@greenshortalien@Winter29003178 @PNS_Garis_Lucu @pejabrut@PNS_Ababil@BuruhPemda@BetaEpsilonPhi@kpertiwi29 Bang loh yg mainya kurang jauh, loh bandingin pemda menengah sama, kemenjelata aja udah salah, ya klo mau bandingin pemdajel sama kemenjel lah, gua bisikin nih hanya ada gaji pokok doang yg lain g ada, terus biaya sehari" setara sama dikota kira"?
@kejungkal@LekTupar@FahmiAgustian Jangankan kapolri, kepala dinas aja klo punya usaha semua orang di kantor akan beli sekalipun g mau atau bukan selera, minimal pernah beli
@Johan_Vicx@TaufikR_@detikcom Bahkan di pemerintah yg katanya paling amanpun sekarang sudah dibuat obrak abrik, jd g ada tempat yg aman lagi bagi masyarakat, akhirny yg punya kemampuan pindah keluar
@Vriellast@IDamayantii@sosmedkeras Dulu pernah nemu honorer yg berpikir gitu, katanya sulit klo harus saingan sama yg muda, lah kan kalian juga pernah mudah kok g lolos saat muda?, Kecuali PNS baru di buka untuk umum di jaman ini baru alesan itu masuk akal
@kumarachristian@mullamoeza@detikcom Tugas pemerintah harusnya samakan dulu pendidikan dan lapangan pekerjaan, klo itu sudah semua barulah tindakan tegas seperti tembak mati bisa jadi pilihan
@kumarachristian@mullamoeza@detikcom Ya tingkat pendidikan yg g merata juga merupakan faktor, ada yg memilih jadi copet, pengemis, begal dan malak proyek pembangunan atau truk mungkin masih banyak yg lain.
@kumarachristian@mullamoeza@detikcom Memang susah sih, lapangan kerja sedikit jumlah penduduk menambah, tp di tempat saya dulu juga gini, tp sama bupati yg sekarang dibuka lapakangan pekerjaan Alhamdulillah jumlahnya berkurang
@simplewowman@arifatisalken@0tk0il Mungkin PNS terlihat di kasta tertinggi karna jumlahny jd seolah" banyak yg mau padahal karna banyak jd pilihan aja, padahal secara kuasa Polri dan TNI lebih tinggi tp karna jumlahnya lebih sedikit jd sulit didapet
@Ledokkkkk@orracion6@AREAJULID Nder klo sama oramg tua jangan itu itungan, tp klo saka saudara boleh lah, masalahnya nanti klo orang tua itung itungan kasih duit jajan habis kita ๐