One of the most brutal scenes in human history has been leaked.
An Israeli soldier filmed this clip using a drone camera while proudly boasting about the destruction of all homes in Gaza.
A moment the world must never forget.
Jadi gini.. Iran memberikan pesan politik lewat ayat Al Quran saat pemakaman Ali Khamenei.
Saat delegasi negara lain datang ke pemakaman Sayyid Ali Khamenei untuk memberikan penghormatan terakhir.
Qari membacakan ayat Al Quran yang berbeda di setiap delegasi yang datang. Diduga ini terkait dengan hubungan Iran ke negara/entitas tersebut.
Kepada Saudi yang tak lain saingan Iran, disindir dengan Ali Imran ayat 13, yang menceritakan kemenangan kaum muslimin melawan musuh-musuhnya di Perang Badar, padahal jumlah mereka sedikit...
Ini menyindir Saudi yang dianggap tidak tegas dengan Amerika Serikat yang menyerang Iran dari wilayah Saudi.
Adapun kepada delegasi Turki, Iran melantunkan
فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً ۚ dan seterusnya..
"Allah melebihkan derajat orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwa mereka atas orang-orang yang duduk (tidak berjihad). (An Nisa 95)
Maksudnya di sini, Iran itu memahami dan menghargai posisi Turki yang netral (duduk) karena terkait dengan kepentingan nasional mereka. Yang membuat mereka tidak bisa seperti Iran.
Namun, Iran mengingatkan ke Turki bahwa melawan Amerika itu jauh lebih utama dan akan ditinggikan derajatnya sama Allah swt.
===
Bagi saya pribadi ini cerdik sih
Ini bukan memainkan ayat al quran, tetapi memberikan penghargaan sekaligus nasihat.
Memang dah orang Persia ini luar biasa gaya komunikasinya.
Gaza Flotilla activists arrive in HORRIBLE CONDITION to Istanbul after detention in ISRAEL
BRUISES across their BODIES from BEATINGS — many unable to walk, in WHEELCHAIRS
Ben Gvir was previously filmed HARASSING activists, urging Netanyahu to send them to 'TERRORIST PRISONS'
Lipstick Effect pertama kali diamati oleh Estée Lauder saat resesi Amerika 2001.
Di tengah krisis ekonomi pasca 9/11, penjualan produk mewah besar anjlok.
Tapi ada satu kategori yang justru naik: lipstik dan kosmetik murah.
Teorinya sederhana:
Saat ekonomi susah, orang tidak bisa beli barang mewah besar kayak mobil baru, liburan ke luar negeri, renovasi rumah.
Tapi mereka tetap butuh "kepuasan kecil" untuk menghibur diri.
Jadi mereka beli yang kecil tapi terasa mewah, kayak kopi specialty, skincare, makan di restoran yang "lumayan".
78 years of ongoing Nakba.
78 years of erasure.
Against all odds, we remain on our land and the land of our ancestors.
Return is our right.
Freedom is our destiny.
On May 15, join the Palestinian people in commemorating the Nakba.
#NAKBA78
🎥 PAL Global Echo
Ada hikmah dalam perang Iran, Orang-orang jadi banyak yang melek. Ternyata ada loh negara yang dipimpin ulama, bukannya terbelakang masalah sains, tapi sebaliknya, melejit. Ternyata bisa loh eksekutif dan legislatif diisi ilmuwan yang beneran kompeten ngatur negara.
Semua orang tau presiden Iran itu dokter bedah jantung. Tapi tau gak kalau Wapres Iran itu punya gelar PhD di bidang electrical and communication engineering?
Thesisnya sampe dikenal dengan istilah "Aref Theory". Edan bener.
When yh punya wapres dengan CV segunung gini....
They say: Iran is not Arab. Iran is Shia. Iran has its own interests. Iran uses the Palestinian cause.
Fine.
Accept all of that for the sake of argument.
Accept that Iran's support for Palestine is partly strategic.
Accept that there are geopolitical calculations involved.
Accept every cynical interpretation of Iranian motives.
Now tell me: what is your excuse?
You are Arab.
You are Sunni.
You share language, culture, history, and in many cases a border with the Palestinians.
The people being killed are your people by every metric you claim matters.
Ethnicity. Sect. Language. Civilization.
And Iran, the Persian Shia country you're so concerned about, is doing more for those people than you are.
If Iran is using Palestine, what are you doing to Palestine?
You are using Palestine too.
Using it for speeches.
Using it for fundraising.
Using it to claim Islamic credentials with your own populations while conducting a completely different policy behind closed doors.
The difference is that Iran's use of Palestine comes with weapons, money, fighters, and the willingness to absorb American sanctions and Israeli bombs in defense of it.
Your use of Palestine comes with statements.
Deeply concerned statements.
Urgent statements.
Strongly worded statements.
The children in Gaza cannot eat your statements.
Here is why, according to Martyr Hajizadeh, the former head of the IRGC's Aerospace Force, Iran did not pursue developing fighter jets.
Follow https://t.co/B3zXG73Jym
Untuk verifikasi, saya unduh videonya, saya transkripsikan dan terjemahkan dengan bantuan AI.
