Carrick gak ngapa-ngapain? Gue gak setuju, babak pertama dia gak langsung merubah karena mau liat dulu City ngapain setelah main dengan 10 pemain. Terbukti possesion United meningkat. Babak kedua dia buat timnya main lebih lebar dan menyerang, cuma emang para pemainnya pada gak jelas aja pas di depan kotak penalti.
Plus pemain United pas transisi lama banget mundurnya, entah karena udah capek di depan, or telalu jauh posisinya, jadi pas mundur jadi terlihat gak ada orang sama sekali.
No, THANK YOU! Truly a honor to wear the 💜💛 while trying to continuing the greatness & legacies that came before me! Hope I made a few proud during my stint. 🙏🏾🫡👑
Kobe Bryant reveals exactly why so many athletes go broke a few years after retirement
"Once you retire you don't have that source of income coming in. Even if you save over a 15-year career, if your spending habits remain the same, eventually that well is going to run dry"
"For us athletes the retirement age is 32, 34, if you're lucky 37 like myself. What comes next?"
"The question needs to be, what is my passion. Not where I can create the most value or generate the most revenue, but what is my next passion"
"When you find that next passion, then everything else will make sense"
"But that's the hardest part for us"
"We have to constantly learn. Our mantra is value growth, because to grow you have to constantly learn, constantly move, constantly improve"
The weirdest car doors ever made ⬆️
On the latest episode of Revelations, @jasoncammisa takes a look back at one of the coolest, strangest, and most iconic BMWs to ever exist, the Z1.
Most of us know about the Z1's wacky doors and plastic body panels, but the story about how this little sports car came together is even more wild.
Learn all about it here: https://t.co/0QUNDTbgP9
Lo tau Ciccio Manassero?
Menurut gue, dia salah satu football person paling underrated di Indonesia saat ini.
Gue pertama notice dia di industri bola itu waktu dia jadi host NET Soccer tahun 2016an kalau gak salah. Waktu itu pengetahuan bolanya belum banyak keliatan, karena emang gak banyak kesempatan buat nunjukinnya juga. Belakangan dia mulai sering muncul lagi di podcast-podcast bola kaya Sepik Bola di Vindes, Podcast Bola di Kemal Palevi, sampai beberapa hari lalu gue abis nontonin dia di Late Night Show-nya Hanif Thamrin.
This guy is truly underrated. Siapapun pemain yang dibawa ke pembahasan, dia bisa breakdown kelebihan, kekurangan, posisi terbaiknya, history pemain ini di klub itu, dll. Pengetahuan Serie A nya memang jadi yg paling menonjol, karena dia emang Interisti, tapi Premier League sama La Liga juga dia kuasai dengan baik gue liat-liat.
Nih orang emang beneran ngikutin bola dan nontonin bola. Mesti dikasi panggung lebih sih di industri ini.
Inilah kenapa saya mengagumi dia. His passion, his love for the game…. second to none🥹
Dia udah punya harta melimpah, bergelimang trofi. Namun ia masih ngasih segalanya. Usahanya, emosinya, semuanya.
Cristiano Ronaldo, ladies and gentleman👏
Ada yang upload kompilasi expected assists dari Bruno Fernandes yang gagal dikonversi jadi gol…
A whole 7 minutes long, and it’s just from this season 😭
Gila Bruno cok 😰
Ini gue setuju banget sama @jerryarvino
Tiap ngomongin pelatih hebat, top of mind orang langsung ke nama-nama kayak Cruyff atau Guardiola di era sekarang. Pelatih dengan filosofi yang jelas, bisa dijelasin lewat papan taktik, dibedah di buku sepak bola, sampai dijadiin blueprint banyak tim modern. Seolah-olah definisi pelatih hebat cuma itu doang.
Padahal ya gak juga.
Sir Alex Ferguson ada di level yang sama tanpa harus dikenal sebagai pelatih yang super filosofis. Bukan berarti beliau gak ngerti taktik, tapi kekuatan terbesarnya memang bukan disitu. Ferguson hebat karena otoritas yang dia bangun hampir 30 tahun di Man United. Gak ada pemain yang boleh merasa lebih besar dari klub. Dan di era ruang ganti penuh ego besar, melakukan itu tuh luar biasa sulit.
Coba lihat nama-nama yang dia handle: Cantona, Keane, Beckham, van Nistelrooy, Jaap Stam. Karakter besar semua. Tapi pada akhirnya, kontrol tetap ada di tangan Ferguson.
Mourinho juga mirip. Dia bukan tipe pelatih yang identik dengan sepak bola indah atau filosofi romantis. Tapi di medio 2000-an, dia jadi sosok paling ditakuti karena ngerti kalau
Ini gak cuma 90 menit di lapangan doang. Ruang pers juga medan tempur yang mesti dimenangkan. Dia ambil semua tekanan ke dirinya sendiri, ganggu mental lawan sebelum kick-off, dan lindungi pemainnya dari sorotan media. Dan buat gue, itu juga bentuk kehebatan.
Dan benar yang dibilang Bang Jerry, bahwa pelatih hebat itu gak punya satu definisi baku, karena sepak bola juga gak sesederhana itu.
#utdfocusid
Jepang nih apa sih, keren banget 😭
Ini timnas mau main di World Cup dengan kondisi abis win streak di 5 laga terakhir. Termasuk ngalahin Brasil & Inggris.
Udah mah pemain jago-jago, jersey keren, skrg punya theme song kayak gini.
Timnas paling kalcer
Dude has some of the best touch for a big man I’ve seen.
Shame he’s a misfit in the modern NBA. Can’t be an undersized big who can’t defend or shoot, no matter how great your paint touch is.
Saya menyukai Vieri, nonton dia di Lazio, Inter, dan timnas
Tp, sy akan memilih Drogba
Striker yg komplit
Lari kenceng, bisa dribble, body balance oke, shot power 99, ambil freekick jg oke
bisa mengangkat performa tim, bahkan di situasi buruk
Giggs ini emang jago. Versatile, bisa main di berbagai posisi lini tengah. Utamanya ya sayap kiri.
Video ini menjelaskan siapa yg lebih baik dari dia dan saya setuju.