Menjelang Ramadhan, bukannya menyiapkan diri untuk ibadah. Malah benturin NU dan Muhammadiyah.
Sebagai adik, kita tu hormat sama Muhammadiyah. Kalau boleh cium tangan, kami akan sungkem bolak balik. Mereka aja yg gak mau. 😃
Bayangkan, saat mau puasa, kami persilakan kakak kami duluan.
Waktunya Tarawih, kami juga rela pulang belakangan.
Kakak Muhammadiyah bikin kampus, warga NU kami suruh kuliah di sana.
Meskipun ketika kami bikin pesantren jarang yang mau mondok di mari.
NU dan Muhammadiyah lahir dari guru yang sama. Satu milih dakwah di kota satunya di desa.
Itulah kenapa Jumlah Follower kita berbeda 😎