8 Janji Sahabat:
1. Jika Arsenal juara UCL, kami tidak akan menghina dan maki2 kalian
2. Jika Arsenal juara UCL, kami akan melupakan semua hinaan kalian
3. Jika Arsenal juara UCL, kami tidak akan membahasnya setiap hari
4. Jika Arsenal juara UCL, kami tidak akan mengungkitnya di setiap kesempatan
5. Jika Arsenal juara UCL, kami tidak akan mengubah bio menjadi Sang Juara UCL 26/27
6. Jika Arsenal juara UCL, kami tidak akan merayakannya secara berlebihan
7. Jika Arsenal juara UCL, kami akan bersikap dewasa
8. Jika Arsenal juara UCL, kami akan melanjutkan hidup seperti biasa
☺️☺️☺️
Kalau Arsenal kalah: "0 UCL wkwkwk."
Kalau Arsenal masuk final: "Runner-up doang."
Kalau Arsenal juara UCL: "Baru 1, kami udah 3/6/13."
Kalau Arsenal juara EPL: "Kami lebih banyak."
Kalau Arsenal unbeaten: "Era dinosaurus."
Kalau Arsenal treble: "Tapi nggak sextuple."
Jujurly, pendukung Arsenal tetap menikmati momennya. Mau ada yang balas "kami 13 gelar" atau "kami 7 UCL", ya monggo. Trofi yang baru diangkat tetap nggak berubah jadi hilang karena ada klub lain yang koleksinya lebih banyak.
Arsenalku sayang. ❤️🤍
@Arsenal
#WeAreTheArsenal
Buat yang masih bingung kenapa fans Arsenal banyak yang tidak disukai oleh semua orang, ijinkan saya untuk menjelaskan dengan analogi yang sederhana.
Jadii.. Pada suatu hari di sebuah sekolah, ada seorang anak yang menjadi bahan tertawaan hampir setiap hari.
Ia culun, pendiam, dan tidak memiliki banyak teman.
Saat berjalan di koridor, kehadirannya nyaris tak pernah dianggap. Para pentolan sekolah menjadikannya sasaran favorit pembulian.
Mereka mengejeknya di depan banyak orang, mempermalukannya di kelas, dan terus membuatnya merasa bahwa dirinya tidak akan pernah menjadi siapa-siapa.
Setiap kali ia mencoba melawan, mereka tertawa.
Setiap kali ia mencoba membela diri, mereka meremehkannya.
Lama-kelamaan, anak itu berhenti berbicara. Ia memilih menyimpan semuanya dalam diam.
Namun ada satu hal yang tidak pernah mereka sadari.
Anak itu mengingat semuanya.
Ia mengingat setiap hinaan. Setiap tawa. Setiap hari ketika harga dirinya diinjak hanya untuk hiburan orang lain.
Waktu berlalu, dan masa sekolah pun berakhir.
Hidup membawa mereka ke jalan yang berbeda.
Para pentolan sekolah masih hidup dengan kebanggaan masa lalu. Mereka terus bercerita tentang betapa hebatnya diri mereka dulu, seolah dunia masih berputar di sekitar reputasi yang mereka miliki saat remaja.
Sementara itu, anak yang dulu dibuli memilih bekerja dalam diam.
Tanpa banyak bicara. Tanpa mencari pengakuan.
Tahun demi tahun berlalu. Ia membangun karier. Membangun jaringan. Membangun pengaruh.
Hingga suatu hari, nasib mempertemukan mereka kembali.
Kali ini, posisi mereka tidak lagi sama.
Anak culun yang dulu mereka hina kini berdiri jauh di atas mereka. Ia memiliki kemampuan, pengaruh, dan kekuatan yang cukup untuk melawan orang-orang yang pernah merendahkannya.
Dan di situlah semuanya berubah. Para pentolan sekolah tidak terima.
Mereka mulai berkata bahwa ia sombong. Bahwa ia belagu. Bahwa ia lupa diri.
Padahal yang sebenarnya membuat mereka marah bukanlah sikapnya. Mereka marah karena kehilangan kendali.
