sore ini saya ikuti rapat Kementerian Pariwisata dan Komisi VII DPR. Karena jujur, saya ingin tahu, apa sih capaian, prestasi, dan trobosannya. Tanpa ekspektasi apa-apa, saya malah kaget, loh malah minta tambahan anggaran 200%.
lalu, saat menteri dibilang, pertumbuhan devisa karena pariwisata adalah “auto pilot”, beliau ngga terima. Beliau bilang, eh beliau baca ding, bahwa “kami memberikan persandingan dengan devisa yang naik tadi dengan anggaran yang turun”.
saya jadi berfikir, pertama, anggaran dikit aja bisa perform, kenapa harus tambah anggaran. Kedua, devisa naik, kenapa kementerian masih pengen jadi pemain, dan cukup jadi regulator dan fasilitator.
iya ngga?
Truk masuk jalur busway - mogok - ada yg bongkar pembatas jalan karena gak sabar antre.
Inilah mental jalan pintas.
Kita kritik pejabat yg gak becus kerja, yg korup, tapi kalau kita juga begitu kelakuannya, apa bedanya?
Kaya gitu kok mau Indonesia lebih baik, ya berat !!
📽 Info Warga Jakarta Barat
Silahkan artikan sendiri, apa sebenarnya penyebabnya. Pak Pur puyeng dengan data ini. Jubir Pemerintah dan Bakom hanya sibuk bela Teddy saja.
Komisaris PLN piye iki? Ndak dibantu kah menjelaskan masalah PLN sebenarnya?
- Laba 2025 cuma 7,2T
- Kas akhir 2025 cuma Rp42,2T
- Kebutuhan Bahan Bakar dan pelumas setidaknya Rp16,5T perbulan
- Bayar IPP Swasta berdasar data 2025 Rp195T
- Utang jangka pendek jatuh tempo 2026
Sementara Piutang pemerintah sebesar itu. Padahal sebelumnya sudah dilunasi SMI sehingga sisa Rp42T yg mestinya dilunasi 2025, bukan malah nambah.
Tahun berjalan 2026 Kompensasi hanya dibayar 70% ke PLN dari tagihan bulanan, sisanya yg 30% tunggu audited BPK dulu tahun depan, baru dilunasi.
Kalau saya direksinya ya puyeng juga.
Kasus vonis etik di UI dibatalkn PTUN, skli lgi buktikn para hakim TUN tdk ikuti prkmbangan zaman. Selama priode 1 DKPP, puluhan ptsn etik DKPP juga dibatalkn PTUN, tp tdk 1 pun yg dilaksanakn KPU/Bawaslu karna pngadilan hukum tdk brwenang mnilai apalgi batalkn ptsn etik.
Berdasarkan rilis BMKG Palu, pasca gempa bumi M6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah, tercatat sebanyak 1.120 kali gempa susulan hingga Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 11.30 WITA.
Kepala BPBD Kota Palu menyampaikan update kondisi terkini, langkah penanganan yang telah dilakukan, serta mengimbau masyarakat agar tidak terlalu cemas namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan.
Mrk mendekati kawah G. Dukono meski statusnya jelas terlarang utk didaki. Fenomena ini tidak lepas dari dampak infodemik, di mana sebagian orang nekat masuk ke zona berbahaya lalu menyebarkan foto dan video seolah-olah kondisi aman. Akibatnya, terbentuk persepsi publik yang keliru bahwa Dukono aman untuk dikunjungi, padahal risikonya nyata dan sangat tinggi.
Kisah inspiratif datang dari Nor Effendi (26), penyandang disabilitas asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Meski kehilangan kedua tangannya akibat kecelakaan kerja, ia tetap gigih bekerja sebagai sopir dan kuli bangunan untuk menyambung hidup.
Effendi mengaku musibah itu terjadi pada 2018 saat dirinya bekerja sebagai kuli bangunan di Jawa Barat. Akibat tersengat listrik dan mengalami luka bakar serius, kedua tangannya harus diamputasi.
