Bahlil soal Pertamax yang naik 32%:
"Pakai mobil Mercy, nongkrong di mal, minta BBM-nya disubsidi. Malu dikitlah."
Surya, ojol Semarang, juga pakai Pertamax.
Bukan karena gaya-gayaan. Motor injeksinya berkerak kalau diisi Pertalite, dia sudah coba 2 bulan. Sekarang kerja 7 jam sehari buat nutup selisih harga.
Agung, ojol Medan, mau pindah ke Pertalite tapi was-was sama mesin.
Nasi di warung langganannya naik dari Rp10.000 ke Rp12.000. Dia juga nambah jam.
Dua-duanya bukan pemilik Mercy, Pak Menteri.
Kalimat "malu dikitlah" itu terdengar gagah dari podium INDEF. Terasa berbeda dari balik stir motor ojol jam 7 pagi.
Mercedesnya di mana?
Selamat untuk Aisyah Ar Rumy yang telah berhasil meraih Juara Kedua mewakili Indonesia di ajang Dubai International Holy Quran Award sesi ke-28 tahun 2026 (1447 H) di Uni Emirat Arab.
.
.
🎥 aisyah_hafizind
Israel melarang imam Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur untuk memasuki kompleks masjid selama satu minggu, beberapa hari sebelum dimulainya Bulan Suci Ramadan.
Dikutip dari Anadolu Agency, Pemerintah Provinsi Yerusalem dalam pernyataannya menyatakan bahwa imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Muhammad Ali Abbasi, ditahan oleh pasukan Israel dan dilarang memasuki kompleks masjid selama satu minggu. Pernyataan tersebut tidak menyebutkan alasan pelarangan dan penahanan tersebut.
Tindakan pelarangan tersebut terjadi di tengah eskalasi Israel di seluruh Tepi Barat dan Yerusalem Timur, termasuk pembatasan masuknya jemaah dan peningkatan serangan ke kompleks yang rawan konflik tersebut.
Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Muslim. Orang Yahudi menyebut daerah itu Bukit Bait Suci, mengeklaim bahwa itu adalah lokasi dua kuil Yahudi di zaman kuno.
📸: Dok. AFP.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R064 | E053
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Aceh seperti gak di apa apain dan terkesan dibiarkan begitu saja khusus yang bagian dalam💔😭.
Kayu sebanyak itu gak tersentuh escavator pemerintah. Sebentar lagi rahmadan 🥀
No viral no escavator
Hari ini, Shalat Jumat tidak dapat dilaksanakan di masjid yang baru dibersihkan di 📍 Simpang Ulim, Aceh Timur, Jumat 9 Januari 2026, akibat banjir susulan.
Banjir ini bukan sekadar bencana alam, tetapi akumulasi kerusakan ekologis: sungai yang mendangkal, hilangnya hutan, dan deforestasi besar-besaran untuk sawit, tambang, serta pembalakan legal dan ilegal.
Tanpa tindakan serius negara, banjir akan terus menghantam wilayah pesisir Aceh.
Aceh kembali di landa Banjir. Lokasi pengungsian terendam pada 8 Januari 2026 📍di Simpang Tiga Langkahan, Aceh Utara. @prabowo#AcehSedangTidakBaikBaikSaja
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperbarui total korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat lewat Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera Tahun 2025.
Hingga Rabu (7/1/2026) pukul 12.50 WIB, tercatat korban meninggal mencapai 1.178 jiwa dan 147 lainnya hilang.
"Jumlah korban meninggal 1.178 jiwa, hilang 147 jiwa, dan total mengungsi 242.200 jiwa," tulis data tersebut, saat dilihat pada Rabu (7/1/2026).
Dari 1.178 yang meninggal, 371 merupakan warga Sumatera Utara, 264 dari Sumatera Barat, dan 543 dari Aceh.
BNPB juga mencatat jumlah kerusakan pada rumah-rumah warga dan sejumlah fasilitas yang terdampak.
“53 kabupaten/kota terdampak. 175.126 rumah rusak: 53.432 rusak berat, 45.106 rusak sedang, 76.588 rusak ringan,” tulis data tersebut.
“215 fasilitas kesehatan rusak, 3.188 fasilitas pendidikan rusak, 803 rumah ibadah rusak, 776 jembatan terdampak, dan 2.060 jalan terdampak.”
| Narasi Daily
Berdasarkan data dari laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per Selasa (6/1/2026), pukul 11.00 WIB, korban meninggal akibat banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatera mencapai 1.178 orang.
Korban meninggal dunia paling banyak ada di tiga kabupaten/kota. Ketiganya yaitu Aceh Utara sebanyak 229 orang, Kabupaten Agam sebanyak 194 orang, dan Tapanuli Tengah sebanyak 128 orang.
Sementara jumlah korban hilang sebanyak 148 orang dan masyarakat yang masih mengungsi berjumlah 242,2 ribu orang.
| Narasi Daily
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah data akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Hingga Senin (5/1), total korban meninggal dunia bertambah mencapai 1.177 orang, Aceh menjadi Kab/Kota dengan jumlah meninggal dunia tertinggi.
