Di usia lebih dari 70 tahun, kakek ini masih semangat berjualan koran dan majalah anak. Setiap pagi beliau berangkat dari rumah ke Stasiun Sudirman dengan mengayuh sepeda, lalu berkeliling menawarkan dagangannya.
Yang paling bikin salut, beliau punya prinsip yang kuat. Kalau kita hanya ingin memberi uang, biasanya beliau menolak. Beliau lebih senang kalau kita membeli dagangannya. Kalau pun mau memberi lebih dari harga jualnya, barulah beliau mau menerima.
Kalau kebetulan bertemu beliau di sekitar Stasiun Sudirman atau saat sedang berkeliling, yuk bantu beli dagangannya. Dukungan sekecil apa pun pasti sangat berarti bagi beliau.
What’s you saw in Gaza is not new
Ask:
the Indigenous of the Americas
the Indigenous of Australia
the Indigenous of New Zealand
the Vietnamese
The Muslims of Iberia
the South Americans
the Algerians
the Congolese
the Libyans
the Mughals
the Afghans
the Iraqis
the Palestinians…
Kabar duka datang dari dunia kesehatan😔🏥
Turut berdukacita atas meninggalnya senior dr. Adrian Rantung (FK Unsrat 2010, yang saat ini tengah menjalani PPDS Anestesi FK Unsrat).
Beliau ditemukan tak bernyawa di kamar kostnya. Dugaan kuat, beliau mengalami perundungan..
sc: in frame
Seorang ojek online (ojol) bernama Rosa (26 tahun) mengalami musibah bertubi-tubi. Ia yang merupakan penyandang tunarungu sejak lahir bekerja keras untuk menghidupi keluarganya.
Rosa ditabrak mobil angkutan kota (angkot) di depan Salon Lia, di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, pada Minggu (5/7) saat dirinya mengambil orderan di Pasar Baru, Kota Medan.
Setelah ditabrak angkot, sepeda motor Honda Scoopy miliknya juga dicuri oleh seseorang yang berpura-pura menolongnya saat kecelakaan.
Keluarga dan pihak persatuan ojol kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Baru atas kejadian yang dialami Rosa. Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan masih melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku pencurian.
Sementara itu, tim Gerindra Sumut langsung memberikan bantuan berupa sepeda motor Honda Scoopy kepada Rosa atas musibah yang menimpanya.
📸: Dok. kumparan/Amar, Istimewa.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | videonews | R158 | E164 | E103 | V083
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Seorang karyawan membagikan kisah haru tentang petugas kebersihan yang terkena PHK setelah sembilan tahun bekerja. Padahal, pada pagi hari mereka masih sempat bercanda seperti biasa.
Sosok tersebut dikenal ramah dan dekat dengan rekan kerja. Ia tak kuasa menahan tangis saat menerima kabar pemutusan kerja, terlebih karena anaknya akan segera memasuki bangku SD.
-
Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi di AppStore dan Google Play Store.
#inilahNews #PHK #Inilahcom #TitikTengah #titikcerah
Namanya pak Satma beliau jualan telur keliling di daerah Rembangan.
Buat kalian yang lewat daerah sini, kalau ketemu beliau tolong di larisi ya telurnya 🙏🏻
"Shut up! One more word and I'll fuck you up!"
May 31: A Haifa municipal inspector named Nikita Sokolov repeatedly hits a Palestinian teenager who was just relaxing on the beach.
This is the daily life of Palestinian citizens in the so-called Only Democracy in the Middle East™
We saw it with Messi's Inter Miami and the Club World Cup, then Cristiano escaping long ban v Ireland and now Balogun.
FIFA basically saying "it's our competition so we can make up the rules as we go along"
Bahkan Vladimir Putin di Piala Dunia 2018 dan Emir Qatar di PD 2022 pun nga sampai menginjak-injak regulasi turnamen dan norma sepak bola dengan meminta pengangkatan skorsing pemain mereka seperti yang dilakukan Donald Trump ini. Cuman bisa geleng-geleng.
Semarang, Rabu, 24 Agustus 2022
Iwan adalah seorang PNS di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang.
Iwan berangkat pagi itu, dengan agenda ke salah satu acara di sebuah hotel sebagai narasumber dari Badan Pendapatan Daerah kota Semarang, tempat dia bekerja.
Malamnya keluarga Iwan mulai khawatir, Iwan tidak kunjung pulang kerja.
Malam semakin larut dan Iwan tidak kunjung pulang. Hapenya tidak aktif, tidak bisa dihubungi.
Keluarga menghubungi kantor Iwan, dan ternyata Iwan tidak datang hari itu. Ke hotel maupun ke kantor.
Keluarga akhirnya melaporkannya ke polisi, dengan detail kejadian hari itu.
Iwan berangkat dengan motor dinas Vario warnah merah, dengan plat merah bernomor H 9799 RA.
Polisi pun mengecek CCTV, dan memberikat informasi, motor tersebut terlihat di Jalan Raya antara Jl. Prof Sudarto Undip dan Akpol Semarang.
Terakhir, Iwan terlihat mengendarai motornya di salah satu perempatan di jalan itu.
Seminggu tak ada kabar, kantor dan keluarga Iwan berusaha mencari Iwan dengan menyebar informasi di sosial media. Twitter, grup Facebook, Instagram, semua diposting.
Nihil.
