Guys, ada satu orang di debat Head to Head CNN Indonesia yang menurut gue paling berani dan paling jujur dalam menggambarkan kondisi ekonomi Indonesia sekarang.
Prof. Ferry Latuhihin pakar ekonomi dan analis pasar modal tidak basa-basi.
Tidak diplomatis.
Langsung ke inti.
Dan apa yang dia katakan sangat sulit dibantah.
Pertama tentang prediksi yang bikin banyak orang tidak nyaman:
Ferry memprediksi rupiah bisa menyentuh Rp20.000 di Juni, Rp22.000 di Juli, dan Rp25.000 di akhir tahun.
Banyak yang langsung menolak prediksi ini.
Tapi Ferry punya alasan yang sangat spesifik dan yang paling penting:
track record-nya selama ini benar.
Dia sudah prediksi IHSG ambruk benar.
Dia prediksi rating Indonesia di-downgrade benar. Dia prediksi dolar menembus Rp17.000 malah lewat.
Dan ini argumen intinya yang paling kuat:
"Kalau kamu bilang ini semua gara-gara faktor eksternal global coba lihat angkanya.
Saat mata uang negara-negara Asia lain menguat terhadap dolar rupiah tetap melemah.
Saat bursa Asia menghijau IHSG kita turun hampir 5% dalam sehari."
"Jadi kalau kamu taruh semua blame di faktor global
you must be wrong.
Karena boroknya ada di kita sendiri."
Dan ini tentang apa yang Ferry sebut sebagai borok internal yang paling mengejutkan:
Sebelum perang Iran bahkan dimulai Fitch dan Moody's sudah menurunkan outlook Indonesia.
Di angka pertumbuhan 5,11% yang seharusnya bagus lembaga rating justru memberikan sinyal negatif.
Kenapa?
Karena mereka melihat sesuatu yang tidak bisa disembunyikan oleh angka pertumbuhan:
kebijakan yang tidak bisa diprediksi dan tidak memberi kepercayaan kepada investor.
Contoh yang Ferry sebut:
begitu PT DSI didirikan S&P langsung menggonggong dengan ancaman downgrade.
Begitu Danantara diumumkan Fitch langsung memberikan rating sangat negatif.
"Ini bukan tentang apakah kebijakan itu niatnya baik. Pertanyaannya:
apakah investor percaya kebijakan itu benar atau koplak?"
Dan ini tentang lingkaran setan yang paling sulit dipecahkan:
Kalau pemerintah mengeluarkan obligasi baru dengan kupon lebih tinggi untuk menarik investor yang pertama kena dampaknya adalah asuransi, dana pensiun, dan bank sebagai pemegang SBN yang ada sekarang.
Nilai aset mereka turun.
Loanable fund berkurang.
Kredit ke ekonomi makin seret.
Tapi kalau tidak dinaikkan investor tidak mau masuk karena imbal hasilnya tidak sebanding dengan risiko.
"You cannot close the balloon here without it inflating somewhere else.
What a big nonsense you say every time oh ekonomi kita kuat 5,6% pertumbuhannya."
Dan ini yang paling relevan untuk kehidupan sehari-hari:
Ferry mengingatkan sesuatu yang sering dilupakan:
Indonesia masih impor kedelai untuk tahu tempe, masih impor gandum untuk roti, masih impor gula, masih curiga impor beras, masih impor jagung, masih impor pupuk dan tentu saja masih bergantung impor minyak.
Artinya setiap kali rupiah melemah semua harga bahan pokok itu ikut naik.
Bukan karena kebijakan harga domestik berubah.
Tapi karena bahan bakunya sendiri lebih mahal dalam rupiah.
Dan kondisi ini diperparah oleh sesuatu yang Ferry sebut shrinkflation harga barang tidak naik tapi ukurannya mengecil.
Ini tidak dihitung sebagai inflasi secara resmi tapi dampaknya ke kantong masyarakat sama saja.
