dunia jangan jahat-jahat ya, aku gak mau nyusahin siapa-siapa buat dijadiin tempat ngadu, aku cuma bisa nyalahin diri sendiri untuk semua hal yang sudah terjadi.
Kalau kamu perempuan yang sudah 26-30 tahun
Nggak ada yang ngasih tahu kalau di usia ini hidup bisa terasa seperti harus dibangun ulang dari awal. Jadi biar aku yang ingetin.
1. Jaga lutut, punggung, dan pinggulmu seolah-olah itu nggak bisa diganti.
afirmasi positif :
mulai detik ini banyak hal baik datang kepadaku. aku percaya pada diri sendiri. aku mampu, aku kuat, aku hebat. hatiku tenang. aku layak dicintai. rezeki datang dengan cara yang mudah dan indah.
sejujurnya nangis karena kasian ama diri sendiri itu rasanya beda.
It’s not angry crying, it’s exhausted crying. Lu nangisin versi lu yang udah berjuang keras tapi jarang dapet break or appreciation even from yourself.
Happy Dearest Birthday to You 🌌✨🌟
Semoga kamu sehat selalu, dikelilingi oleh kebahagiaan, bertumbuh menjadi Individu yang terbaik dan bisa menginspirasi bagi semua, live long and be well, GBU 🎂
Dear little me, terima kasih udah kuat bertahan meski dulu kamu sering nangis dan keliatan cengeng. Dari setiap air mata itu, ternyata kamu belajar jadi lebih tangguh. Aku tau dulu kamu sering dibully dan rasanya sakit banget, tapi lihatlah sekarang kamu bisa melewati semuanya,
Polisi Tangkap Ayah yang Aniaya Anak Kandungnya Usia 1 Tahun di Purwakarta
Bandung: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta menangkap seorang pria yang melakukan penganiayaan terhadap anaknya sendiri berusia 22 bulan atau 1 tahun 10 bulan. Saat ini, pelaku berinisial DH telah ditahan di Mapolres Purwakarta untuk menjalani pemeriksaan.
Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi mengatakan, motif pelaku melakukan penganiayaan kepada korban karena berkonflik dengan istrinya. Pelaku merekam sendiri penyiksaan terhadap ananyak, kemudian dikirim ke istrinya.
“Pelaku sudah dapat kami amankan. Proses penyidikan sedang berjalan. Dugaan awal karena ada konflik rumah tangga, kemudian pelaku ini mengirim video ke istrinya supaya cepat pulang,” ucap Enjang saat dihubungi wartawan, Jumat 4 Juli 2025.
Enjang mengatakan, penyidik masih melakukan pendalaman terkait waktu peristiwa penganiayaan dilakukan oleh pelaku. Sebab, pelaku baru ditangkap hari ini.
“Ini kami pemeriksaan dulu. Kejadian tanggal berapa, tanggal berapanya karena pelaku baru ditangkap. Kalau dari pengakuan tetangga itu sering, memang si pelaku ini temperamen,” kata dia.
Untuk saat ini, kata Enjang, korban tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit karena terdapat luka memar di beberapa bagian tubuhnya. Dia juga memastikan Dinas Sosial (Dinsos) melakukan pendampingan untuk mengatasi trauma korban.
“Baru 22 bulan. Korban dirawat di Dinsos Purwakarta. Ada luka memar di beberapa bagian tubuh,” kata dia.
Rekaman video penganiayaan terhadap anak 22 bulan tersebut sempat viral di media sosial Instagram. Pelaku melakukan kekerasan dengan menginjak bagian perut dan wajah korban.