top 10 IQ penerima beasiswa garuda:
- clarissa firsary yomeko - iq 155 - sma labschool kebayoran
- khairunnisa athifah - iq 155 - man insan cendekia serpong
- muhammad zulfan muwaffiq - iq 152 - man insan cendekia serpong
- ragazzo chaesa - iq 152 - smas metropolitan
- sova nur aviva - iq 152 - man insan cendekia serpong
- fedrick alfredo siagian - iq 150 - smas unggul del
- satria bagas wijaya - iq 150 - sma taruna nusantara
- arseneo fawwaz bevin sanfa - iq 149 - sma negeri unggulan m.h. thamrin
- darell althaf - iq 149 - man 4 jakarta
- imran - iq 149 - sman 2 kota
Ferry Irwandi menyoroti fenomena banyaknya mobil yang terjual habis di ajang GIIAS 2026 di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menjadi perhatian.
Hal itu bermula dari unggahan Sheila Dulce di Threads yang menulis, “In this economy, noh mobil-mobil di GIIAS banyak yg sold out.”
Unggahan tersebut kemudian dibagikan Ferry. Ia menilai fenomena tersebut menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup besar di masyarakat.
“Di satu sisi ada kelompok kecil masyarakat yang sebegitu gampangnya borong mobil di GIIAS saat sebagian besar lagi bahkan terguncang hanya untuk perkara mempertahankan kehidupan,” tulis Ferry.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi gambaran betapa jomplangnya distribusi pendapatan di masyarakat saat ini.
Udah tau belum?
Mamdani Walikota New York bikin Municipal Groceries Store yang tujuannya sama kaya Koperasi Desa Merah Putih yang jual harga barang subsidi.
Tapi gak gedebak-gedebuk sembarangan, ini bikinnya pake konsep, dimulai dari 5 unit dulu, dengan harga bahan pangan pokok 30% lebih murah dari harga pasar.
Kenapa bisa lebih murah?
Karena biaya overhead dan pajaknya ditanggung oleh anggaran kota bukan karena beli lebih murah dari supplier.
Canggihnya setiap produk bisa di cek bar code nya yang berisi transparansi harga dan edukasi program.
Ini praktik sosialisme yang bener.