukan Tuhan yang menggerakkan hatimu.
oleh karena itu sudah jelas, bahwa Tuhan ingin kamu mengenalnya. tapi, bukan berarti dia bakal jadi takdirmu, mungkin dia adalah sebuah pembelajaran atau mungkin sebuah ujian keimanan!
Tapi aku ingin mencintaimu lewat hal-hal kecil yang tidak dapat dilihat kecuali oleh sepasang mataku. Yang kata mereka tidak utuh, tapi menurutku selalu cukup.
Ada bagian yang dengan sengaja aku hapuskan, dan ada bagian lain yang kubiarkan tetap utuh beserta dengan lukanya. Bukan karena aku terlalu mencintai luka itu, tetapi karena aku ingin terus mengingat bagaimana aku akhirnya bisa berdamai.