Sementara, ada penurunan angka untuk data lain dari hari-hari sebelumnya, di antaranya 148 orang yang masih dinyatakan hilang. Lalu jumlah pengungsi saat ini, yaitu 242,2 ribu orang, Aceh Tamiang menjadi Kab/Kota dengan jumlah pengungsi tertinggi.
BNPB juga kembali mencatat jumlah kerusakan pada rumah-rumah warga dan sejumlah fasilitas yang terdampak.
"52 kabupaten/kota terdampak.178.479 rumah rusak: 52.303 rusak berat, 43.933 rusak sedang, 82.243 rusak ringan," tulis data tersebut.
"215 fasilitas kesehatan rusak, 3.188 fasilitas pendidikan rusak, 803 rumah ibadah rusak, 34 jembatan terputus dan 81 jalan terputus"
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperbarui total korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat lewat Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera Tahun 2025.
Hingga Jumat (2/1/2026) pukul 09.40 WIB, tercatat korban meninggal mencapai 1.157 jiwa dan 165 lainnya hilang.
"Jumlah korban meninggal 1.157 jiwa, hilang 165 jiwa, dan total mengungsi 381.100 jiwa," tulis data tersebut, saat dilihat pada Jumat (2/1/2026).
Dari 1.157 yang meninggal, 365 merupakan warga Sumatera Utara, 262 dari Sumatera Barat, dan 530 dari Aceh.
BNPB juga mencatat jumlah kerusakan pada rumah-rumah warga dan sejumlah fasilitas yang terdampak.
“52 kabupaten/kota terdampak. 166.925 rumah rusak: 53.555 rusak berat, 41.925 rusak sedang, 71.445 rusak ringan,” tulis data tersebut.
“215 fasilitas kesehatan rusak, 3.188 fasilitas pendidikan rusak, 803 rumah ibadah rusak, 34 jembatan terputus, dan 81 jalan terputus.”
| Narasi Daily
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan data terbaru penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Berdasarkan data yang diunggah di situs BNPB, Rabu (31/12/2025), hingga pukul 11.00 WIB, dilaporkan ada 1.141 orang meninggal dunia, 163 jiwa hilang, dan 395.795 jiwa mengungsi.
“Hari ini bertambah satu korban yang ditemukan dan sudah diidentifikasi,” kata Abdul dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/12).
Adapun 1.141 korban jiwa tersebut rinciannya, 514 korban meninggal dunia di Aceh, 365 di Sumatera Utara, dan 262 di Sumatera Barat. Untuk jumlah pengungsi akibat bencana di tiga provinsi di Sumatera, rinciannya 374.286 korban mengungsi di Aceh, 11.574 di Sumut, dan 9.935 di Sumbar.
“Jadi memang untuk korban mengungsi ini makin turun, tapi ini masih ada hampir 400 ribu saudara-saudara kita yang masih berada di titik- titik pengungsian,” ucap Abdul.
| Narasi Daily
1 Januari 2026 bisa jadi hari terakhir kebebasan berpendapat kita. Tak ada lagi yang berani mengkritik presiden karena tidak menetapkan status bencana nasional. Masyarakat yang muak dengan anggota DPR RI yang joget-joget tak lagi berani menyerukan bahwa DPR adalah Dewan
Jika orang Aceh terus berisik karena mereka berhak bersuara atas hidup mereka atas ruang hidup mereka. Jika kamu merasa saat di daerahmu juga kemalangan tapi adem saja, maka berisiklah. Jangan karena orang memperjuangkan hak mereka, kamu yang malas berjuang memaksa orang lain juga diam.
Skandal MBG: Kroni Prabowo Hingga Intrik di Badan Gizi
Tempo mengungkap proyek makan bergizi gratis sepanjang 2025. Mulai dari keluarga dan kroni Prabowo Subianto yang menggarap proyek sampai konflik di internal Badan Gizi Nasional.
Simak selengkapnya Program Bocor Alus Politik di Channel Youtube Tempodotco dan Spotify
#BocorAlusPolitik #PodcastBAP #PodcastTempo
Masa Depan Kebebasan Berpendapat di 2026
Sejumlah media, jurnalis, dan aktivis prodemokrasi mengalami ancaman dan teror sepanjang 2025. Terjadi pada media lokal dan nasional.
Simak selengkapnya Program Bocor Alus Politik di Channel Youtube Tempodotco dan Spotify
#BocorAlusPolitik #PodcastBAP #PodcastTempo
Kronologi
Aparat TNI bersenjata membubarkan konvoi bantuan kemanusiaan warga Aceh menuju Aceh Tamiang yang mengibarkan Bendera Aceh, Kamis (25/12/2025). Pembubaran pada malam hari dilaporkan disertai kekerasan hingga menyebabkan sejumlah relawan luka.
Konvoi tersebut membawa logistik korban banjir besar akibat Cyclone Senyar, yang disebut terparah dalam sejarah Aceh–Sumatera. Relawan mengibarkan Bendera Aceh sebagai simbol solidaritas dan protes atas lambannya penanganan, serta mendesak penetapan status Bencana Nasional.