Ternyata anak SD yg suicide itu gak hanya tentang sulitnya punya buku dan pensil. Tapi juga uang sekolah yg selalu ditagih setiap hari dan administrasi bansos yg tak kunjung cair. Semoga kerak neraka untuk mereka yg mempersulit orang² miskin dan tak berdaya.
Saat @SherlyAnnavita terus bersuara soal banjir Sumatera–Aceh, yang datang bukan bantahan, tapi teror 💥 mobil dicoret, rumah dilempar telur busuk, medsos dipenuhi ancaman buzzer🥚. Kalau cuma beda pendapat, kenapa pakai intimidasi? Jelas ada yang tersinggung—bukan oleh fitnah, tapi oleh kebenaran 💡
1 Januari 2026 bisa jadi hari terakhir kebebasan berpendapat kita. Tak ada lagi yang berani mengkritik presiden karena tidak menetapkan status bencana nasional. Masyarakat yang muak dengan anggota DPR RI yang joget-joget tak lagi berani menyerukan bahwa DPR adalah Dewan
"Hapus, hapus sekarang!"
"(saya) dari pers"
"Walaupun dari pers"
Jangan lagi mau ditipu jargon "TNI kuat bersama rakyat"
TNI gak berdiri di pihak rakyat
Mereka aparatus kekerasan negara yang dikerahkan buat memberangus kebebasan pers
Di negeri ini, bukan para perusak, melainkan pembela lingkungan yang dikriminalisasi.
Setelah penangkapan Dera dan Munif, pemeriksaan terhadap Gunretno, kini giliran Pak Fendy—Kepala Adat Dayak Kualan yang jadi korban kriminalisasi aparat.
masih belum bisa nyerna itu anggota DPR yang ngatain warga sipil "baru bangun 1 posko udah ngerasa si paling aceh"
bukannya makasih karena warga udah bantu kerjaan pemerintah, malah ngatain, rakyat dianggap saingan. bajingaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan
Ini fakta yang terjadi di luar jawa, ada banjir besar terjadi, tapi ketika kami coba cari di X dengan kata kunci "Banjir Tapteng" maupun "banjir sibolga" yang ini yang kami temukan setidaknya sampai pada pukul 13:00 WIB 25-November-2025.
merujuk pada fakta ini kita bisa tahu bahwa kepedulian masyarakatnya masih minim, yang membuat tambah parah kepedulian institusi di daerahnya juga minim. inilah kenapa kebencanaan di luar jawa sering tidak diketahui oleh publik, karenanya perlu dibangun kepedulian masyarakat.
Segitiga Kebencanaan pada garis horizontal ( bawah ) menerangkan tentang keberadaan masyarakat sbg pondasi utama, baru ada garis miring di kedua sisinya yang membentuk segitiga yakni Pemerintah dan Dunia Usaha.
Nah Bukankan orang-orang Pemerintah Daerah juga berdomisili di lokasi tersebut untuk kesehatiannya, intinya mereka juga bagian dari masyarakat secara utuh yg mempunyai kompetensi dalam hal penanggulangan bencana.
Even with a ceasefire, nothing has changed. With harsh winter conditions Palestinians need us now more than ever.
100% net profits of fishnet and loud fruit will go to a Palestinian charity.
100% net profits astra cross will be donated to 2819 church
https://t.co/KGCESvLuNZ (NA)