Lulusan Harvard dan Stanford university nggak laku di negara ini
yang ada jadi bawahan mereka ini
tips sukses di indo:
- cukup jadi penjilat presiden
- jadi tim sukses waktu pilpres
- kalo bisa ada adegan nangis poin +
Lo lagi Interview di suatu perusahaan
Pas HRD tanya: "Ceritakan tentang diri kamu."
Kebanyakan orang langsung jawab: "Nama saya [nama], saya lulus dari…"
Langsung ilang minatnya HRD pas denger kata "lulus."
Mending coba yang ini aja:
Semua berproses lah ya, dari jaman ngekos sampai punya rumah sendiri 🥹✨
Slide 1 / Jaman ngekos
Slide 2 / Kontrakan pertama
Slide 3 / Kontrakan kedua
Slide 4 / Rumah sendiri
"Bagi rakyat Jepang, ini adalah sesuatu yang normal," kata pelatih Jepang Hajime Moriyasu di Piala Dunia 2022 lalu.
Kala itu pemain dan suporter Jepang sama-sama viral karena mereka membersihkan ruang ganti dan tribun.
Di ruang ganti bahkan mereka menuliskan ucapan terima kasih.
Itu mereka lakukan baik saat menang maupun kalah.
Apapun kondisinya, WN Jepang memegang teguh kultur mereka untuk meninggalkan suatu tempat dalam keadaan yang bersih, bahkan lebih bersih dari sebelumnya.
“Itu adalah didikan yang kami terima. Itu budaya dasar kami. Bagi kami, tidak ada yang spesial," jelas Moriyasu.
Dan memang benar, hingga kini di Piala Dunia 2026 pun, mereka tak pernah meninggalkan kultur tersebut.
Kita lagi-lagi terkesima.
Jadi pelajaran apa yang bisa kita dapat bapak-bapak?
Tentu saja, bapak-bapak jangan lupa bersih2 rumah dan ajarkan kepedulian kebersihan kepada anak sejak dini hehehe
Guys, lu pada tahu nggak kenapa Habibie mencopot Prabowo dari Pangkostrat?
Dan yang lebih penting lu pada tahu nggak bahwa pencopotan itu terjadi dalam kurang dari satu hari setelah Habibie menerima laporan?
Ini bukan gosip.
Ini diceritakan sendiri oleh Habibie
dalam wawancara yang direkam tahun 2006.
Ini konteksnya dulu:
Mei 1998. Soeharto baru saja mundur.
Habibie dilantik sebagai presiden.
Indonesia dalam kondisi paling kacau sejak 1965 demonstrasi massal, kerusuhan, ekonomi hancur, dan kepercayaan publik terhadap negara di titik nol.
Habibie baru duduk di kursi presiden.
Belum hafal protokolnya.
Dia sendiri cerita waktu mau duduk di kursi kerja presiden, dia bingung mau duduk di mana karena tidak tahu posisi duduk yang benar sebagai presiden.
Sampai protokol yang kasih tahu.
Di tengah situasi sekacau itu Wiranto datang menemui Habibie dengan laporan yang sangat serius.
Ini isi laporan Wiranto:
Ada gerakan pasukan Kostrat yang bergerak menuju dua titik: Istana dan kawasan Kuningan tempat rumah Habibie berada.
Pangkostrat saat itu: Prabowo Subianto.
Wiranto juga menyampaikan satu hal lagi yang sangat penting: dia memegang Kepres yang memberikan kewenangan bertindak mengamankan situasi kalau keadaan membutuhkan "seperti Supersemar."
Bayangkan momen itu.
Presiden baru yang baru beberapa hari menjabat. Pasukannya sendiri bergerak tanpa perintah.
Dan Pangab datang dengan Kepres yang bisa memberinya kewenangan mirip Supersemar.
Habibie mendengar semua itu.
Diam sebentar.
Lalu menyimpulkan satu hal tentang Wiranto:
"Saya terkesan orang ini jujur."
Dan ini keputusan Habibie:
Tidak ada rapat panjang.
Tidak ada sidang kabinet darurat.
Tidak ada negosiasi.
Habibie memberikan petunjuk langsung kepada Wiranto:
"Sebelum matahari terbenam Pangkostrat diganti.
Dan kepada penggantinya ditugaskan untuk segera mengembalikan semua pasukan Kostrat ke tempatnya masing-masing."
Satu kalimat perintah.
Satu hari. Selesai.
Prabowo dicopot dari Pangkostrat sebelum hari itu habis.
Dan ini pertemuan yang paling mengejutkan setelahnya:
Prabowo tidak terima.
Dia datang langsung ke ruang kerja presiden menemui Habibie.
Habibie sebenarnya bisa menolak.
Tidak ada kewajiban protokol untuk menerima perwira yang baru dicopot tanpa permintaan formal.
Tapi Habibie menerima karena dua alasan pribadi:
Satu — ayah kandung Prabowo adalah Prof. Sumitro Djojohadikusumo yang sejak Habibie SMA sudah jadi idolanya. Keluarga yang sangat dihormatinya secara intelektual.
Dua — Habibie menduga mungkin ada titipan pesan dari ayah mertua Prabowo yaitu Soeharto yang saat itu sudah tidak bisa ditemui langsung.
Tapi yang terjadi di ruangan itu sama sekali tidak seperti yang Habibie perkirakan.
Prabowo menurut cerita Habibie sendiri langsung berkata:
"Anda ini presiden apa? Naif."
Dan ini jawaban Habibie yang menurut gue paling berkarakter dalam seluruh cerita ini:
Tidak marah.
Tidak tersinggung.
Tidak balas dengan ancaman atau kemarahan.
