Kalo ke Blok M Square pastiin mampir ke Toko Buku Jimmy. Buku2nya dijamin ori dan kawan saya ini terasa banget passionate dengan buku2.
Kita doain juga Bang Jimmy yg mau bikin konsep keren di kiosnya. Konsep apakah itu? Mampir dan tanyakan langsung saja kepada beliau...
Chef Juna bilang mental SDM pekerja Indonesia 'manja'?
Coba Chef datang kerja di dapur resto jam 9 pagi sampe jam 1 malam, berdiri 12-14 jam non-stop, cuaca panas, tekanan tinggi, tamu ngomel, chef teriak, pisau sama api setiap hari. Badan pegel, kaki bengkak, tapi gajinya cuma 3-4 juta. Kadang bahkan di bawah UMR.
Manja katanya?
Yang manja itu justru sistem yang bayar kerja berat kayak kerja ringan. Yang manja itu industri F&B yang eksploitasi tenaga anak muda tapi gaji underpaid parah, tapi tiap bulan naikin harga menu.
Pekerja Indo bukan manja. Mereka sudah terlalu sabar sama kondisi yang nggak manusiawi. Kalau mereka mulai vokal minta hak, jangan langsung cap 'manja'. Itu namanya sadar diri."
Kalau ngomongin Bharatayudha, kita biasanya langsung inget pertarungan antara Arjuna dan Karna yang sama-sama jago memanah.
Tapi, banyak yang nggak tahu kalau ada pemanah lain yang kemampuannya jauh lebih unggul dari mereka, tapi udah disingkirkan sebelum perang pecah.
Pernah bayangin seberapa kaya kamu kalo kerja kerja kamu dihari libur nasional itu dibayar sesuai?
Contoh :
Upah minimum jakarta 2026 : Rp5.729.876
Jumlah hari libur nasional : 17 hari
Upah sejam ( 1:173 x Rp5.729.876 = Rp 33.120 )
lembur kerja 1 hari hari libur nasional :
8 jam kerja x Rp 33.120 x 2 = Rp 529.920
lembur kerja 17 hari hari libur nasional :
Rp 529.920 x 17 = Rp 9.008.640
9 juta dari kerja lembur di hari libur nasional doang :))
perusahaan udah untung berapa juta dari ga bayar lembur pekerjanya?
kalo kalian mau bekerja di hari libur nasional tapi cuma diganti hari liburnya ke hari lain perusahaan udah hemat banyak!!!
yg harus dibayarkan perusahaan kalo sesuai aturan :
10 pekerja x Rp 9.008.640 = Rp 90.086.400 (90 jtan)
tapi karena pekerjanya mau diganti libur biaya yg dikeluarkan perusahaan adalah :
10 pekerja x Rp 9.008.640 : 2 = Rp 45.043.200 (45 jtan) aja.
PEKERJA INDONESIA BAIK BAIK BGT, walau gajinyaga besar suka baik ga nuntut haknya untuk meeringankann perusahaan.
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Dan dia ngomongnya
bukan sebagai pembela Nadiem.
Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja.
Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah:
Ahok bilang dengan sangat tegas:
pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika.
Chromebook itu bukan laptop biasa.
Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus.
Harganya jauh lebih terjangkau
dari laptop konvensional.
Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau.
Ahok kasih contoh nyata.
Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar.
Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia.
Itu bukan mimpi.
Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada.
"Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan.
Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia."
Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat:
Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang:
"Saya pikir ini sengaja."
Logikanya sederhana dan sangat keras.
Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai.
Lebih sulit dibohongi.
Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu.
Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa.
Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan.
MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama.
Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana.
"Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus,
kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?"
Yang paling menohok soal survei dan legitimasi:
Ahok tidak berhenti di situ.
Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas.
Pemerintah melakukan survei.
Rakyat bilang mereka suka makanan gratis.
Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG.
Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan.
Tapi Ahok membaliknya:
kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata.
Itu bukan preferensi yang genuine.
Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi.
"Mereka juga pintar.
Dia survei, Pak.
Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi."
Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun:
Ahok tidak membela Nadiem secara personal.
Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah:
Menteri itu tidak pernah menyentuh
anggaran secara langsung.
Menteri membuat kebijakan.
Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya.
Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah:
apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit?
Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri?
PPATK sudah menjawab:
tidak ada.
Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
"Saya pikir ya ini soal profesionalisme.
Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya."
Ahok tidak sedang bicara soal
Chromebook sebagai produk.
Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa:
apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa?
MBG memberikan makan hari ini.
Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup.
Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan.
Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
keluarga Borjuis punya cara sendiri buat mempertahankan kekayaan lintas generasi nya.
Salah satunya mengirim anak pewaris takhta untuk menderita sebagai pekerja rendahan sebetulnya ini metode yang masih relevan buat mematikan rasa keistimewaan dalam diri sang anak.
Mereka dibiarkan bekerja sampai malam di kantor biasa agar ia memahami dinamika psikologis pekerja biasa. Sebetulnya ini kayak latihan pembentukan disiplin mental.
Nah begitu keluar dari pintu kantor, realitas kelas sosialnya kembali aktif saat pintu otomatis Denza D9 terbuka.
FYI aja para elite selalu memastikan anak-anak mereka memahami kerasnya kerja di level dasar, namun tidak pernah membiarkan mereka benar-benar jatuh ke dalam risiko finansial kelas pekerja.
Karyawan biasa yang mengasihani anak magang tersebut sebenarnya sedang melihat proyeksi masa depan atasannya sendiri.😄
Camel Ice Lime Sensation ☕🚬
Rokok ini masih satu varian dengan Camel Yellow dan Camel Purple namun dengan sensasi yang lebih menyegarkan. Rasa menthol lebih kuat dibanding kedua saudaranya.
Dari segi desain bungkusnya juga cuku keren, lebih berwarna dan lebih pop gitu. Perpaduan warnanya juga pas banget. Keren lah pokoknya!
Aromanya enak banget, aroma buah lemonnya juga sudah terasa kuat. Ketika pertama dihisap, sensasi dinginnya cukup menusuk tenggorokan. Namun lama-lama bakal terbiasa.
Rasa segar dari menthol bercampur dengan sensasi buah lemon yang terasa pas. Sensasi juga cukup konsisten, tidak cepet hilang gitu. Aftertastenya juga enak, meninggalkan sensasi segar di tenggorokan.
1 bungkusnya dibandrol dengan harga 25k untuk isi 16 batang. Cukup terjangkau untuk kelas rokok mild dengan kapsul. Cocok buat yang suka dingin-dingin!
Ada yang udah pernah cobain?
#rokokindonesia
Album Bermusik: Arsip Rekaman 2005–2020 sudah rilis, dan kami juga menjadi cover playlist di Spotify Indonesia @SpotifyID .
Terima kasih banyak atas semua supportnya. Silakan dengarkan!
Give this playlist a listen: Gelombang Alternatif https://t.co/3UpuEVjJcF
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
https://t.co/sogRl8vF0X