Asli gue baru kepikiran, iya juga yaa. Pendidikan usia dini ternyata sengaruh itu untuk pencegahan korupsi. 🫣
Pantesan kemaren pas nyapres dia bikin program wajib belajar 1+12 (1 itu untuk pendidikan usia dini).
- Di tahun 2009, Greenpeace membentangkan spanduk 'Sinarmas: Forest & Climate Criminal' di gedung Sinarmas di Jakarta
- Di tahun 2010, Greenpeace membentangkan spanduk 'berhenti menghancurkan hutan harimau' kepada APP di Jambi
- Di tahun 2026, Greenpeace membentangkan spanduk 'bencana makin parah' dengan background gedung Sinarmas di Jakarta
Aksi yang sangat konsisten👏
Kuota habis dalam tiga menit, lalu yang tidak kebagian kursi tetap datang dan menunggu di luar! Begitulah teman-teman diaspora dan PPI Edinburgh menyambut diskusi kami di Old College, University of Edinburgh, Minggu kemarin.
Panitia sampai harus mencari ruangan yang lebih besar. Karena hari Minggu, ruangan harus sudah bersih dan ditutup pukul lima sore, padahal diskusi masih berjalan hangat. Maka kami pun keluar dan melanjutkan diskusi di tangga Old College.
Gedung ini mulai dibangun tahun 1789, di masa Pencerahan Skotlandia, ketika Edinburgh ramai dengan perkumpulan diskusi tempat orang beradu gagasan soal ekonomi, kota, dan kehidupan bersama. Sore itu, tangga yang sama dipenuhi anak-anak muda Indonesia yang duduk ngemper, bertanya, menyanggah, dan tertawa bersama. Rasanya seperti rembug di serambi kampus waktu kami kuliah dulu.
Kami membahas kota dan masa depannya, juga situasi terkini di tanah air dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis. Di setiap pertanyaan tersirat rasa cinta dan kepedulian pada Indonesia, serta tekad untuk ikut membuatnya lebih baik. Walau jauh, mereka tetap memikirkan rumah.
Terima kasih PPI Edinburgh, Karsa City Lab, dan semua yang hadir, di dalam ruangan maupun di tangga Old College. Sampai jumpa lagi!
pagi-pagi baca komen dari aplikasi sebelah soal "gimana pak kalo anak perempuannya tetiba ijin bentangin spanduk protes? di tengah kota? yg konsekuensinya dibawa ke polda? diijinin ga pak?"
reading the parents’ comments made me emotional in the warmest way. 🥹♥️
gue jadi mikir, someday gue juga mau jadi orang tua yang bisa bikin anak gue merasa aman buat bersuara, berani memperjuangkan apa yang dia percaya, dan tau kalau rumah akan selalu jadi tempat dia pulang. i hope i can be that kind of parent someday.
Rasanya belum terlalu lama, kami pernah duduk di bangku seperti mereka. Jauh dari rumah, menyimpan segudang pertanyaan tentang Indonesia.
Jumat (16/10) kemarin, bangku-bangku di London School of Economics and Political Science (LSE) terisi wajah-wajah yang mengingatkan pada masa itu. Pertanyaan mereka tajam, hampir semuanya soal hikmah dan kunci di balik terobosan Jakarta. Melihatnya, rasanya tenang. Kota-kota kita kelak akan dipegang oleh orang-orang yang serius memikirkannya.
Terima kasih kepada Prof. Hyun Bang Shin, salah satu nama besar dalam kajian geografi dan perkotaan, yang mengundang kami ke Department of Geography and Environment LSE. Sebuah kehormatan.
Untuk teman-teman yang sedang belajar jauh dari rumah, baik di luar maupun di dalam negeri, seandainya kembali nanti, apa yang paling ingin kalian benahi di kota kalian?
Sepertinya tujuan Greenpeace memang bukan supaya spanduknya menempel lama di patung itu karena mereka tahu, cepat atau lambat aparat akan datang untuk menurunkannya.
Tujuan sebenarnya mungkin:
1. Orang mengambil gambar dan menyebarkannya ke sosmed, karena ini lebih long lasting
2. Seperti yang dibilang bang Zulfikar ini
Gua kalau segacor Anies juga nggak akan mau mendekati masyarakat lewat cara munafik. Toh, ngapain sih ngoyo sampai menggadaikan integritas demi orang-orang yang nggak mau dipimpin? Dipilih silahkan, nggak juga gapapa. Ada orang yang nggak deserve pemimpin handal sih.
Banyak yg tanya, profpic saya ini gimana bikinnya? Yg bikin ilustrator PP saya sebelumnya juga, namanya di IG: haekal.jpg.
Lalu, banyak jg yg mau bikin. Ok, ini kami bagi template-nya ya. Silakan unduh di https://t.co/unjLdGNXYh.