wow, dilansir dari media berita nasional, ternyata ayden bisa diterima di harvard dan stanford karena saat masa sekolahnya, dia bikin inovasi “zenith charge system” buat bantu petani di daerah terpencil mendapatkan akses energi bersih dan terjangkau 🔥
#cocs3
Istighfar gue nontonnya, ngelawan mulu dikasi tau😭😭
“1 juta doang” dek dek rumah lu aja masih di bantaran sungai njirr, mending tu duit 1JT DOANG buat nyicil bayar kontrakan dah daripada maksain buat wisuda🗿
@_atomone experienced a spam attack. The attack was carried out using large MultiSend transactions packed with multiple MsgSend operations. The validator set remained largely resilient, though a few validators experienced temporary operating issues. The recommendation shared with the validator community was to increase gas prices to 0.1 uATONE (from the genesis recommendation of 0.025 uATONE) to make the attack more costly and deter further spam. Users that might have experienced issues with their operations are also advised to increase gas to transact on the AtomOne chain.
Now #AtomOne is now operating normally again.
Nibiru Upgrade downtime/chain halted arround 30-40 minutes due new binary did not have binary upgrade handlers
https://t.co/D20a65r9Jh
Now chain @NibiruChain already up and running/blocks.
Team already fixed this issue very fast.
Nibiru upgraded.
Q : Nak jika kamu diminta tinggalkan tenda pengungsian dan pergi ke tempat lain, apakah kamu akan pergi?
Gz : Tentu saja tidak akan. Meski mereka memberi uamg beribu, harta berjuta, saya tidak akan tinggalkan Gaza.
Q : Lalu bagaimana jika penjajah Israel datang dan bomb tempat ini?
Gz : Biar saja mereka datang, saya rasa saya gak perlu takut dengan mereka. Mereka lah yang penakut, mereka bukan apa-apa jika tanpa jet tempur.
Q : Jadi kamu gak takut dengan peluru dan bomb mereka?
Gz : Tidak perlu takut pada suara peluru, bomb, ledakan, bagi saya sudah biasa.
Saya juga punya rasa takut, tapi bukan pada penjajah Israel, tapi saya takut pada Allah.
Allah lah yang akan lindungi kami. Jika saya mati pun, saya mati di tanah air (Gaza).
Sekali pun saya ke luar dari Gaza, saya akan mati juga suatu hari nanti.
Saya lebih rela mati di sini, di Gaza. Mati syahid.
Mereka ingin halau kami agar pergi, tapi kami tak kan pergi.
Apapun yang terjadi, kami tak kan pergi. Ini tanah ibu bapak kami, kakek nenek kami, kami tak kan pergi. Kami akan bertahan, terus bertahan dan terus bertahan.
—-
Yaa Allahu Robbuna…
Indah sekali iman-mu, nak.
@kegblgnunfaedh Kalau kau kasih orang 1x, orang akan berterima kasih. Kalau kau kasih orang 2x, orang akan merasa biasa. Kalau kau kasih orang 3x, orang akan berharap. Kalau kau kasih orang 4x, orang merasa sudah seharusnya.
Lalu ketika kau tidak memberi lagi. Maka orang² tsb akan marah 🔥
Fatimah Jamal, seorang wanita asal Arab, baru-baru ini mengalami momen culture shock saat berkunjung ke Indonesia. Dia menyaksikan cara orang Indonesia menyanyikan sholawat dalam bahasa Arab dan merasa terkejut dengan apa yang dilihatnya.
Dalam unggahan di video TikTok miliknya, Fatimah menceritakan pengalaman uniknya saat mendengar lantunan shalawat orang Indonesia yang menurutnya sangat tidak biasa.
Fatimah menjelaskan bahwa banyak orang Indonesia menyanyikan sholawat menggunakan lagu-lagu Arab tanpa memahami makna di baliknya.
#Vivacoid #Tiktokers #Sholawat
Sulit sekali menjawab pertanyaan yg membatasi hanya tiga buku ini. Setiap buku membawa pengaruh berbeda bagi diri kita, ada yg mengubah perspektif, ada menambah pengetahuan, ada yg menginspirasi, ada juga yg meneguhkan keyakinan.
Tapi bila harus menjawab tiga buku yg jelas2 memengaruhi hidup sejak dulu, maka itu adalah: Al-Qur’an, buku nikah, dan buku tabungan. 👍🏼