Habibie menjawab santai:
"Masa bodoh.
Yang penting saya presidennya.
Saya yang menentukan finish."
Lalu Habibie menambahkan refleksi yang sangat jujur: banyak orang memandangnya sebelah mata "Habibie kan tukang, bisa buat kapal terbang, mejanya penuh teknologi, tidak ngerti yang lain."
Tapi bagi Habibie justru itu keuntungan.
Karena dia tidak merasa terhina oleh kata-kata itu.
Dan ini yang paling penting untuk dipahami:
Habibie adalah presiden yang legitimasinya paling dipertanyakan dalam sejarah Indonesia.
Naik bukan karena dipilih rakyat.
Naik karena Soeharto mundur.
Banyak yang meremehkannya.
Banyak yang menganggapnya tidak punya otoritas nyata.
Banyak yang berpikir dia hanya boneka transisi yang bisa dikendalikan.
Tapi dalam momen paling krusial itu ketika pasukan bergerak tanpa perintah menuju Istana dan rumahnya sendiri Habibie tidak panik.
Tidak ragu.
Tidak menunggu situasi makin memburuk.
Dia memberi satu perintah.
Sebelum matahari terbenam.
Dan ketika perwira yang dicopot itu datang menyebutnya naif di mukanya langsung dia menjawab dengan ketenangan orang yang tahu persis di mana otoritasnya berdiri.
Yang penting saya presidennya.
Saya menentukan finish.
Habibie mencopot Prabowo
bukan karena dendam pribadi.
Bukan karena politik.
Tapi karena ada gerakan pasukan yang tidak sesuai struktur komando bergerak menuju Istana dan rumah presiden tanpa perintah resmi.
Dan dalam sistem militer manapun di dunia itu bukan sesuatu yang bisa dibiarkan.
Tidak peduli siapa yang memimpin gerakan itu.
Tidak peduli seberapa dekat hubungan personalnya dengan presiden.
Habibie mungkin dianggap naif oleh banyak orang.
Tapi orang yang dianggap naif itu dalam satu hari mengambil keputusan militer yang mungkin menyelamatkan Indonesia dari skenario yang jauh lebih buruk dari yang benar-benar terjadi.
Dan 27 tahun kemudian perwira yang dicopot itu menjadi presiden.
Sementara yang mencopot sudah lama berpulang dan dikenang sebagai salah satu tokoh paling bersih dalam sejarah republik ini.
Sejarah punya cara tersendiri untuk menjawab siapa yang naif dan siapa yang tidak.
Ditambah LBH Muhammadiyah mainnya cantik
Mereka sadar ngelawan ormas jalanan nggak bisa pakai otot balasan.
Jadi, mereka langsung mainin bidak catur nya lewat hukum:
1. Langsung bawa kasus ini ke Polda Metro Jaya (laporan penyekapan).
2. Minta perlindungan ke LPSK pada 25 Mei 2026.
3. Lapor dan audiensi ke Komnas HAM.
Strategi by the book ini bikin gaya premanisme langsung berhadapan head-to-head dengan instrumen penegak hukum negara dan tekanan publik.
Ormas mana pun, sekuat apa pun backing politiknya, bakal mikir dua kali kalau harus nabrak institusi agama sebesar Muhammadiyah yang bergerak secara konstitusional.
Ingat kasus Leony Vitria Hartanti (eks Trio Kwek Kwek)? Ayahnya meninggal 2021. Rumah sudah lunas dari dulu. PBB dibayar rajin tiap tahun. Pas Leony mau balik nama sertifikat, dia kena tagihan PULUHAN JUTA.
Reaksi Leony sama seperti semua org: "Kan bukan jual beli? Ini kan WARISAN?"
Ternyata ada prosedur yang bisa bikin biaya balik namanya jadi 0 rupiah. Tapi banyak yang gak tau. Simak screenshot cara2nya dari akun thread @nafkahnation.dx
Pria gagal itu punya satu kesamaan : kecanduan PMO
PMO itu membunuh fokusmu.
Dopaminmu rusak.
Keinginanmu mengejar impian menurun.
Ambisi hilang.
Dan tiba-tiba... kamu bingung kenapa hidupmu tidak maju.
Setiap PMO adalah satu langkah menjauh dari rezeki & keberanian.
Pria yang kecanduan PMO tidak bisa disiplin, tidak punya arah, dan mudah kalah oleh hawa nafsu.
Berhenti sekarang.
Karena tidak ada masa depan cerah untuk pria yang kalah dari dirinya sendiri.
Mau menambahkan ya dok dari sisi… Tentang coli (onani) sering terkait sama kecanduan p0rn0.
Salah satu penelitian yang pernah saya baca, penelitian tahun 2014 menunjukkan bahwa:
Semakin sering orang mengonsumsi p0rn0, ditemukan adanya: penurunan volume di striatum (bagian otak terkait reward & motivasi) & perubahan konektivitas otak.
Mungkin simplenya itu, otak jadi “terbiasa” dengan stimulasi tinggi, akibatnya hal-hal biasa jadi terasa kurang menarik. Juga jadi cepet bosan, selalu butuh stimulus yang lebih intens, real life sering terasa “kurang hidup”, kurang seru.
Sumber: Kühn & Gallinat (2014). Brain Structure and Functional Connectivity Associated With Pornography Consumption. (JAMA Psychiatry)
Muhammadiyah itu sering ditolak bukan karena salah, tapi karena terlalu cepat.
Setelah kejadian dan keramaian akhir2 ini, gue mulai berfikir ada benernya juga yg beliau sampaikan.
Info cara jadi warga MU @muhammadiyah@MuhammadiyinGL
Sumber terlampir.