KIDDie. ⠀Menghilang 2 hari. Maaf ya. Aku coba aktif dulu untuk balas plot, kalau masih tidak membaik, aku izin menyimpan Ara selama seminggu ke depan. Hitung-hitung istirahat karena mau lebaran Idul Adha. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.
⠀
[ TOLONG BANTU SEBARKAN ]
https://t.co/JkYYf4HET9 Tengah mencari relasi rumpang; kriteria dan alur cerita seperti yang tertera pada foto di bawah. Jika berminat, boleh tinggalkan jejak atau langsung hampiri pesan langsung!
⠀
@TamagoPost ️️ ️️
WN. Halo, mau mengajukan diri untuk tawaran ini kalau tidak masalah dengan FC, usia (Kim Minjeong, 2004), & background story dari karakter perihal keluarga dan pekerjaan yang sudah rampung. Berkenan berdiskusi untuk dapatkan benang merahnya di Chat. Trims!
️️ ️️
️️ ️️
... diisi dengan kegiatannya entah berkencan atau bermain bersama teman. Kahaara jarang melakukannya, mungkin kesendirian di kamar dan menikmati liburan singkat setiap minggu adalah kesenangannya semata.
️️ ️️
... kembali. "Nggak perlu besar, kecil ke sedang... Mungkin, disini," Kahaara kemudian menunjuk pergelangan tangannya, tidak jadi memutuskan untuk menyembunyikan tato mahakarya @enpathium.
️️ ️️
️️
MEMPERSEMBAHKAN :
Temu langka antara @MaraMerona dan @enpathium. Tiada janji temu atau sengaja dalam berpapasan, hanya satu yang penuh gairah dan satu yang ingin rasakan kebebasan.
️️
️️ ️️
... yang menggambarkan sesuatu tapi bisa estetik juga?" Betul-betul awam, sepertinya. Kahaara balas menatap, "Maaf, Mas. Saya betulan nggak ada bayangan sama sekali. Itu menyusahkan pasti ya? Yang penting... Bukan bentuk yang aneh aja, kalau dari saya," lanjutnya ...
(..) Reymus mengambil portofolio di rak meja.
"Biasanya ada dua tipe orang pertama kali mau bikin tato." Dia menatap puan yang terlihat betul-betul awam dan mulai menjelaskan.
@MaraMerona Sepertinya memang akhir-akhir ini banyak sekali peminat tato bagi first timer, termasuk gadis yang baru saja berbicara tentang keinginanya.
Reymus tersenyum dan menatap dari balik kacamatanya. "Tatonya udah ada bayangan?" Selagi berniat untuk mendengar si klien barunya, (..)
Tetapi, selebihnya ia merasa tidak apa-apa. Menumpu kemudian ia di pegangan tangga, matanya mencari keberadaan sepatu hak yang hancur entah kemana. Didapatinya satu masih tinggal di kaki, satu lagi mungkin sudah terlempar entah kemana.