Fires are smoldering in Indonesia, which is in a severe and widespread drought. Some of these are tropical peatland fires, which burn slowly, release higher amounts of air pollution, and are notoriously difficult to extinguish.
Karena lagi banyak kasusnya, saya cuman mau kasih tau ya berdasarkan ekspertis saya, kalo anak keracunan makanan walaupun cuman sekali, ancamannya serius bisa sampai merusak perkembangan otak anak. Ukuran tubuh anak yang kecil, laju metabolisme yang kencang, dan sawar darah otak yang masih berkembang, membuat paparan racun saraf (neurotoksin) atau kuman dari makanan beracun tadi bisa lebih mudah masuk dan bisa merusak otak yang kalo ternyata amit2 parah akan menyebabkan gangguan kognitif jangka panjang, masalah perilaku, hingga keterlambatan perkembangan anak. Jadi tolong ya jangan jahat2 sama anak, jangan diracunin mereka. Punya hati sedikit jadi manusia jangan bikin setan minder sama kelakuan jahatmu hai orang serakah iblis goblok laknat asolole. Terima kasih. 🙏🏻
Gw servis motor matic gw, minta ganti oli doang. Kasir bilang: "Sekalian servis CVT aja Pak, cuma tambah 60rb dari 40rb oli doang. Udah termasuk bersihin v-belt, roller, kampas kopling." Gw pikir wajar — selisihnya tipis, motor jadi lebih enak. 15 menit kemudian mekanik manggil. "Pak, v-belt udah retak-retak, roller udah peang, kampas ganda udah tipis. Kalau dipaksa bisa selip di jalan." Estimasi: 380rb. Gw inget adek gw yang kerja di bengkel resmi. Gw telepon dulu.
Gw: "Gw servis CVT, tiba-tiba divonis v-belt retak, roller peang, kampas tipis. 380rb." Dia: "Lo minta paket CVT dulu sebelumnya?" Gw: "Iya, katanya cuma tambah 20rb doang." Dia: ketawa pelan "Itu bukan tambahan servis. Itu tiket masuk buka CVT lo." Gw: "Maksudnya?" Dia: "Begitu CVT lo dibuka, mereka bisa tunjukin part apapun ke lo — dan lo gak bisa verifikasi karena lo gak pernah liat bagian dalemnya."
Dia jelasin sistemnya. "Bengkel motor punya target part replacement bulanan, sama kayak bengkel mobil." "Servis CVT murah itu loss leader. Mereka rela hampir gak untung di jasa buka-bersihin, asal dapet kesempatan lihat & 'nilai' kondisi part di dalem." "Begitu udah kebuka, posisi lo lemah: motor udah gak bisa jalan tanpa dipasang lagi, dan lo gak punya pembanding." Itu desain, bukan kebetulan.
Gw: "Tapi gimana cara tau v-belt/roller/kampas emang beneran rusak?" Dia: "Ada gejala yang kerasa sebelum lo masuk bengkel." "V-belt aus: motor nyendat pas gas awal, kadang bau karet gosong pas motor abis dipake jauh." "Roller peang: tarikan awal ngempos padahal RPM udah tinggi, ada bunyi 'gluduk-gluduk' dari CVT pas idle." "Kampas ganda tipis: motor kayak selip pas nanjak/boncengan berat, RPM naik tapi laju gak nambah."
Gw: "Trus gimana cara counter pas mereka udah tunjukin part-nya?" Dia: "Minta mereka taruh part itu di samping part baru — bukan cuma ditunjukin sendirian." "V-belt sehat: gak ada retak melintang, permukaan masih rata." "Roller sehat: bentuknya masih bulat sempurna, gak peang sebelah." "Kampas ganda sehat: ketebalannya masih jauh dari batas minimum, bukan cuma 'kelihatan menipis'." "Kalau mereka gak mau bandingin langsung — red flag."
Ada satu lagi yang subtle. Mereka sering bilang "udah waktunya ganti" tapi gak kasih patokan jelas. Faktanya, komponen CVT punya umur pakai yang terukur: V-belt: 20.000–25.000 km Roller: 15.000–20.000 km Kampas ganda/kopling: 20.000–25.000 km "Tanya kilometer motor lo. Kalau masih jauh dan gak ada gejala di part 4 — 'udah waktunya' mereka itu opini, bukan fakta."
