Saya dan suami niat ke Papua jadi dosen karena kampusnya menawarkan beberapa privilege yang tidak ada di Jawa, ternyata kampusnya menipu. Sekarang saya dan suami jobless.
Jadi, saya jual buku-buku ini demi bertahan hidup sehari-hari. Pengiriman dari Surabaya. Koleksi pribadi.
@xpeacessea Bapakku bisa sekolahin aku sampe S-2 tapi bapak ga lulus SD:) pokoknya bapak orang nomor 1 di dunia. Semoga bapak-bapak yang mengupayakan pendidikan anaknya, masuk surga paling depannnnnn.
Andrie pernah berkata, bila hari ini terjadi pelanggaran HAM oleh negara, dan anak mudanya diam, maka kekerasan negara bakal terus langgeng.
“Jika didiamkan, kita sebagai anak muda tidak ada jaminan yang pasti, jaminan yang seharusnya dipenuhi negara bahwa tidak akan terjadi pelanggaran HAM.”
Semoga keberanian Andrie menular, sebagaimana keberanian itu dulu diwariskan Munir kepadanya.
https://t.co/i66m4wBuFF
Andri Yunus : disiram air keras
Novel Baswedan : disiram air keras
Munir : dibunuh dengan diracun
Wiji Thukul : diculik hilang
Ermanto Usman : dibunuh
Biadab... Cuma disini orang yang perjuangin hak orang yang dizalimi, kritis, pejuang demokrasi taruhannya nyawa.
Karena luka Andrie disebabkan oleh kejahatan, maka BPJS tidak dapat menanggung pengobatannya.
Ikatan Alumni STIH Jentera (almamater beliau) menggalang dana untuk mendukung perawatan Andrie dan juga mendukung keluarga Andrie.
Informasi donasi ada pada poster ini🙏🙏🙏
Yg paling menyedihkan sampe hari ini adalah ga ada satupun ucapan dari Presiden mengenai serangan yg dialami Andrie Yunus.
Gw bingung yg dibilang antek asing siapa. Rakyatnya sendiri?
Sementara beliau ikut BOP tanpa ada penjelasan sama sekali ke rakyat.
Gw bingung yg dibilang gak mau liat Pemerintah berhasil siapa. Rakyatnya sendiri?
Sementara beliau gak mau jenguk anak2 muda yg sampe sekarang masih ditahan sama kepolisian tanpa kepastian masa depan yg jelas.
Gak bisa dikerasin terus, Pak.
Turun ke bawah. Ngobrol sama pegiat HAM. Ngobrol sama pengamat yg berseberangan sama Bapak. Ngobrol sama anak2 muda yg banyak harus nyambi karena blm dapat kerjaan. Ngobrol sama ojol, pekerja buruh, pegawai kantoran, OB, kasir, pedagang. Kelas menengah yg statusnya kadang bs di atas dan sangat mudah jatuh ke bawah.
Jangan cuma ngobrol sama org2 kaya yg punya modal. Jangan cuma ngobrol sama menteri-menteri yg cuma mau kasi informasi baik. Jangan cuma ngobrol sama anak2 muda lulusan luar negeri yg kerja sama Bapak atau mereka yg ikut Bapak dari lama atau mereka yg kagum sama Bapak krn Bapak bantu hidupnya.
Jangan cuma ngobrol sama mereka. Ngobrol sama orang-orang yg bersebrangan sama Bapak.
Kekuasaan itu gak akan bertahan lama, Pak dan kekuasaan itu bukan punya Bapak.
Suatu saat bakal Tuhan tunjukin kekuasaan itu bukan punya siapa2 kecuali mereka yg hidupnya bekerja keras & berintegritas.
Time will tell, Pak.
Andrie Yunus adalah kebanyakan kita: warga biasa.
Yang membuatnya berbeda adalah keberanian dan nyalinya membela warga lain yang tertindas. Ia juga berani bersuara dan melawan terhadap kekuasaan yang sewenang-wenang.
Ia warga biasa yang mencintai negaranya. Rakyatnya. Ia ingin negaranya berpihak pada rakyat.
Ia mendampingi aktivis yang diculik dan dikriminalisasi pasca demo Agustus 2025. Ia tolak segala bentuk militerisme yang merampas ruang sipil. Meski ia juga sadar, ini punya konsekuensi besar. Namun kecintaan yang membuatnya tetap bergerak.
Mengusik militer yang punya senjata, struktur organisasi kuat, dan perlindungan lebih di pemerintahan hari ini tentu butuh nyali di atas rata-rata. Dan Andrie mengambil peran itu.
Jelang tengah malam di perjalanan pulang setelah membicarakan tema militer di podcast, dua orang tak dikenal mencelakainya.
Andrie diserang di salah satu malam sepertiga akhir bulan Ramadhan. Satu malam yang dipercaya umat Islam mungkin waktu turunnya lailatul qodar. Malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Serangan terhadap Andrie di bulan suci ini menjadi peringatan keras bagi kita. Sekaligus refleksi, apakah tekanan dari 'invisible hand' mengendurkan, atau justru memperkuat gerakan sipil?
Ruh demokrasi adalah supremasi sipil. Tanpa itu, demokrasi hanya jadi bungkus saja.
Semoga Andrie cepat pulih. Semoga kita, warga biasa, diberi kekuatan lebih untuk terus mencintai negara ini dengan cara berjuang mengawasi kekuasaan.
Ada apa dengan Negara ini? Sahabat kami,Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS disiram air keras oleh orang tak dikenal. Semoga negara ini dan antek2nya punya kesadaran moral. Andrie tidak berjuang utk egonya tapi utk negara jadi lbh baik. Haram jadah kalian!