Inilah pentingnya mengerti prinsip random sampling dlm ilmu statistik.
Generalisasi kepuasan ratusan juta rakyat Indonesia berdasarkan kehadiran beberapa ribu orang di satu titik itu, sama dgn menyimpulkan kesehatan seluruh penduduk sebuah kota hanya dgn memeriksa orang2 yg ngantre di Puskesmas.
Sekelas menteri masak nggak paham hal fundamental kayak gini?
🤡
Time to be honest: We’ve all enjoyed the memes but this Arsenal team has been incredible over the past two seasons in Europe. They’ve given us so many special moments. This one will always be my favourite ❤️
https://t.co/X4dILnGWcP
Jokes lawas Idul Adha:
*ngomong ke orang berbadan gemuk
“Ngumpet begoo, ntr dipotong lo..”
Semua orang tau ini becandaan doang. Tapi ternyata ada satu orang yg nganggep ini serius, dia takut dan akhirnya pergi ke Perancis. 😔
Kenyataan bahwa abis orang pada bilang "tidak" dan dia masih bisa bilang, "MBG itu penting," adalah bukti beliau nih tuli terhadap suara masyarakat bahkan secara langsung.
Sampe hari ini masih belum faham sama konsep lapor pajak.
Kita yang kerja, lembur, dikejar deadline, digibahin temen sekantor, umpel-umpelan dikereta, kita yang bayar, kita juga yang disuruh laporan.
Harusnya kan kita yang dikasih laporan dikemanain aja itu duit pajaknya.
Gimana ngejelasin ke rakyat kalau janji manis saat kampanye itu bukan kontrak hukum? Gak ada sanksi pidana kalau janji gak ditepati. Satu-satunya hukuman cuma "jangan dipilih lagi" 5 tahun kemudian. Masalahnya, kita sering amnesia kolektif.
makin dewasa makin sadar kalau :
- sore ga perlu ngabuburit
- sahur ga se ngantuk dulu
- ternyata tarawih ga selama itu
- tamatin 1 juz sehari ternyata mudah
- buka puasa ga harus banyak jajan
- bukber di rumah sama keluarga lebih enak