Mereka tidak bisa menerima kenyataan bahwa anak yang dulu mereka paksa menunduk sekarang bisa membuat mereka terganggu.
Mereka tidak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang dulu mereka tertawakan kini memiliki pilihan untuk melawan.
Dan yang paling menyakitkan bagi mereka adalah.. kenyataan bahwa semua itu bukan karena keberuntungan. Melainkan karena kerja keras orang yang pernah mereka hina.
Mereka mengira dia hanyalah seorang pecundang.
Padahal selama ini mereka hanya menjadi tokoh antagonis dalam cerita kebangkitan seseorang.
Dan tidak ada yang lebih sulit diterima oleh seorang pembuli selain melihat korban mereka berhasil... lalu membalasnya dengan menunjukkan siapa yang sebenarnya berada di atas sekarang.
Klub yang ngga punya UCL, bahkan ‘ngga punya teman’ juga, tapi mereka masih punya fans-fans mereka sendiri yang selalu setia dan massive ini. London akan selamanya merah.
Yang ramai jika semalam Arsenal menang :
- Goal Havertz harusnya di anulir, soalnya Trossard handball (insert screen capture)
- Cara menang UCL paling memalukan sepanjang massa, haramball, you name it
- PSG harusnya dapet penalti 2x, Saka handsball di kotak sendiri (insert screen capture)
Berhubung Arsenal semalam ga menang, jadi yaa yang ramai :
- Alhamdulillah timeline udah ga berisik lagi, PSG menyelamatkan sosmed
- Champions of Europe, you'll never sing that
- Bottled again, bottled again, bottled again
- Arsenal bisa apa tanpa PGMOL
- Emang mentalnya runner-up
- 0 UCL kalah sama Nottingham Forest
Fans Arsenal menyebalkan, pantas dibenci fans lain.
Ini adalah pembalasan fans Arsenal kepada fans Manchester City yang kita kenal sebagai "pria botol" dengan provokasinya menggunakan botol berlogo Arsenal.
Apa benar fans Arsenal harus diam saja? Difitnah diam, dihujat diam, dijelek-jelekin juga diam. Haruskah seperti itu?
Serius nanya, kalian yang ngetroll fans Arsenal dengan bilang “Kasihan harus nunggu 22 tahun buat juara” itu berharap apa? Berharap kami marah atau sedih?
Bayangin ada fans dukung klubnya selama 22 tahun tanpa gelar liga dan akhirnya juara, bayangin sebesar apa bahagianya.
😊
Semakin sirik sama berisik harusnya disenyumin aja itu oknum fans MU. Di Italy pun juga begitu, ada oknum fans yang mirip. Bahkan sampe isi postingannya lbh banyak bahas Inter ketimbang klub nya sendiri. 😂
Andaipun Arsenal gak juara UCL, gpp para gooners, klub lo masuk final dengan kepala tegak. Dicengin sama rival nanti, senyumin aja. Lempar duit finalist UCL yg gak bisa klub lain dpt. Klo udh kaya sih gpp, klo klub miskin coba.
Untungnya fans rival ente gak ada yg pny prinsip :
"Ngapain ikut UCL, klo gak juara". Pdhl klub nya mati-matian buat ikut. Oknumnya aja itu dongok.
Henry to Saka: “Saya mendoakan yang terbaik untukmu. Kami tidak bisa melakukannya (final 2006), dan saya harap kamu bisa. Jika kalian berhasil dan memenangkan gelar, kalian akan menjadi ‘The Unforgettables’, kami adalah ‘The Invincibles’. Raihlah itu.”
🚨 BREAKING: serangan udara Israel terhadap Hawta al-Ghadir, Lebanon saat subuh waktu setempat telah menewaskan dua orang, dikonfirmasi Kantor Berita Nasional Lebanon. 🥀
9 points clear of Manchester City.
15 points clear of Manchester United.
16 points clear of Aston Villa.
21 points clear of Liverpool.
22 points clear of Chelsea.
40 points clear of Spurs.
But it’s Arsenal who are currently being slandered on social media, wild.