Ia sempat mengalami syok, namun dukungan keluarga membantunya bangkit. Setelah menjalani masa pemulihan pada 2019 hingga 2021, Effendi mencoba mendaftar sebagai driver ojek online. Namun, ia ditolak dan akhirnya memilih menjadi sopir berdasarkan pesanan pelanggan.
Kehilangan kedua tangan tak membuatnya menyerah. Dengan sisa lengan yang dimiliki, ia mampu mengemudikan mobil dan mengantar pelanggan ke berbagai kota seperti Pati, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya. Meski begitu, orderan yang tidak menentu membuatnya juga bekerja sebagai kuli bangunan dengan kemampuan yang masih bisa ia lakukan, seperti mengangkat batu bata dan membawa ember berisi semen.
📸: Dok. kumparan/Vega.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | svl | R369 | R120 | E018
#bicarafaktalewatberita #kumparan
@kompascom Baiknya ada/diganti model/program, asrama bagi anak usia sekolah yang:
1. Tempat tinggal jauh/tidak terjangkau/banyak hambatan ke sekolah
2. Homeless/hidup di jalanan tanpa orang tua
3. Bahkan dapat juga guru diberikan rumah dinas
Reuse dan upgrade fasilitas sekolah yang ada
@kompascom Ini @DKIJakarta memang 'nggak punya SOP terkait K3 saat melakukan pekerjaan di area publik...???
Punya Kepala Dinas, Walikota, Camat, Lurah dan Sat Pol PP, 'ngapain aja...???
@pramonoanung
Kisah pilu Lubuk Laweh merujuk pada peristiwa tragis saat Desa (Korong) Lubuk Laweh di Kec Patemuan, Kab Padang Pariaman, Sumatera Barat, lenyap dan terkubur akibat longsor hebat yg dipicu gempa berkekuatan 7,6 SR pada 30 Sept 2009. Bencana ini mengubur ratusan jiwa dalam sekejap.
Policy Negara seperti ini yg membuat China menjadi negara besar yg disegani dan ekonominya kuat. Kedaulatan Negara yg patut dicontoh. Indonesia bisa dan harus seperti ini. INDONESIA FIRST !
@prabowo@setkabgoid@KemensetnegRI@Kemhan_RI
Dari foto pertama memang cocok banget dengan ciri tanah pH rendah (asam).
Kenapa pH rendah bikin akar jadi kayak gitu...?
Kalau pH tanah terlalu rendah (biasanya < 5,5), terjadi bbrpa hal :
1. Keracunan Aluminium (Al)
Di tanah asam, Al jadi larut & aktif
Akar terbakar jadi :
coklat
pendek
rusak / membusuk
Ini mirip banget dengan foto pertama
2. Penyerapan hara terganggu
P (fosfor) jadi terkunci
Ca & Mg rendah
Akar lapar makin lemah, gampang kena penyakit
3. Mikroba jahat lebih dominan
Kondisi asam sering memicu :
jamur patogen tanah
Jadi akar bukan cuma keracunan, tapi juga ikut busuk
Bandingkan dengan foto kedua
Masih ada akar putih → pH kemungkinan lebih netral / lebih sehat
Artinya masalahnya lokal (spot tertentu di lahan), bukan seluruh petakan
Benar ga penyebabnya pH rendah..?
Sangat mungkin BENAR tapi biasanya bukan satu-satunya penyebab.
Biasanya kombinasi :
> pH rendah + air tergenang lama + tanah padat
Solusi paling masuk akal di lapangan
1. Netralisir pH (ini wajib kalau benar asam)
Pakai :
Dolomit
Kapur pertanian (kaptan)
Aplikasi:
Sebelum tanam lebih bagus
Kalau sudah tanam → dosis ringan dulu
2. Perbaiki akar (biar cepat pulih)
Trichoderma / PGPR
Asam humat
3. Atur air
Jangan nggenang terus
Kasih fase nafas (macak-macak)
4. Tambah unsur penguat
Kalium (K)
Silika (Si)
Semoga Bermanfaat...🙏
Temen gue profesinya dokter spesialis penyakit dalam, umurnya sepantar gue, praktek di 3 rumah sakit, kecapean dan tadi pagi meninggal. Anaknya masih kecil dan almarhum orang baik. Al-fatihah buat almarhum 🤲