Dan ini kalimat Ferry yang paling menohok tentang BI menaikkan suku bunga 50 basis poin:
"Diketawain sama market."
Bukan karena langkahnya salah secara teori.
Tapi karena hitungannya tidak masuk:
kalau US Treasury yield 4% dan Indonesia harusnya membayar risk premium minimal 3% di atasnya karena rating yang lebih rendah berarti SBN seharusnya diperdagangkan di yield sekitar 10%. Tapi sekarang masih di bawah 7%.
Artinya: investor yang rasional tidak akan masuk.
Dan yang sudah ada di dalam punya alasan kuat untuk keluar.
Dan ini yang paling penting dari seluruh analisis Ferry:
"Ini bukan temporary shock.
Ini systematic shock. Bedakan itu."
Temporary shock artinya ada gangguan dari luar yang akan reda sendiri.
Systematic shock artinya ada masalah struktural di dalam sistem yang tidak akan selesai hanya dengan menunggu.
Dan selama tidak ada mitigasi risiko yang nyata — bukan sekadar pernyataan bahwa fundamental ekonomi kuat tekanan terhadap rupiah tidak akan berhenti.
"Purbaya bilang tenang aja ini temporary.
Kalau temporary kenapa dari tahun lalu terus naik? Temporary apanya?
Ferry bukan sedang menakut-nakuti.
Dia sedang menjalankan fungsi yang paling penting dalam ekonomi: memberikan sinyal yang jujur ketika sinyal resmi tidak mencerminkan realitas.
Dan realitasnya sekarang adalah: rupiah di Rp17.900 bukan hanya angka di layar. Itu adalah hasil akumulasi dari masalah kepercayaan yang sudah menggerus selama berbulan-bulan
dari kebijakan yang tidak konsisten, dari program besar yang dipertanyakan tata kelolanya, dan dari narasi optimisme yang tidak didukung oleh tindakan mitigasi yang nyata.
Masalah kepercayaan tidak bisa diselesaikan dengan pidato. Hanya bisa diselesaikan dengan rekam jejak — dengan kebijakan yang konsisten, transparan, dan bisa diprediksi.
Dan sampai itu terjadi Ferry mungkin benar.
mungkin bulan depan kita akan bertemu
rupiaah di 20.000/usd
❤️🗣️ Gabriel Magalhães on missing the decisive penalty in the Champions League final:
“I felt terrible. I felt like I had let my teammates down. For a moment, I felt worthless.
But what happened afterwards surprised me. The love and support from Arsenal fans was beyond anything I could have imagined.
The staff, my teammates, everyone at the club stood by me. But the fans were incredible. They bought my shirt, shared messages of support, created pictures and videos, and flooded social media with encouragement.
They reminded me that mistakes are part of football and that one moment does not define a person or a season.
I will never forget the love you showed me during one of the hardest moments of my career.
Thank you, Arsenal family. ❤️
Semalam saya analisis ada kemungkinan Dadan MBG bukan dipecat tapi “diamankan”.
List potensi fraud BGN:
1. Infrastruktur TIK 5.000 SPPG: Rp 665 M -> penunjukan langsung
2. Sistem Informasi Gizi Nasional: Rp 600 M -> penunjukan langsung
3. Motor listrik 21.801 unit: Rp 1,2 T -> e-katalog, supplier tunggal
4. Tablet & perangkat IT: Rp 830 M -> e-katalog
5. Pakaian & kaos kaki: Rp 622 M -> swakelola Unhan
6. Sertifikasi halal: Rp 141 M -> diduga pemecahan paket, dilaporkan ICW ke KPK
7. Jasa akomodasi sosialisasi: Rp 18,2 M -> penunjukan langsung
8. Rekomendasi kebijakan gizi: Rp 10 M -> penunjukan langsung
9. Jasa EO (31 paket): tidak dirinci -> tanpa tender kompetitif
10.Pengelolaan opini publik: Rp 800 juta -> e-purchasing
Total teridentifikasi: >Rp 4 triliun.
