ngga tau gw udah berapa kali nangisin video video evakuasi orang utan😭😭😭
makhluk selucu ini harus kena dampak dari keserakahan oknum oknum… padahal mereka juga ngga ngerti apa apa😭😭😭
Negara ini memang sedang mengalami bencana birokrasi.
Gagal membedakan mana yang mendesak dan mana yang sekadar kosmetik kekuasaan. Dan bencana ini sangat antroposentris: bukan alam yang memilih prioritas anggaran, melainkan manusia, krn demokrasi kita yang gagal memilih para pemimpin yang punya nurani dan akal sehat.
Wish people would understand that once primary forest is gone it’s GONE!
Planting trees is fine but secondary forest will take DECADES if not centuries to recover enough to hold the majority of diversity again. ❌🌳
Protecting forest needs to be a way bigger priority than planting trees!!
Secondary forest corridors are obviously insanely important but the planet needs to band together to keep all the primary tropical rainforest that is left intact! 🌿
Oktober 2015, Ekspedisi Indonesia Biru.
1996, Soeharto buka 1 juta Ha hutan untuk food estate di Kalteng.
1997, kebakaran terbesar dalam sejarah Kalimantan.
Terulang 2015, 2019, dan 2026.
2010, 2015, 2025 - SBY, Jokowi, dan Prabowo mengulang food estate di Papua.
Jadi ya.
Semakin kalian tuli dan buta dari suara rakyat, semakin borok kalian akan terbongkar. Semakin terlihat inkompeten, korup, tamak, curang dan seterusnya.
Bencana datang silih berganti, janganlah sampai kalian kehilangan kata untuk mencari alasan atas ketidakmampuan dan kesombongan.
Sudahlah. Tobat. Minta ampun. Kerja yang benar. Yang punya kewajiban sholat, sholat!
Tarif parkir mobil loh konteksnya.
Logikanya bisa punya mobil dan nongkrong di daerah ekonomi tinggi masa bayar parkir gak bisa? Kalau gak bisa, ya udah naik transum aja. Toh Jakarta udah bagus banget transumnya.
🚨DPRD & PEMPROV DKI JAKARTA ngusulin kenaikan tarif parkir mobil tembus rp60.000 per jam di kawasan tertentu
alasannya?
udh 14 tahun tarif parkir gk pernah naik plus dibanding-bandingin sama kota maju di eropa kek denmark.
pertanyaan gw
'kalo tarif disamain luar negeri, kenapa standar gaji rakyatnya gk sekalian dinaikin setara luar negeri?'.
giliran naikin tarif dan narik pajak suka niru standar barat, tapi giliran kualitas layanan publik dan logika kinerjanya tetep aja jelek.
herannya dinaikin pas daya beli masyarakat lagi megap-megap di tengah badai phk, lah ini nongkrong 2 jam doang biaya parkirnya udh ngalahin harga makanan.
>
Hari Gajah diperingati dengan terbakarnya wilayah di Way Kambas
Hari Orangutan diperingati dengan terbakarnya wilayah di Kalimantan
Negara kita memiliki cara unik untuk merayakannya ☺️👍🏻
Sejak pukul 02.00 dini hari, masyarakat sudah mulai mengantre sudah memakai pakaian adat daerah untuk memasuki Istana Merdeka. Tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah. Saya bahkan berkesempatan menyapa langsung warga yang datang dari Sulawesi, Sumatra, dan banyak provinsi lainnya.
Lebih dari 150 ribu masyarakat hadir mengikuti rangkaian upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih di kawasan Istana Merdeka, serta panggung rakyat di Monas.
Malam harinya, semangat yang sama terus menyala dengan kehadiran lebih dari 500 ribu warga di sepanjang Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia.
Pemandangan ini kembali mengingatkan bahwa Merah Putih bukan sekadar bendera. Ia adalah pemersatu kita. Dari berbagai daerah, latar belakang, dan generasi, kita hadir dengan satu kebanggaan yang sama: Indonesia.
Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Mari terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan karya terbaik untuk bangsa. 🇮🇩
-- TIW --
#CatatanSeskab
Tau kok.
Tetep update dengan isu terbaru.
Tapi memilih untuk gak too engage.
Kenapa? Karena jujur draining parah. Kayak in this economy kita mostly lagi mode survival.
Jadi nasihatku buat teman-teman, take your time jg untuk kesehatan mental kalian.
Udah mulai jarang aktif di sini karena mental health comes first before anything else.
Apa korelasinya? Karena udah mulai ditaraf keganggu banget kondisi mental tuh sama absurdnya negara ini.
Tapi bukan berarti aku gak keeping up sama isu-isu.
Sekali lagi, El Nino itu kondisi, bukan penyebab utama kebakaran hutan.
Di banyak wilayah, peladang makin jarang berladang, tapi kebakaran tetap berulang tiap tahun, sudah pasti bukan mereka penyebabnya.
Akar masalahnya jelas ekspansi sawit skala industri.
Buka lahan pake alat berat Rp7 juta/hektar, pake api cuma Rp700 ribu.
Izin usaha di Kalimantan-Sumatra banyak tumpang tindih sama hutan lindung.
Tata kelola bobrok ini yang harus dibongkar, bukan warga kecil yang dikriminalisasi!!!
video ini diambil dari udara pada 7 juli 2026, nunjukin hutan yang udah ditebang terus dibakar buat buka lahan perkebunan kelapa sawit
sekarang kalimantan lagi dihadapkan sama kebakaran hutan dan lahan di hampir semua wilayah. makin miris aja ngeliat masih ada pembukaan lahan dengan cara dibakar kayak gini
ujung-ujungnya bukan cuma soal lahannya kebuka, tapi asapnya ke mana-mana, lingkungan ikut rusak dan yang kena dampaknya juga banyak orang
stay safe buat kawan-kawan di kalimantan ❤🩹🥹
pramono bilang polusi jakarta gak bakalan selesa:
- kalau pltu batu bara masih beroperasi
- upaya jakarta perbaiki transportasi dinilai belum cukup
- sumber emisi dari luar jakarta masih dibiarkan
- dia singgung pltu suralaya banten sebagai sumber emisi
- kalau pltu masih ada jangan harap jakarta bebas polutan
Sembilan bulan pasca-bencana banjir Sumatra, Aceh belum pulih.
Persoalan pemulihan pasca-bencana di Aceh Tamiang bukan semata-mata soal cepat atau lambatnya pembangunan hunian. Yang lebih mendasar adalah bagaimana penyintas ditempatkan dalam seluruh proses itu.
Penyintas bencana terlalu sering diposisikan sebagai penerima program, bukan sebagai orang yang diajak menentukan seperti apa pemulihan yang mereka butuhkan.
Minimnya pelibatan masyarakat dalam penyusunan program rehabilitasi membuat pemulihan lebih banyak menjawab apa yang dianggap penting oleh pemerintah daripada apa yang benar-benar dibutuhkan penyintas.
Baca kisah mereka selengkapnya di https://t.co/KCkspDeJoi
#RezimGagapDarurat #Aceh #Sumatra #Bencana #YaAkuBakalDibaca