Hal yang paling penting untuk diperjuangkan adalah kehidupan yang aman dan layak bagi hewan2. Dengan adopsi adalah salah satunya. Terus suarakan dan gerakkan #AdoptDontShop agar semua makhluk berbahagia tidak hanya sekadar doa. Salam.
Cara membedakan aksi demo bayaran atau murni gerakan rakyat di Indonesia itu gampang banget.
Kalau demonya dijaga aparat, bahkan dibiarkan bebas berarti berpotensi demo settingan penguasa.
Kalau demonya dihalangi mati-matian sama aparat, bahkan disuruh bubar, itulah demo yang sesungguhnya demi kepentingan rakyat.
@ubegebe1 dia kalau forum forum penting malas datang, takut ditanya pers soal pelanggaran HAM seperti di shangri la dialogue
tapi kalau kunjungan gak penting pasti dtg
Indonesia’s biggest loss:
Industri parfum terbesar se Asia.
> Saham dimiliki oleh serikat buruh Indonesia, Pemerintah Indonesia, dan Uni Soviet.
> Transfer of knowledge dari insinyur Bulgaria.
> Memproduksi 2/3 essential oils seluruh Asia.
Bubar karena kudeta 1965.
Indonesia's Biggest Lost:
📡 Radio Malabar (1923 - 1942)
2400 kW power
2 Km antenna
12,000 Km transmission
World's first Intercontinental Telephony system
Even the monument no longer exist (demolished in 1970 for Mesjid Istiqomah)
Fun Fact :
1. Dulu yg dapet THR itu cuma PNS, tapi semenjak pekerja demo Pekerja swasta juga dapet THR
2. Dulu juga jam kerja 16 jam ++ tapi semenjak demo jadi 8 jam.
Macet mu yg dirasa sekarang bisa terkonversi jadi bahagia dan sejahteramu di masa depan.
kalian slalu beralasan anies dan ganjar memangnya kalau kepilih bisa apa?
FAKTA : ganjar dan anies bisa ngurus keluarga dgn baik dan benar
FAKTA2 LAIN:
1. Keduanya pernah mimpin kota sbg walkot & gubernur. Anies bahkan pernah jd menteri.
2. Keduanya dr ranah sipil
3. Keduanya ga ada track record pelanggaran HAM or dipecat.
4. Keduanya taat konstitusi
5. Program2nya lebih makes sense & invest ke otak, bukan cm ngenyangin perut.
Istrinya Anies dan Ganjar ibu2 beneran, Bukan ibu2 jadi2an.
Ust. Fatih Karim yg podcast sama Nikita Willy dan Indra : Rasulullah itu jadi suami dulu baru jadi nabi. Kenapa? Karena jadi suami itu laboratorium paling berat bagi laki-laki ya dirumah (tangga)
tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. ✊🇮🇩 tinju ke atas.
Penyakit orang Indo tuh banyak banget yg gampang lupa, makanya sebagai bangsa ga maju maju karena secara kolektif kita bergairah maafin orang dzalim.
Karena Jokowi, KPK hancur.
Karena Jokowi, TNI-Polisi kian beringas.
Karena Jokowi, Prabowo terpilih.
Ga ada yg mendang mending.
Indonesia punya 56 juta "pengusaha."
Malaysia cuma 3 juta.
Kedengarannya bangga. Padahal itu alarm.
Malaysia 75% pekerjanya formal, bergaji, terserap sistem.
Indonesia? 38%.
Sisanya jadi "pedagang" bukan karena mau, tapi karena nggak ada pilihan lain.
Bukan wirausaha. Survival mode.
Selisih itu bukan bukti kita lebih entrepreneur.
Itu bukti sistem kerja kita gagal nyerap orang.
Sekitar dua tahun setelah lulus SMA, saya pernah nganggur berat, cari kerjaan susah betul. Tiap pekan sudah rutin beli koran KR sabtu khusus buat cari lowongan kerja, tetep ga dapet-dapet. Susah tembus. Sekalinya dapet ternyata kena tipu (Daftar jadi admin tapi tesnya disuruh jual tuxedo).
Ga enak sama orang tua, akhirnya saya ngekos di daerah Jalan Godean. Cari indekos yang paling murah. Sengaja ngekos biar nggak tinggal di rumah.
Saya terpaksa bohong sama orang tua, bilang kalau saya sudah kerja, padahal belum. Sekadar buat ngayem-ayemi bapak dan ibu.
Selama ngekos, ongkos hidup ditanggung dari hasil nge-dropship jualan kaos online yang hasilnya tidak tentu. Kadang sehari dapat pembeli satu, kadang nggak dapat sama sekali.
Nggak punya laptop, jualan full dari browsing di warnet deket kos, sengaja pilih happy hour pukul 01.00 sampai subuh biar murah.
Hidup harus ngirit setengah mati, sehari cuma makan dua bungkus nasi kucing dan dua potong tempe goreng, beli dari angkringan. Hidup benar-benar penuh dengan kepayahan.
Satu-satunya hiburan cuma nonton tayangan Upin-Ipin di tivi portabel hitam putih yang dulu saya bawa buat hiburan di kos.
Nangis? Tentu saja sering. Kelewat sering. Air mataku api.
Dan karena pengalaman itu, saya tak pernah berani ngecengin pengangguran, sebab saya tak tahu, ikhtiar apa saja yang sudah mereka lakukan agar tidak nganggur.
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.
- Kerusakan negara sekarang itu snowball effect dari Jokowi
- Yang jadiin Prabowo Presiden itu Jokowi juga
Ga ada mending mendingan, jangan pilih dua duanya
Pelatih Komcad ke ASN: "Kalau kamu sendirian yang salah, kamu keliatan. Kalau salahnya bareng-bareng, kesalahan kamu gak akan terlihat."
Ini bukan slip of tongue. Ini kurikulum.
Mereka gak melatih bela negara. Mereka melatih kepatuhan kolektif, supaya nanti, kalau ASN disuruh menindas demonstran, semua kompak, semua aman.
Kita berhutang pada Affan Kurniawan, 135 korban tragedi Kanjuruhan, orang2 yang mengalami kekerasan dan kriminalisasi korp coklat
Hutang itu seharusnya bisa dibayar dengan merevolusi institusi Polri sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya
Tapi apa yg dilakukan negara?
@inilahdotcom Mindset Amran ini kacau banget. Merasa kalau orang lagi sekolah selalu pemahamannya salah misal ga sama dg pemerintah. Terus dikasih duit biar seakan membungkamnya. Najis