salah satu podcast yang aku suka karena deep banget kalimatnya :
"Apa hak aku menjelekkan seseorang yang udah menyakitiku, di saat aku tau bisa aja di akhir hayatnya dia jauh lebih baik daripada aku"🥹
first 5 years dalam karir, kita ga ngejar kaya. kita ngejar growth dan figure out things.
jadi kerja keras (work hard), itu sangat penting.
makanya my advice untuk org baru mulai karir, work as hard as you can. regardless posisinya. bahkan (especially) kalau founder startup
Jawaban pendeknya: ada banyak.
Jawaban jujurnya: pertanyaannya kurang tepat.
Karena 45jt/bulan itu bukan milik satu profesi tertentu. Jawabannya bukan cuma "dokter spesialis", "senior software engineer", "banker", atau "manager di big company".
Yes, profesi2 itu memang banyak yang bisa sampai segitu, bahkan lebih.
Tapi angka itu biasanya bukan datang dari label pekerjaannya.
Yang bikin orang digaji segitu adalah seberapa besar value yang dia ciptakan, seberapa besar risiko yang dia tangani, dan seberapa besar leverage yang dia punya.
In other words, itu adalah market value untuk problem tertentu, di sistem ekonomi tertentu, dengan level tanggung jawab tertentu.
Dan yang dibayar mahal sebenarnya bukan "kerjaannya", tapi kombinasi dari hal-hal ini:
→ masalah yang lo selesaikan
→ seberapa mahal masalah itu
→ seberapa langka orang yang bisa menyelesaikannya
→ dan seberapa jelas value hasil kerja lo
Itu sebabnya dua orang yang sama-sama pintar, sama-sama rajin, sama-sama lulusan bagus, bisa punya jarak penghasilan yang sangat jauh. Karena mereka bermain di economic game yang beda.
Ada kerja yang secara sosial kelihatan keren dan terhormat, tapi secara bisnis margin-nya kecil.
Ada juga kerja yang dari luar kelihatan biasa aja, tapi ternyata dekat banget ke revenue, efisiensi, atau keputusan berisiko tinggi. Dan itu yang bikin dibayar mahal.
Karena pada akhirnya, job market nggak membayar niat baik, kerja keras, atau kepintaran dalam bentuk abstrak. Market membayar leverage.
Leverage itu apa?
Simpelnya: ketika satu keputusan lo, satu skill lo, atau satu output lo bisa ngasih hasil dalam skala besar.
Contohnya:
✅ seorang software engineer bisa menulis sistem yang dipakai ribuan atau jutaan orang
✅ seorang salesperson enterprise bisa close deal bernilai ratusan juta atau miliaran
✅ seorang operator yang oke bisa bikin perusahaan hemat biaya besar setiap bulan
✅ seorang legal lead bisa mencegah kerugian yang jauh lebih mahal daripada gajinya
✅ seorang manager yang bagus bisa membuat 20 orang kerja lebih efektif
Di situlah angka seperti 45jt ke atas jadi makes sense.
Karena secara matematis, kehadiran orang itu menghasilkan atau melindungi value yang jauh lebih besar dari kompensasinya.
Jadi, kalau mau naik income, jangan cuma upgrade diri.
Upgrade juga market tempat lo menjual skill lo.
Ini berlaku untuk banyak hal:
- pindah dari industri margin tipis ke margin besar
- pindah dari perusahaan lokal kecil ke perusahaan global
- pindah dari role support ke role dengan ownership
- pindah dari kerja yang output-nya susah diukur ke kerja yang impact-nya kelihatan jelas
- pindah dari "dikerjakan manual terus-menerus" ke "membangun sistem yang bisa diulang"
Lompatan penghasilan terbesar most likely bukan datang dari lo jadi 2x lebih hebat.
Tapi dari lo masuk ke arena yang menghargai skill lo 2x lebih tinggi.
Semakin mahal masalah yang bisa lo tangani dengan tenang, semakin mahal market value lo.
Kenapa zaman sekarang makin banyak orang gagal dalam relationship?
Yang single susah dapat jodoh, yang menikah susah bertahan. Bukan cuma di Indonesia, ini fenomena global.
Dan itu semua gara-gara Netflix dan TikTok!
Penjelasannya bakal bikin kamu kaget, baca sampai habis.
Jangan pernah menikahi laki-laki sebelum kamu melihat:
1. Cara dia menghadapi stres dan masalah hidup
2. Sikapnya padamu saat dia berada di titik terendah
3. Caranya mengontrol emosi ketika marah dan kecewa
4. Cara dia bertanggung jawab atas kesalahan
5. Konsistensinya dalam menghormatimu, bukan hanya saat senang
6. Cara dia memperlakukan orang lain saat tidak diuntungkan
Bro to bro:
- jangan selingkuh kalo lagi relationship, apalagi udah married
- jangan judol & pinjol
- kerja aja yang bener
- upgrade skill & bahasa
- upgrade networking juga
- ikut tuh volunteer, komunitas
- jangan lupa olahraga 2-3x/week
- kalo bisa lanjut sekolah S2, atau gak
- ambil tuh short course atau summer course
- kalo bisa, build your personal branding (optional)
lanjutin…
Marriage delayed.
Career stuck.
Duas hanging in the air.
“Why is my life taking so long?”
I was reading Surah Yusuf
and Allah answered those question we ask at 3AM :
Lu liat calon lu. Kira2 seru gak nyari duit bareng doi? Bertahan saat surut, berpegangan saat pasang, karena kalian akan berlayar berdua dan hanya berdua selamanya!