Pernah abdi di @pmiisemarang @ipnujateng , skrg @ansordemak || M.Sos Mag Ilmu Politik @Fisip_undip || [email protected]
๐ก Demak
๐ข Guru n Dosen LB
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke ๐ฎ๐ฉ, apalagi Dubes ๐ฎ๐ฉ di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
Udah pada liat kasus di Final Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 ini belum?
Intinya ada peserta yang udah menjawab pertanyaan dengan benar, namun oleh juri dianggap salah. Pertanyaan kemudian dilempar ke tim lain. Tim lain jawab dengan jawaban yang sama dan dianggap benar.
Peserta yang sebelumnya menjawab protes (dengan cara yang cukup elegan) tapi tidak digubris oleh Juri. Bahkan malah disalahkan oldh juri lain.
Gimana menurut kalian?
Guru madrasah swasta berdemonstrasi agar diangkat menjadi ASN PPPK, kemudian dicemooh karena yang menggaji guru swasta adalah yayasan, bukan kewajiban negara. Tapi negara bisa mengangkat pegawai SPPG dibawah naungan Yayasan swasta menjadi ASN PPPK.
Persoalannya, anggaran yang digunakan untuk mengangkat pegawai SPPG dibawah Yayasan/ Swasta menjadi PPPK adalah anggaran pendidikan, yang seharusnya bisa digunakan untuk mengangkat guru madrasah swasta menjadi ASN PPPK.
Karena memang tidak semua harus dan cocok meniru pola kerja Proyek Suku Api. Proyek Suku Api dibiayai dari royalti buku cetak (yang menurut perkiraan saya nilainya tidak besar, mengingat buku terlaris mereka Nenek Moyangku Seorang Anarkis saja, penjualannya belum menyentuh seribu eksemplar, sementara yg mendownload edisi digitalnya kurang dari 2 ribu eksemplar) serta dari donasi.
Sementara buku Reset Indonesia dijual full cetak, untuk angkatan pertama saja sudah laku 11 ribu eksemplar. Uang penjualannya tentu besar, dan itu memungkinkan mereka untuk bisa bikin roadshow diskusi dan bedah buku di puluhan titik (di mana satu titik minimal dihadiri oleh 50 orang) secara gratis untuk peserta, juga memungkinkan mereka untuk mengalokasikannya sebagai biaya produksi konten media sosial tentang konsep Reset Indonesia. Sehingga dampak paparan isu dan pengetahuannya bisa jauh lebih besar. Orang-orang yang membeli buku, secara tidak langsung, turut mengongkosi peserta diskusi dan bedah buku secara gratis. Subsidi silang.
Baik Proyek Suku Api maupun Reset Indonesia adalah sama-sama inisiasi yang baik, keduanya sama-sama mengangkat isu kedaulatan pangan, energi, dan air. Keduanya menggunakan strategi penyebaran pengetahuan yang berbeda, dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing.
Oh ya, btw, tidak ada yang salah dengan menyebarkan ideologi sambil mencari profit. Itu bukan dua hal yang saling menegasikan. Pram melakukannya. Melalui Tetralogi Buru-nya itu, ia menyebarkan semangat kebangkitan nasional serta kritik terhadap kolonialisme dan feodalisme. Dan melalui Tetralogi Buru-nya itu pula, Pram mendapatkan profit untuk menghidupi dirinya dan keluarganya.
Kemuliaan seorang guru tidak berkurang hanya karena ia menerima gaji, dan semangat menyebarkan gagasan seorang penulis tidak lantas menjadi invalid hanya karena ia menerima royalti.
Dinamika internal PBNU memasuki babak baru. Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf akhirnya mencapai islah di Ponpes Lirboyo, Kediri, Kamis (25/12).
Keduanya sepakat Muktamar ke-35 NU akan digelar bersama sebagai jalan penyelesaian sengketa kepengurusan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Tokoh-tokoh sentral NU, termasuk KH Maโruf Amin, turut hadir memberi dukungan pada proses perdamaian.
Kepemimpinan PBNU tetap berjalan di bawah Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketum Gus Yahya hingga Muktamar mendatang.
Sebagai tindak lanjut, segera dibentuk panitia bersama untuk mempersiapkan Muktamar ke-35 NU.
๐ธ: Dok. Istimewa.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
#newsupdate #update #news #oneliner #pbnu #islah #gusmiftah #gusyahya #nahdlatululama #muktamar #lirboyo #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan