@kirawontmiss Perkara tip dari yg awalnya sukarela sekarang tuh udah bergeser jadi salah satu bentuk manipulasi pengusaha dalam mengontrol pekerja.
Pengusaha bisa memastikan pekerjanya masuk dgn potongan kalau alfa, tapi bagaimana caranya memastikan kualitas kerjanya? Terlebih terkait layanan
X PLS DO YOUR MAGIC!
kalian ada yg tau kasus ini gak?? ada guru SD namanya Arifianti yg dibun*h, dan udah 9 bulan berlalu tapi pelakunya masih belum ketangkep.
dari cerita adeknya, Arifianti awalnya pamit buat ambil raport dan semuanya masih normal. sampai akhirnya Arifianti ditemukan dalam kondisi tangan terikat, ada darah dari mata, hidung, mulut, dan telinga, sm ditemukan bekas jeratan di leher.
dari CCTV juga keliatan jenazah kakaknya dibawa sama pelaku, dan polisi udah menetapkan Muhammad Syamun Al Ghozi sebagai tersangka sekaligus DPO sejak Maret 2026.
tapi sampai sekarang orangnya masih belum ketangkep.
pihak keluarga minta tolong naikin lg kasus ini, siapa tau lewat postingan ini ada yg punya informasi soal keberadaan pelaku. kalau bisa bantu sebarluaskan ya, sekecil apa pun bantuannya semoga bisa bikin kasus ini tetap diperhatiin sampai Arifianti dan keluarganya dapet keadilan.
Babi, ada kabupaten yg 80% Puskesmas ga bisa kunjungan rumah ke ruta dg bumil risiko tinggi & balita gizi buruk.
"Kami kabupaten miskin, Pak. Tidak ada dari PAD murni. TKD juga dipotong besar. Kunjungan rumah tidak bisa rutin"
Lucu sekali proses pengambilan keputusan di negara ini kalau beneran "tepung ubi" ini mau diproduksi massal utk pemadaman kebakaran! Gila sih.
Masalahnya bukan semata-mata apakah tepung ubi bisa memadamkan api. Pati memang punya dasar ilmiah sebagai salah satu komponen bahan pemadam atau fire retardant. Bahkan, sudah ada beberapa paten, tp itu sebagai salah satu komponennya (msl: https://t.co/G5N5hXa0Zg). Jadi bukan hal baru, tp belum ada bukti ilmiah bahwa tepung ubi dalam bentuk yang ditunjukkan itu efektif untuk karhutla skala besar. Apalagi ditabur pakai helikopter.
Yang lebih mengkhawatirkan justru proses pengambilan keputusan dalam situasi krisis. Laporan dari anak buah disampaikan tanpa data ilmiah yang jelas, belum diketahui formulasi, dosis, efektivitas per hektare, uji lapangan, dampak lingkungan, ketersediaan, dll hingga perbandingan dengan water bombing, tetapi kemudian muncul instruksi untuk memproduksi secara massal. Dari sini bisa berlanjut menjadi pengadaan dan pembiayaan negara sebelum teknologi tersebut terbukti efektif.
Kalau setiap ide yang dilaporkan bawahan langsung berubah menjadi perintah produksi dan anggaran, kita bukan sedang menjadikan negara sebagai laboratorium proyek ngawur dengan uang publik sebagai biaya percobaannya.
Ada yg bilang kasihan Mandiri krn susah pasti nolak aparat.
Jawab: jangan kasihan. Mandiri itu institusi keuangan besar harusnya bisa nolak.
Aparat memangnya ngancem apa? Akan persulit keamanan?Akan kriminalisasi Direktur atau Kepala Cabang krn gak mau blokir satu rekening?
Pernah jadi PPK di institusi beneran berintegritas. Suatu saat waktu nego harga sama calon rekanan ditanyain "Bu, klo di sini cashbacknya berapa?"
Dengan polosnya aku bilang "Cashback apaan ya Pak?"
Bukannya ikutan mempertanyakan “kok bisa ya udah bertahun-tahun ga kelar-kelar? Kok bisa anggaran BNPB malah dipotong drastis demi MBG?”, malah memilih untuk jadi “akulah si paling paham kalimantan” 🤦♂️
internet itu kejam, ati2 lawan gerakan rakyat.
mas2 ini ngeledekin mahasiswa UI yg lagi demo di threads,
berakhir dibuka riwayat pendidikannya sama netizen, dia kuliah 7 tahun di UMM malang.
sampe dibuka ada yg bilang dia kerja di cyrus network, ada yg bilang itu company buzzer pemerintah, benar kah?
duh mas2 🥲
#intinyadeh cerita mahasiswi FK Unhan yg ngundurin diri krn nolak lepas hijab.
Dr pertama masuk udh denger kabar klo lulus di Unhan gak boleh berhijab, tp dr materi sosialisasi pendaftaran dll ada peraturan pakaian utk yg berhijab, jd ngira sekarang peraturan udh berubah.
(1/4)
Keisha, maba Unpad dikabarkan dalam kondisi psikologis yg kurang baik & kehilangan semangat berkuliah setelah kejadian wawancaranya dgn KDM
beberapa omongan KDM yg kurang mengenakan didengar:
𖥔 "knp kamu dilahirkan dari bapak yg tidak bertanggung jawab, pilih yg bertanggung jawab dong"
𖥔 "bapak ibumu udah cerai? ywd ikut sama kepala bapenda jabar aja"
𖥔 "kamu masuk ke unpad bukan lewat jalur belakang?"
𖥔 "jurusan administrasi pemerintahan? udah kebanyakan. yg sekarang aja P3K belum diangkat jadi ASN semua, ini nambah lagi nih jurusan"
𖥔 "kenapa kamu ga masuk kedokteran aja"
𖥔 "kamu makan sehari cuman sekali? sama dong kayak saya, kategori miskin ini"
Ternyata ada lanjutannya, dan makin menyedihkan. Kok sebegitunya sih.
Please, janganlah begitu. Ini bukan lagi sekadar doa, tetapi sudah mendekati pengkultusan kekuasaan: seolah-olah jika Tuhan hanya menerima satu doa hari itu, maka doa yang paling layak diprioritaskan adalah doa seorang penguasa. Masak Tuhan diandaikan hanya punya satu slot untuk mendengar manusia, lalu yang didorong ke depan justru orang yang memegang kuasa? Bukankah dalam banyak ajaran agama, doa orang-orang yang teraniaya, tertindas, kelaparan, kehilangan rumah, atau diperlakukan tidak adil justru mendapat tempat yang sangat istimewa? Menteri Agama semestinya mengingatkan penguasa bahwa ia adalah pelayan rakyat, bukan meminta Tuhan seolah-olah menjadi pelayan kekuasaan.
#intinyadeh anak SMP dipukuli org dewasa sampai bibir pecah. Kronologi dr keluarga:
> Korban lg di belakang gerombolan ~10 anak yg mukul2 tong sampah
> Ada warga, gerombolan lari, korban yg gak tau apa2 langsung dipukuli 5 org: digaplok sendal, kepala bejol, dicekik.
(1/2)
kabinet bayangan be saying kalo ga setuju sama usulan policy mereka, perwakilan legislatif harus didepak di pemilu selanjutnya, tapi mau diganti siapa wong gamau membangun partai atau mengembangkan partai oposisi yg udah ada, maunya mengambang sendiri wkwkwkwk