Gw: "Soal harga, gimana tau wajar atau kemahalan?" Dia: "Part CVT ada harga pasarannya, cek dulu di Shopee/Tokopedia sebelum berangkat." "V-belt aftermarket kualitas bagus: 50–100rb." "Roller set: 30–60rb." "Kampas ganda: 40–80rb." "Total part biasanya di bawah 250rb. Kalau bengkel charge jasa + part sampe 2x lipat itu tanpa lo tau — lo kena mark-up diam-diam."
Adek gw kasih 3 kalimat siap pakai: "Tolong taruh part lama di samping part baru, saya mau bandingin langsung." "Boleh saya foto kondisi part sebelum diganti?" "Kalau ganti, tolong tunjukkan kemasannya — saya mau tau merk dan tipenya." Bengkel jujur: santai, langsung nurutin. Bengkel yang cari kesempatan: mendadak defensif atau bilang "part-nya udah kebuang."
Yang gw pelajarin hari itu: Bukan semua bengkel CVT nakal. Tapi lo masuk tanpa data, tanpa tau gejala, tanpa referensi harga. Mereka masuk dengan pengalaman baca konsumen yang cuma pengen motor cepet kelar. Hak lo sebagai konsumen: Tau gejala kerusakan sebelum divonis Lihat & bandingin part lama-baru langsung Tau kemasan part sebelum dipasang Tolak vonis tanpa perbandingan nyata
Satu alat yang bikin lo masuk bengkel dengan posisi lebih kuat: EFI Scan Tool buat motor injeksi. Sebelum percaya vonis soal tarikan berat atau boros — baca dulu kode error sistem injeksinya sendiri. Beberapa gejala CVT/mesin juga muncul sebagai kode error yang bisa lo cek duluan.
cc garageotomotif_id
Seorang warga bernama Jangkung Sido Sentosa mengajukan gugatan terhadap UU Perkeretaapian ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pemohon meminta MK untuk mengubah aturan agar anak usia 0-5 tahun mendapat fasilitas tiket gratis.
“Pemohon mengalami kerugian konstitusional potensial akibat penafsiran sepihak dari operator perkeretaapian PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) yang membatasi usia anak gratis hanya sampai 3 tahun. Pembatasan ini memaksa Pemohon membayar karcis penuh bagi anak usia 3 tahun, padahal teks undang-undang menjamin hak tersebut hingga usia 5 tahun,” demikian isi permohonan tersebut, dikutip Selasa (28/7).
Pemohon menyebut Pasal 131 ayat (1) UU Perkeretaapian menimbulkan ketidakpastian secara hukum karena tidak menjelaskan secara jelas mengenai makna "fasilitas khusus" yang tercantum di dalamnya.
Selain itu, pemohon mengatakan bahwa aturan yang mewajibkan anak usia tiga hingga lima tahun untuk membayar tarif dengan harga yang sama dengan tarif dewasa melanggar hak konstitusional seperti diatur dalam Pasal 28B ayat (2), Pasal 28D ayat (1), dan Pasal 28H ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945.
📸: Dok. Shutterstock/Ilustrasi.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R169 | E025
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah 🇮🇩 tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal.
Yg saya dengar, berbagai upaya gigih Iran utk mengundang Pemerintah ��🇩 tidak mendapat tanggapan. (Mereka kan juga punya harga diri - tidak mungkin mengemis-emis kehadiran kita.) Akhirnya, yg hadir hanya Dubes RI di Teheran - yg dianggap oleh Teheran sbg sikap menyepelekan undangan ini, bahkan dianggap sbg tamparan. Sementara Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Kazakhtan, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, Bangladesh dll (lihat daftar dibawah) sama sekali tidak ragu mengirim delegasi resmi pada tingkat Menteri, bahkan Pakistan pada tingkat Presiden. 🇮🇩 sbg negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yg ABSEN mengirim delegasi. Bahkan Malaysia nampak lebih bebas aktif dari Indonesia.
