Di hadapan Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, anggota parlemen Hong Kong Dominic Lee membuat pernyataan yang mengejutkan:
"Barat berbicara tentang hak asasi manusia, tetapi membiarkan Israel lolos begitu saja setelah melakukan genosida.
Darah warga Palestina dan Iran ada di tangan mereka.
Apa kredibilitas moral yang dimiliki Amerika?
Sebuah negara yang diperintah oleh pengikut Epstein!"
Terima Kasih, Pernyataan Anda Mewakili Umat Manusia di Seluruh Dunia.
Solidaritas publik untuk Andrie Yunus sangat dibutuhkan untuk membantu mengungkap kebenaran.
Jika anda berada di sekitar Jalan Talang pada 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 dan memiliki foto, video, rekaman dashcam, atau CCTV yang mungkin merekam situasi di sekitar lokasi kejadian, dokumentasi Anda bisa menjadi potongan penting untuk mengungkap pelaku.
Silakan kirimkan dokumentasi melalui email: [email protected] atau melalui DM Instagram KontraS.
Identitas Anda akan dijaga kerahasiaannya.
Pada malam itu, Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal.
Serangan ini bukan hanya melukai satu orang, tetapi juga mengancam rasa aman kita bersama. Karena itu, setiap dokumentasi dari publik bisa membantu membuka jalan menuju keadilan.
Mari bantu ungkap kebenaran. #KeadilanUntukAndrieYunus #StopKekerasan
๐ธ๐ฆ๐บ๐ฒ๐ฎ๐ฑ Arab Saudi mengumumkan secara resmi melarang wilayah udaranya digunakan untuk konflik dengan Iran !
Namun fakta berkata lain, pesawat AS terus-menerus terbang di atas Arab Saudi menyediakan pengisian bahan bakar di udara untuk jet tempur AS-Israel yang menyerang Iran.
Influencer Andrea Novita menguji coba di lab terkait lele mentah yg disimpan dalam suhu ruang.
Persis seperti saya lakukan uji lab. Ada yg diberi perlakuan A, B, dan C, lalu kita bandingkan.
Hasilnya?
MBG full dg bakteri jahat.
Dia aja mau muntah pas uji cobanya.
Guys kata Tom Lembong di podcast Malaka dan ini salah satu yang paling jujur yang gw dengar dari mantan pejabat Indonesia soal kondisi sekarang.
Dia bilang kebijakan luar negeri Indonesia sekarang paling berantakan sejak 1965.
Bukan sejak 1998. B
ukan sejak reformasi. Tapi sejak 1965.
Dan dia kasih contoh konkret yang bikin gw tidak bisa bantah.
Beberapa minggu lalu Indonesia bergabung ke Board of Peace yang diketuai Amerika dan Israel.
Seminggu setelah itu Amerika dan Israel menyerang Iran.
Sekarang Indonesia ngemis ke Iran minta kapal tanker kita boleh lewat Hormuz.
Dan Iran dalam kondisi marah besar habis diserang mau simpati ke kita?
Itu konsekuensi langsung dari kebijakan luar negeri yang tidak berprinsip.
Soal energi ini yang paling bikin gw ngeri.
Stok BBM dan LPG nasional kita hanya ekuivalen dengan 20 sampai 25 hari konsumsi.
Itu saja.
Kalau Hormuz tidak buka dalam 25 hari puluhan kota di Indonesia bisa kehabisan bensin dan gas.
Ibu ibu tidak bisa masak.
Logistik lumpuh.
Bukan skenario jauh.
Itu risiko yang menurut Tom Lembong sangat nyata dan sangat dekat.
Bandingkan dengan Jepang yang stoknya 250 hari. China yang stoknya 1,3 miliar barel.
Mereka sudah siap dari jauh jauh hari.
Kita masih 20 hari dan tidak ada rencana darurat yang jelas.
Dan ini yang paling menyakitkan dari semua yang dia bilang.
Tahun lalu harga minyak dunia lagi murah.
Surplus 2 juta barel per hari.
Itu saat yang sempurna untuk borong dan nambah cadangan nasional.
Tapi tidak dilakukan.
Uangnya dialihkan ke program program lain yang multiplier effect-nya kecil yang kita sudah tau semua itu yaps EMBEGE
Soal tarif Trump Indonesia panik duluan. Buru buru negosiasi. Dapat kesepakatan tarif 19%. Eh satu hari kemudian Mahkamah Agung Amerika batalkan tarif itu karena ilegal. Negara yang tidak panik sekarang cukup bayar 10%. Kita yang paling semangat negosiasi malah kena 19%.
Tom Lembong bilang ini pelajaran lama yang terus diulang. Kalau kita tinggalkan prinsip demi keuntungan jangka pendek hasilnya selalu buruk. Selalu.
Dan kata dia satu satunya hal yang bisa dilakukan masyarakat sekarang hemat. Kencangkan ikat pinggang. Nabung. Dan mulai pikirin alternatif kalau LPG benar benar langka.
Karena pemerintah sendiri belum punya solusinya.