malam-malam
mata berjaga
ketika ingatan mengembara
dan metamorfosis angin
telah jadi lagu-lagu sendu
ia pukat kenangan
menjaring basah duka
agar tak ada seseorang bersedih
mekar di kepalanya.
#berSajak - @kelkatu_
ia sungguh
tak paham
dengan kedip mata
yang ada
sebelum angin dan debu.
kecuali pada senyum
yang juga kau berikan,
meski cinta kelak
ditiup dan menetes
karena kepedihannya.
#berSajak - @jauhsekali_
terlepas bagaimana musim semi diubah kemarau, tak henti kuteladani yang tumbuh dari retak sesuatu
tapi kau, Anggun, paham benar: tak di tanah benih selalu ditanam
di mana tinggal senyum dan tawamu, rahasia terakhir yang lagi-lagi mekar di sekujur demamku
#berSajak - @bunyikecil
Tak pernah kurasakan
waktu semati ini. "Aku bertahan
untuk kesedihan," katamu
menggenggam tanganku:
dingin begitu angin.
#jumatpuisi
~ Salim Das Sollen