Berikut isi video di bawah ini:
Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, mengakui bahwa penyebaran paham Wahabi yang keras oleh negaranya merupakan permintaan dari pihak sekutu, dalam rangka menghadapi meluasnya pengaruh dan penetrasi Uni Soviet pada masa Perang Dingin.
Dalam wawancaranya dengan The Washington Post, ia menyatakan bahwa pemerintah-pemerintah Saudi sebelumnya telah menempuh jalur penyebaran paham Wahabi yang ketat. Ia menegaskan bahwa kini saatnya untuk mengembalikan keadaan ke jalur yang semestinya.
Dalam pernyataan yang sarat pengakuan, Muhammad bin Salman menyebut bahwa penyebaran paham Wahabi oleh negaranya merupakan sebuah keniscayaan yang didorong oleh kepentingan serta tekanan Barat terhadap Riyadh, guna membendung ekspansi pengaruh Uni Soviet selama Perang Dingin.
Akar dari investasi Saudi dalam pembangunan sekolah dan masjid bermula pada periode Perang Dingin, ketika sekutu meminta Arab Saudi untuk memanfaatkan sumber dayanya demi mencegah Uni Soviet memperluas pengaruhnya di negara-negara Islam. Ia menambahkan, “Saya percaya bahwa Islam itu rasional dan sederhana, tetapi ada pihak-pihak yang mencoba membajaknya.”
Dengan demikian, Perang Dinginlah yang, menurut pernyataan Putra Mahkota, mendorong Riyadh melakukan kebijakan tersebut. Namun, saat ini Riyadh harus menanggung konsekuensi dari pemanfaatan dana-dananya oleh Barat dalam perang melawan ideologi komunis.
Di sisi lain, terdapat pengakuan terbuka dari sang pangeran muda bahwa berbagai tuduhan yang diarahkan kepada rezim Al Saud, terkait pendanaan kelompok ekstremis dan teroris secara ideologis, merupakan akibat dari arah kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah-pemerintah Saudi sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa saat ini perlu dilakukan upaya untuk mengembalikan keadaan ke jalur yang benar. Pendanaan terhadap paham Wahabi saat ini, menurutnya, sebagian besar berasal dari lembaga-lembaga swasta yang berbasis di kerajaan, bukan dari pemerintah. Ia juga menyebut bahwa dialog dengan institusi keagamaan telah berlangsung lama.
Yang mencolok dari pernyataan-pernyataan ini adalah adanya kontradiksi yang jelas dengan fondasi Wahabi yang menjadi dasar berdirinya Arab Saudi modern. Penafsiran-penafsiran fikih yang khas dari lingkungan Saudi, yang di masa lalu turut memicu konflik dan bahkan menyeret sejumlah negara ke dalam perang saudara multidimensi, seperti di Aljazair pada tahun 1990-an, kini kembali menjadi sorotan.
Hal ini memunculkan pertanyaan: apa dampak dari pernyataan Mohammed bin Salman terhadap masa depan arus Salafi, khususnya di Aljazair?
🇪🇬The Eid sermon in Egypt during the presence of Egypt’s President contained two messages that are going viral in Arabic:
“O people of Egypt and Soldiers of Egypt in particular, march forward and don’t look back, comply with the saying of the Messenger (PBUH) on the day he handed the banner to the Lion of God, the Victorious, the Lion of the East and West Ali on the day of Khaybar: ‘O Ali, take the banner and do not turn back.’”
“O Allah, by the right of Fatimah, her father, her husband, her sons, and the secret entrusted within her, do not leave Egypt in need of any ignoble person among Your creation.”
OMG did you know this? The US gave Saddam chemical weapons to gas Iranians for 5 years. Iran never developed or fired a single chemical weapon back because their Islamic faith strictly forbids it. The moral superiority of Iran over the US military establishment is undeniable.
THIS IS UTRA SAVAGE MODE 🔥
Journalist : Are American prisoners safe in Iran?
Iran FM 🇮🇷: "If America doesn't bomb prisons then they are safe" 😂😂
He destroys US-Israel propaganda for fun 🫡
Tariq Mitri (former Minister of Culture of Lebanon) says: In March 2010, I went to Tehran with PM Saad #Hariri. We had a meeting with Ayatollah #Khamenei. Saad Hariri and I sat together before the meeting. Hariri told me that we should make disarming of Hezbollah the main issue.
I didn't say anything, but the others agreed. When we entered Khamenei's office, he treated Saad very warmly and sincerely. Saad Hariri talked about Lebanon and the issue of Hezbollah weapons. Ayatollah Khamenei looked at him and said: Have you read "The Hunchback of Notre Dame"?
It was clear that Saad Hariri had not read the novel. Ayatollah Khamenei continued: This is the story of a very beautiful woman and perhaps the most beautiful women in Paris, and it's natural that all those in power were looking for her. Khamenei then asked: What was the name of this woman?
I (Mitri) answered: Esmeralda.
Khamenei looked at me and said with a smile: Ahsant.
Khamenei then said: All those who knew the characteristics of this woman in beauty and tenderness wanted to abuse her.
This woman (Esmeralda) had a beautiful and sharp dagger to defend herself against them.
Mr. Prime Minister! Lebanon is as beautiful as this woman. The bride of the Mediterranean Sea, all countries want it and Israel is a threat to it, but the Hezbollah weapons are like Esmeralda's dagger.