every time you replace “this is hard” with “what’s the first step?” you shift brain activity from your amygdala (fear) to your prefrontal cortex (problem-solving).
that’s neuroplasticity in real time.
Steven Bartlett sat down with the sleep doctor who helps create NBA champions.
One year after working with her, Andre Iguodala was named Finals MVP.
8 mind-blowing insights from their conversation:
1. She predicted NBA teams would lose 86% of the time, just from their schedule
The side-plank clamshell is GOLD.
It can help rebuild stability & control most people miss when rehabbing knee, hip & back injuries. Hold it for 5-10 seconds before slowly lowering to the ground.
Guys ini cerita yang paling bikin gw mikir lama.
Samuel Rey karyawan biasa.
Bukan founder startup.
Bukan pengusaha.
Bukan anak orang kaya katanya
Tapi dia berhasil bebas finansial di umur 33 tahun.
Dan ini bukan keberuntungan. Ini ada prosesnya.
Gw ceritain dari awal.
Samuel sama istrinya dari awal nikah sudah terbiasa hidup hemat.
Bukan karena ideologi frugal living yang keren keren di internet.
Tapi karena memang harus.
Dua duanya generasi sandwich harus support orang tua di saat yang sama harus bangun hidup sendiri.
Nikah biayain sendiri.
Beli rumah nabung sendiri.
Tidak ada yang dibantu orang tua.
Dan dari situ justru terbentuk satu kebiasaan yang paling berharga mereka terbiasa hidup dalam budget.
Sampai di umur 30 setelah KPR hampir lunas mereka mulai kelihatan polanya.
Pengeluaran bulanan segini.
Kebutuhan hidup segini.
Dan dari situ mereka mulai hitung.
Pakai konsep yang namanya 4% rule.
Konsepnya simpel.
Kalau lo punya aset yang cukup besar dan lo hanya ambil 4% per tahun dari aset itu sisanya tetap tumbuh mengalahkan inflasi.
Lo tidak perlu kerja lagi untuk hidup.
Cara ngitungnya gampang.
Hitung pengeluaran tahunan lo.
Kali 25.
Itu angka target aset lo.
Kalau lo butuh 100 juta setahun untuk hidup berarti lo butuh aset 2,5 miliar yang bekerja untuk lo.
Samuel hitung angkanya di umur 30.
Dan targetnya tercapai di umur 33.
Dua tahun lebih cepat dari target karena konten YouTube yang mulai jalan di 2020 mempercepat prosesnya.
Tapi ini yang paling penting dari semua ceritanya.
Bukan YouTube yang bikin dia bebas.
Yang bikin dia bebas adalah 10 tahun kebiasaan sebelum YouTube ada.
Hidup dalam budget.
Nabung konsisten.
Tidak pernah menaikkan gaya hidup secepat kenaikan penghasilan.
YouTube hanya mempercepat.
Fondasinya sudah dibangun jauh sebelum itu.
Dan ini yang paling relate buat kita.
Kebanyakan orang Indonesia menunggu penghasilan besar dulu baru mulai nabung serius.
Menunggu situasi sempurna dulu baru mulai invest.
Menunggu tidak ada tanggungan dulu baru mulai mikirin masa depan.
Samuel tidak menunggu situasi sempurna.
Dia mulai dari situasi yang justru paling berat sandwich generation dan tetap konsisten.
Tapi ini yang juga jujur dari cerita Samuel.
Setelah bebas finansial dan resign dia malah bingung.
Karena ternyata kebebasan tanpa tujuan itu melelahkan dengan cara yang berbeda.
Tidak ada yang ngebook jadwal. Tidak ada KPI. Tidak ada yang nepuk pundak bilang kerja bagus.
Dan dia sadar satu hal yang tidak pernah diajarkan di semua konten financial freedom manapun.
Pensiun dari sesuatu itu gampang.
Tapi pensiun untuk sesuatu itu yang susah.
Lo harus tau mau ngapain setelah bebas.
Kalau tidak kebebasan itu justru jadi beban baru yang berbeda bentuknya.
Jadi kalau lo sekarang lagi di tengah proses lagi nabung.
Lagi berjuang.
Lagi ngerasa jauh banget dari angka itu.
Sambil jalan mulai pikirin juga mau ngapain setelah sampai.
Karena sampai di angkanya ternyata baru setengah perjalanan.
Most people that get “muscle knots” in the upper back or neck try to fix it them with stretching or rolling the area out.
But it often doesn’t fix the problem for more than a few minutes because it’s not fixing the true underlying cause.
Here’s what you need to know 👇
Semenjak nonton podcast Raditya Dika sama Dr Tirta soal cara sikat gigi yang bener.
Gusi gua ga pernah berdarah lagi, berasa lebih bersih. Ternyata selama ini gua sikat giginya salah garagara iklan odol, setan. 😭