Ave Neohistorian!
Apakah kalian pecinta musik lawas Indonesia? Atau, kalian pecinta lagu-lagu folk/balada?
Mungkin, grup musik ini dapat menjadi teman kalian dalam pencarian musik-musik lawas unik di Indonesia. Mereka dikenal dengan Kelompok Kampungan.
Mengutip Denny Sakrie (2013), Kelompok Kampungan berawal dari pentas teater komunitas Bengkel Teater W.S. Rendra di Yogyakarta. Ketika Rendra dan Bengkel Teater melakukan pentas, terdapat Nyai Pilis yang menjadi barikade scoring musiknya.
Dari Nyai Pilis, pada era 70-an, kelompok musik lain kemudian menyeruak, dikenal sebagai Kelompok Kampungan. Menurut Bram Makahekum (Sakrie, 2013), ia bernama “kampungan” karena memiliki makna unik, seperti “kejujuran, menerima apa adanya, tapi tetap memiliki semangat kreatif.”
Aqilah Mumtaza, Umilia Rokhani, dan Daniel de Fretes (2023), mengungkapkan bahwa Kelompok Kampungan aktif mengangkat puisi-puisi Rendra, yang sarat dengan kritik sosial, dalam bentuk rekaman kaset musikalisasi puisi. Rekaman tersebut kemudian diedarkan dari tangan ke tangan.
Selama bermusik, Kelompok Kampungan hanya menerbitkan sebuah album, yakni Mencari Tuhan (1980, dirilis ulang 2013 oleh Strawberry Rain). Aris Setyawan (2021) mengatakan bahwa album tersebut diburu oleh para kolektor, mengingat perjalanan hidup Kelompok Kampungan yang menjadi mitos.
Namun, perjalanan Kelompok Kampungan berubah menjadi sebuah dongeng. Lagu “Bung Karno”, yang menampilkan pidato Sukarno, membuat kelompok musik ini dicekal oleh rezim Orde Baru. Mereka kemudian bubar, dan menghilang dari peredaran (Wibisono, 2017).
Penulis: Intan
Penyunting: Ema
Referensi:
- Mumtaza, A., Rokhani, U., de Fretes, D. (2023). Perkembangan Bentuk Penyajian Musikalisasi Puisi di Yogyakarta pada Tahun 2013-2023. Jurnal Seni Musik, 13(2). 64-77.
- Sakrie, Denny. (2013, 5 Juli). Mencari Kelompok Kampungan. Dennysakrie63’s Blog.
- Setyawan, Aris. (2021, 21 Oktober). Mencari Tuhan bersama Kelompok Kampungan. Pophariini.
- Wibisono, Nuran. (2017, 18 Juli). Kelompok Kampungan yang Serupa Mitos. https://t.co/KZyHKD3zcI.
Selama enam tahun terakhir, perairan Teluk Saleh di Nusa Tenggara Barat telah mendapat perhatian lebih banyak dari para pemerhati lingkungan karena menjadi habitat yang sering didatangi hiu dan pari, dua spesies yang terancam punah.
https://t.co/DeCFpATMGJ
Sebuah berita gembira datang dari Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Provinsi Riau, di mana seorang anak gajah sumatera betina lahir dari induk bernama Lisa.
https://t.co/0vd74vLVu9
Penelitian terbaru mengungkap kemampuan vokal yang menarik pada orangutan, menyediakan wawasan penting tentang evolusi bahasa manusia.
Tiga Lumba-lumba hidung botol yang dievakuasi dari kolam wisata pada 2019 lalu direhabilitasi selama tiga tahun akhirnya menjelajah alam liar lagi. Proses evakuasi dari kolam hotel yang menjadikan mereka obyek wisata berlangsung dramatis setelah salah ... https://t.co/MIhvJ9l7H5
Pengacara bukan, keluarganya juga bukan. Engga kenal tapi sok2 an paling belasungkawa,dramatisir,hiperbola pula. Giliran keluarga/saudara sendiri mati B aja. Mantep2 orang indonesia emang 🤣
Akibat banyaknya korban tewas akibat serangan harimau, banyak koran-koran lawas berbahasa Belanda yang menyebut di Priangan telah terjadi tiger plaag (wabah harimau).
https://t.co/V0KxYV6yOh
Kabar buruk dari dunia satwa! Indonesia sedang menghadapi ancaman kepunahan burung tertinggi di dunia.
Menurut data yang telah dihimpun pada 2022, terdapat 177 spesies burung di Indonesia masuk ke dalam kategori terancam punah. https://t.co/jyJhuMsvpL
Seekor paus sperma (Physeter macrocephalus) dewasa ditemukan mati terdampar di pantai Wadumadi, Desa Wadu Maddi, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, NTT. Hasil pemeriksaan dokter hewan, diduga paus tersebut sudah mati selama seminggu Paus ... https://t.co/T5TZPjlTfa