foto PAK DADAN di mana-mana, terlihat menyedihkan. tapi ironinya, sebetulnya dia gak senaas itu.
sejak dulu sering bilang, hukuman terberat untuk koruptor itu hanya pada saat ditangkap dan jadi berita.
jadi samsak hujatan seindonesia raya, tapi bentar doang.
setelah vonis pengadilan, apapun hukumannya, hidupnya akan kembali enak.
masih bisa menjalani hidup nyaman di lapas, keluarganya tetap bergelimang harta, tau-tau sudah keluar penjara menikmati hasil jarahan yang "telah diamankan" 😄
kelak status residivis koruptor gak akan membuatnya dikucilkan, tetap dihormati lingkungannya karena masih dianggap golongan elit, punya pengaruh, banyak uang, dan banyak teman sesama elit.
masyarakat pun bisa mudah lupa.
bahkan, gak sedikit mantan koruptor bisa kembali menjadi pejabat publik. contohnya ada yang menang pileg dan sekarang jadi wakil ketua komisi VI DPR, ada pula yang dapat jabatan jadi ketua tim pakar danantara.
realitanya memang gak pernah ada sanksi hukum yang tegas dan bisa bikin jera, membuat negara kita selalu jadi surganya para koruptor.
sudah jadi rumus alam, sebuah tempat bisa jamuran karena lingkungan memberi ruang dan segala hal yang dibutuhkannya untuk hidup. :)
buat yang belum tahu prabowo hari ini ada pidato
tapi tidak di tayangkan secara live di sentul
isinya kurang lebih:
- ucapan terimkasih kepada pejabat yang hadir
- ucapan terimaksih kepada teman dia dari luar negeri
- MBG itu tugas saya untuk negara
- Saya kalah 4 kali, kalian ketawa??
- bnayak rakyat miskin karna tidak bisa makan
- sedih karna harus memecat ketua BGN
- Kecewa karna orang kepercayaan korupsi
- marah marah ke asing , Kalau merasa lebih pinter dari NKRI, coba aja
- Gak mau kerja bener? minggir, cari anak bangsa baru
- KPK BPKP Jaksa Agung mau tambah orang berapa? lapor saya penuhi
- MERDEKA 3 X
di korporasi kalo ada kegiatan bisnis resmi yang pake uang CEO-nya berarti ada indikasi sistem budgeting, cost control, dan perencanaan kegiatan perusahaannya ga beres 😭 ini hal basic banget ga sih bahkan anak maba semester 1 di FEB juga paham kali
Sambil memberikan laporan-laporan bohong seperti 19 ribu sapi dipotong dalam sehari untuk MBG, dia dapat 1M/hari, 356M/tahun. Kalian bayangin presiden kayak Prabowo dengan mudahnya dikibuli bawahannya sendiri.
Kalau Juni ini merah lagi, Pemerintahan Presiden Prabowo mencetak sejarah dengan IHSG 6 bulan beruntun✅
Dan gak main main mayoritas diatas 5% semua, emang mencetak sejarah luar biasa..
Sekaligus USD cetak all time high 👏
IHSG menjadi indeks bursa terburuk di dunia Year to date dengan membukukan return -31,29%.
Sementara indeks bursa ASEAN justru membukukan retun bagus. SET Thailand +26% dan Singapura STI +10%.
Masih mau nyalahin global lagi?
Sumber data: https://t.co/0hxSRw1oBy
guys lu pada tau gk nih
prabowo pulang pulang dari perancis
langsung umumkan kenaikan pajak
untuk pt dan cv sebesar 22% dari omset
gambaran kalo usaha kamu punya
laba bersih 100 juta
maka 22 juta wajib lu setor ke negara
indonesia emang anehh
kaya dengan sumber daya alam
hampir penghasil nomor 1-5
nikel emas timah sawit dlll
tapi penghasilnya 80 % dari hasil
mempajaki rakyatnya sendiri
kasarannya uang hasil pajak
itu di pake buat biayain kunker prabowo
untuk MBG dan Kopdes
dari data terbaru ada 65,5 juta UMKM
di indonesia
maka siap siap bakal ada badai PHK
akibat kenaikan pajak ini
mau gamau owner mikir 2x biar bisa
tetap sustain
Jared Kushner and Ivanka Trump are taking over protected Albanian land in a $1.4 billion project to build luxury resorts and an Israeli-linked development.