***
Kamis, 25 Agustus 2022
Sehari setelah kejadian itu, seharusnya Iwan dijadwalkan menjadi saksi sebuah kasus.
Kasus dugaan korupsi hibah tanah dari PT Karya Deka Alam Lestari di Kecamatan Mijen Kota Semarang. Tanah itu berlokasi di Perumahan Bukit Semarang Baru.
Kasus ini mulai diselidiki polisi atas laporan masyarakat.
Iwan dijadwalkan menjadi saksi di hari itu, surat undangan dari Kepolisian sudah diterima oleh kantornya.
Iswar Aminuddin, sekretaris daerah kota Semarang mengkonfirmasi hal itu.
Iswar juga menjelaskan tentang kasus korupsi ini, "Anggarannya kalau tidak salah Rp3 miliar, tetapi baru digunakan sebanyak Rp300 juta atau Rp400 juta untuk tim, kepengurusan dan sebagainya."
Jadi hanya 10% dari anggaran 3 milyar yang dipakai. Ke mana sisanya?
Tapi Iwan hilang, dia tidak hadir.
***
Sabtu, 27 Agustus 2022
Polisi mendeteksi ponsel Iwan akhirnya menyala kembali, posisi ponselnya terlacak di Balai Kota Semarang.
Mereka langsung mengecek ke sana. Tapi nihil, ponselnya tidak aktif lagi.
Mereka kehilangan jejak.
***
Kamis, 8 September 2022
Seorang petugas kebersihan Pantai Marina sedang memotong rumput.
Sampai di suatu titik, alat berat itu nyangkut di benda aneh.
Sebuah motor, tapi dalam keadaan hangus terbakar.
Petugas itu langsung melapor ke polisi.
Setelah polisi melakukan pengecekan nomor, jenis, dan rangka mesin, polisi memastikan motor itu adalah motor yang dipakai Iwan.
Langsung dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Di lokasi, ditemukan name tag "Iwan Boedi P." Pencarian lebih lanjut dilakukan.
Tak jauh dari situ, ada temuan yang mencengangkan: sebuah jasad, hangus terbakar, semua terbakar, 100 persen. Kepalanya hilang, kedua telapak tangannya tidak ada, salah satu kakinya juga hilang.
Polisi langsung melakukan tes DNA. Setelah hasilnya keluar, terkonfirmasi.
Jasad itu adalah Iwan Boedi Prasetyo Paulus.
Kepalanya dan bagian tubuh lainnya tidak pernah ditemukan, sampai hari ini. Iwan dimakamkan tanpa bagian tubuhnya yang hilang.
Dia meninggalkan istrinya Onee Anggarwati, dan empat orang anak.
***
Sampai hari ini, kasus ini belum ditutup dan belum ada kejelasan siapa pelakunya.
"Hari ini sudah memasuki tahun kedua, dan proses penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap pelaku di balik pembunuhan ini," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol. Dwi Subagio tanggal 27 Desember 2024.
"Kami mohon, jika ada yang mengetahui sesuatu mengenai kasus ini, segera hubungi kami. Setiap informasi sangat berarti."
Bagaimana dengan kasus korupsinya?
Sama, juga belum ada kejelasan hingga hari ini.
Apakah ada hubungannya? Entah, mungkin waktu yang akan menjawab, atau hanya Tuhan yang tahu nantinya.
Semoga keluarga mendapat keadilan.
DUAA REQUEST:
============
A student of knowledge passed away; he rahimahullah was found dead next to his prayer mat, and next to him was the explanation of Kitab At Tawheed with his comments on it. May he be accepted as a martyr, and may Allah grant him Jannatul Firdaws, aameen
lagi viral di medsos nih:
- ada maba UGm
- lagi nge chalengge diri buat ngumpulin duit 3 juta beli laptop
- mulai dari bantu jualan dapt upah
- banyak yang mau donasi tapi di tolak dulu
- mau menyelesaikan apa yang di mulai
- jerome polin nyampe nawarin kerjaan
Seorang perempuan bernama Nadira Az Zahra (21), warga Bandung, dilaporkan hilang sejak Selasa, 30 Juni 2026. Saat terakhir terlihat, Nadira mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, dan kerudung berwarna krem. Ia juga membawa ransel, laptop, tablet, serta telepon genggam.
Nadira memiliki tinggi badan sekitar 165 sentimeter, berat badan 50–55 kilogram, berkulit putih, dan berambut lurus. Keluarga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan atau memiliki informasi terkait Nadira agar segera menghubungi pihak keluarga atau kepolisian terdekat.
Meluruskan pemberitaan dari pihak keluarga bahwa Nadira ditemukan di rumah bibinya di Majalaya, Kabupaten Bandung diduga terjadi missed information pada sejumlah pihak yang turut membantu pencarian Nadira sehingga informasinya menjadi keliru.
Jika ada yang melihat harap hubungi Radio Elshinta 0215869000 / 0811806543
#InfoOrangHilang
🚨Breaking: Dr. Hussam Abu-Safeia, director of Kamal Edwan Hospital, is being killed by Israeli Occupation Forces.
Dr. Hussam is heavily tutored, and each time his lawyer visits, new injuries are discovered on him.
His last words to his lawyer were: “They brought me here to kill me; this is my end.”
Israel has already killed Dr. Hussam’s son, and now it’s Dr.Hussam’s turn.
Raise awareness and speak out to help him before it’s too late.