Apakah ini berarti polugri "bebas aktif" kita mulai LUNTUR krn 🇮🇩 takut/sungkan thdp Amerika ? Has “FEAR” become a factor in Indonesian foreign policy ? Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan MANAJEMEN sistem politik luar negeri yang penuh masalah - sebagaimana biasanya, surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yg berani mengambil keputusan. Paling tidak 🇮🇩 bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta - tapi beliau justru keliling Asia Tengah utk kunjungan yg sifatnya rutin.
Kita seakan melupakan bhw Iran adalah sahabat lama Indonesia, hubungan selalu terjaga dgn hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara. Kehadiran delegasi resmi 🇮🇩 dlm acara penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei (yg sayangnya tidak terjadi) seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif Indonesia, momen persahabatan RI-Iran sekaligus sinyal tegas dari Jakarta bhw adalah aksi pembunuhan Ayatollah Khamenei adalah aksi ilegal yg melanggar hukum dan norma internasional.
Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dlm situasi yg sensitif, kita bersembunyi.
Please remember : bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkan
Boleh dikutip.
@koala_head31534@septilusianadw@BNI@BNICustomerCare@gopayindonesia kak kemarin siang juga aku tf dri blu bca ke m banking bni juga blm masuk ke penerima bni sampek skrng, tdi siang ini lap ke masing2 cs bni @BNI sama blu , ga ada dana masuk di bni cek mutasi juga, dan saldoku juga uda kepotong , info cs blu suruh nunggu juga max tgl 7 hhuhuhu
Penggunaan kata kasar adalah respons natural untuk melepaskan stres dan emosi yang tertekan.
Dalam konteks seorang pemimpin, penggunaan kata kasar justru menurunkan nilai dan persuasi dari pesan yang akan disampaikan.
Penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan kata kasar dalam konteks politik berasosiasi dengan erosi kepercayaan publik.
Sumber ilmiah:
-How profanity in influences perceived authenticity and perceived helpfulness of online reviews: The moderating role of review subjectivity
-The Effects of Political Incivility on Political Trust and Political Participation: A Meta-Analysis of Experimental Research
🚨 YANG LEBIH MENGERIKAN DARI SEKOLAH NEGERI JADI REBUTAN ADALAH: rakyatnya mulai percaya bahwa hak konstitusional memang pantas diperebutkan lewat seleksi.
Banyak komentar pembaca justru setuju: “Masuk sekolah ya harus diseleksi.”
Maaf, ini sesat pikir yang sangat berbahaya.
Seleksi itu wajar untuk lomba, beasiswa terbatas, atau kampus elite. Tapi untuk pendidikan dasar yang dijamin konstitusi? Itu tanda negara gagal menyediakan layanan publik yang cukup dan adil.
Anak tidak sedang “kurang pintar”.
Negara sedang kurang hadir.
Yang harus diseleksi bukan anak-anak.
Yang harus dievaluasi adalah pemerintah, DPR, DPRD, dinas pendidikan, dan seluruh tata kelola pendidikan yang membuat sekolah negeri langka seperti barang mewah.
Kalau warga negara sudah permisif ketika hak dasarnya dirampas, maka konstitusi tidak lagi dikalahkan oleh penguasa saja, tetapi juga oleh cara berpikir rakyatnya sendiri.
Baca artikel ini:
https://t.co/RO7JskO06g
Menurut Anda, masuk sekolah negeri memang harus seleksi, atau negara yang wajib memastikan semua anak mendapat sekolah bermutu?
#DaruratPendidikanIndonesia #SekolahNegeri #SPMB #PendidikanGratis #HakPendidikan #Konstitusi #UUD1945
Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu”
Entah mereka buzzer atau emang tolol alami.
Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu.
Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini:
1. Migrasi massal ke BBM lebih murah. Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis.
2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal).
3. Biaya logistik & transportasi naik Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua.
4. Inflasi & harga sembako naik Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat.
5. Black market & penyelundupan Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor.
6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll).
7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat
- Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun.
- Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi.
- Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat.
Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.
@KAI121 pagi min mau tanya, utk jadwal kereta airlangga arah sbi-ckp , sdh tidak ada ? utk booking di bulan juli minnn, soalnya aku cek airlangga ga ada 🥲