Saat Argentina menang lawan Mesir, yang MOTM yang penyama skor, bukan yang buat asis ciamik atas gol ketiga sehingga keadaan berbalik.
Saat Argentina menang lawan Swiss, yang MOTM yang cetak gol pembalik keadaan yaitu Julian Alvarez.
Saat Argentina menang lawan Inggris, yang MOTM yang ngasih asis bukan yang cetak gol.
Benar kata Acerbi di wawancara terbarunya, dunia sepakbola tidak pernah benar-benar memperhatikan Lautaro.
FIFA script got leaked:
France 🇫🇷 will eliminate Morocco 🇲🇦
Spain 🇪🇸 will eliminate Belgium 🇧🇪
Norway 🇳🇴 will eliminate England 🏴
Argentina 🇦🇷 will eliminate Switzerland 🇨🇭
France 🇫🇷 will eliminate Spain 🇪🇸
Norway 🇳🇴 will eliminate Argentina 🇦🇷
Norway 🇳🇴 will beat France 🇫🇷 to win the world cup.
Apa yang terjadi pada Pee Wee Gaskins (PWG) adalah fenomena besar yang belum terulang dalam dua dekade terakhir di peta musik Indonesia. Bayangkan saja, ada band yang di-gatekeep secara ekstrem oleh penggemarnya sendiri, sampai-sampai melahirkan cultural elitism.
Di awal 2000-an, fans PWG yang dikenal dengan sebutan Dorks, tidak rela apabila musik PWG mulai dinikmati banyak orang (mainstream), terutama oleh orang-orang dari kalangan biasa atau bahkan jamet kabupaten. Menurut mereka, selera musik adalah simbol perbedaan "kelas sosial", jadi mereka memutuskan untuk banting setir menjadi haters. Selain itu, banyak juga haters yang latar belakangnya ialah mantan fans Killing Me Inside, yang kecewa karena Sansan memutuskan keluar dari KMI dan lebih memilih PWG.
Di situlah akhirnya muncul apa yang dulu kita kenal dengan Anti Pee Wee Gaskins (APWG). Anggota komunitasnya di fanpage Facebook dulu sampai ribuan dan tiap harinya tak pernah kehabisan bahan untuk menggunjing PWG. Setiap PWG merilis lagu, mereka jadi pendengar nomor satu. Setiap ada konser PWG, mereka rela datang dengan kaos sablon khusus bertuliskan “APWG Dogs” sambil membawa alat tempur berupa sandal, ember, sampai es cekek untuk dilemparkan ke arah panggung. Sangat brutal.
Kapan lagi coba kita bisa melihat fenomena aneh di mana ada paguyuban haters yang jauh lebih effort daripada fans-nya sendiri?
Setelah masuk ke lapangan di menit ke-74 versus Swedia, Yuto Nagatomo menjadi pemain pertama Jepang yang bermain di lima edisi Piala Dunia.
Karier sepak bola panjang, bisnis jalan, hobi bermusik juga gas. Salut.
Terlahir sebagai anak haram konstitusi, dan sekarang bermain curang di depan mata publik. Sungguh najis, hina, rendah serendah-rendahnya sebagai manusia.