The Albanian prime minister changed the law to make it happen.
Now his house is burning.
There's a common misconception China's spectacular growth was enabled by free trade.
China liberalised, yes, but in a way that *defied* neoliberal doctrine.
The state controlled liberalisation through capital controls, forced technology transfer, and state ownership.
🚨🇺🇸 Breaking: An NYT journalist just had her residence permit revoked in China.
The Western media is already framing it as arbitrary expulsion. But the foreign ministry’s account tells a different story.
According to spokesperson Lin Jian, the reporter had been deceiving people into giving interviews without their knowledge, a direct violation of China’s regulations on foreign media operations. Her permit was revoked under existing law, not on a whim.
There is context here that gets lost in the outrage.
The New York Times gave Taiwan authorities a platform to push separatist rhetoric and referred to China’s Taiwan region as a “country.” That is a clean violation of the one-China principle and the three joint communiqués. It is not a grey area. The ministry told the paper to correct its mistakes. The paper chose not to.
Meanwhile, the US has been running what it calls “reciprocity,” which in practice means political suppression of Xinhua journalists working legally in America. Chinese reporters’ applications for US assignments are rarely approved. In the other direction, China has shown flexibility, providing visa facilitation for numerous American journalists coming to report.
The asymmetry is not subtle. One side facilitates. The other obstructs. But the media narrative only ever flows one way.
The facts of this case are straightforward. The root problem is Washington’s pattern of politicising media issues and then crying foul when the mirror gets held up.
China’s position is consistent. Foreign journalists who follow the rules are welcome. Those who don’t, aren’t. That is how every country operates. The difference is that when China enforces its laws, it becomes a story about press freedom. When the US does it, it is national security.
The NYT should fix its reporting.
The US should honour the understandings it reached with China on media treatment.
China's construction machinery exports exceeded US$16 billion in the first quarter of this year. The main export destinations included Africa, Europe and North America.
Western media loves calling China’s manufacturing strength “overcapacity.”
But notice what they call overcapacity:
construction machinery,
electric forklifts,
excavators,
agricultural equipment,
solar panels,
EVs,
ships,
bridges,
ports,
things that build, feed, move, and electrify the world.
Funny.
They never scream “overcapacity” when the U.S. military-industrial complex floods the planet with missiles, bombs, fighter jets, drones, and artillery shells.
So the question is not whether China produces too much.
The question is:
Why is cheap machinery that helps farmers, builders, miners, ports, and developing countries considered a “threat,”
while endless weapons production is treated as “security”?
China exports machines that build roads, harvest food, move cargo, and improve lives.
The West exports weapons that need wars to justify their production lines.
That is the real difference.
China’s “overcapacity” builds the world.
America’s overcapacity buries it.
@watmanAFC Yes, we give off the impression that we were confident to see the game out with 1 goal.
And seeing as to how they only managed that one penalty goal in 120 mins.
I'd say that confidence is not unfounded.
At 1-1 we had chances to build up and didn't with bad decision making.
I was gonna make a Tiananmen square anniversary post but Angelo got it covered.
20 second summary:
Protest leader said on video
“We want to see blood”
then watched the protest from afar and then ended up in a comfy position in Beautiful Country America 美國
Tank man alive.
Why Business Leaders Fear $5 TEMU Deals
Your spreadsheet says "bargain," but your brand says "suicide." In 2026, sourcing is about reliability, not just price. Don't let a $5 gadget kill your Amazon account. Send me a DM, if you need help source prod...