Said Abdullah.
Ketua Badan Anggaran DPR , dua periode berturut-turut, 2019-2024 dan 2024-2029.
Orang nomor satu yang memimpin pembahasan ke mana Rp 3.600 triliun APBN mengalir.
Tiga fakta yang perlu lo tahu:
Satu.
12 September 2022 : Said memimpin rapat Banggar bersama Kemenkeu, lalu mengusulkan daya listrik 450 VA rakyat miskin dihapus, dinaikkan paksa ke 900 VA. Alasannya: PLN oversupply, anggaran subsidi membengkak.
Empat hari kemudian, video viral: Said tertawa santai di kabin jet pribadi sambil merokok. Ucapannya terekam jelas:
"Yang penting di pesawat bisa merokok, nomor satu."
Dua.
LHKPN Said Abdullah per 29 Maret 2024: Rp 101,9 miliar.
Naik 115 persen sejak 2018 , tepat selama ia menjabat Ketua Banggar.
Tiga.
Periode 2024-2029: Said kembali jadi Ketua Banggar. Anaknya, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra, terpilih jadi anggota DPR dan masuk sebagai anggota Banggar di lembaga yang sama.
LHKPN sang anak: Rp 627 miliar , enam kali lipat kekayaan ayahnya, diklaim "hasil sendiri", usia 30 tahun, pendatang baru di Senayan.
Front Pemuda Madura melaporkan kejanggalan LHKPN ini ke KPK pada Februari 2025.
Jadi di lembaga yang memutuskan anggaran negara Rp 3.600 triliun itu , ayah jadi Ketua, anak jadi anggota, keponakan jadi Bupati Sumenep.
Bukan soal apakah ini melanggar hukum.
Pertanyaannya lebih sederhana:
Kalau Ketua Banggar mengusulkan cabut subsidi listrik rakyat miskin sementara naik jet pribadi , siapa sebetulnya yang diwakili oleh kursi itu?
Koalisi MBG Watch berunjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (10/06) untuk mendesak agar program MBG dihentikan.
Mereka turun ke jalan dan membentangkan poster: “Bunyikan Klakson Jika Kalian Muak dengan MBG".
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan komitmennya dalam prioritaskan Orang Asli Papua (OAP) di Proyek Strategis Nasional. Begitupun hak ulayat dan tanah adat wajib dilindungi, masyarakat lokal pun harus dilibatkan penuh demi pembangunan yang adil dan bermafaat.
Prabowo tiap hari ceramah soal "Serakahnomics" , perilaku rakus yang katanya harus diberantas.
Lalu ketahuan:
putri Wakil Ketua DPRD Sulsel dari Partai Gerindra , partainya Prabowo sendiri ,menguasai 41 dapur MBG di Sulawesi Selatan.
Aturan resmi BGN: maksimal 10 dapur per yayasan.
Yasika Group punya 41.
BGN ditanya soal pelanggaran aturannya sendiri, jawabnya:
"Siapapun yang mampu membangun, dipersilakan."
Dan sang ayah, Yasir Machmud?
Lagi diperiksa Kejati Sulsel soal dugaan korupsi dana hibah Rp17,5 miliar.
Ayahnya diperiksa jaksa soal duit negara.
Anaknya kuasai 4x lipat batas maksimal dapur yang dibiayai program negara.
Ini yang Pak Prabowo maksud "Serakahnomics" , atau definisinya bisa berubah kalau pelakunya kader sendiri?
Isih hurung kapok poooo, wong wongan bayaran. Disini udah fokus masalah nasional, yang situ malah fokus mbelah umat karo entuk bayaran🤑🤑🤑.
Ramasalah sihh nek ameh demo, tapi buat apa nek yang dipermasalahkan mbela kepentingan rakyat/kolektif?
cah ugm postere og AI 🤣🤣
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengungkap sejumlah hambatan yang dihadapi Balai Pemasyarakatan (Bapas), mulai dari kekurangan sumber daya manusia, minimnya jumlah unit Bapas, hingga keterbatasan anggaran operasional.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, mengatakan peran Bapas kini semakin vital seiring pergeseran paradigma pemidanaan dari keadilan retributif menuju keadilan korektif, rehabilitatif, dan restoratif.
"Konsekuensinya, institusi Balai Pemasyarakatan atau Bapas kini memegang peran yang sangat vital dan tidak lagi bisa dipandang sebagai instansi pelengkap," kata Mashudi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XIII DPR RI, Senin (8/6).
Namun, menurut Mashudi, besarnya peran tersebut belum didukung sumber daya yang memadai. Saat ini jumlah pembimbing kemasyarakatan (PK) hanya 2.623 orang, jauh di bawah kebutuhan ideal sebanyak 16.422 orang.
"Sehingga terdapat kekurangan sebanyak 13.799 personel PK," ujarnya.
Dari sisi kelembagaan, Mashudi menyebut kebutuhan ideal Bapas mencapai 514 unit di tingkat kabupaten dan kota. Sementara jumlah yang tersedia saat ini baru 94 unit.
Untuk menutupi kesenjangan tersebut, Ditjen PAS mengoperasikan 289 pos Bapas yang tersebar di lapas, rutan, bekas kantor pemerintah daerah, Griya Abhiraya, dan mal pelayanan publik.
Selain itu, Mashudi mengungkapkan anggaran operasional Bapas tahun 2026 tercatat sebesar Rp 0, sementara kebutuhan mencapai Rp 116 miliar. Adapun pagu indikatif tahun 2027 juga masih nol dengan proyeksi kebutuhan sebesar Rp 383 miliar.
Karena itu, Ditjen PAS tengah mengusulkan tambahan anggaran serta pembentukan 100 Bapas baru secara bertahap hingga 2029 untuk memperluas jangkauan layanan Bapas di berbagai daerah.
📸: Dok. kumparan/Fadhil Pramudya.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R288 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Aneh ga sih?
Tujuan MBG itu untuk anak-anak sekolah.
Tapi ketika Dapur MBG dihentikan bahkan kalaupun cuma sementara, yang marah bukan anak-anak sebagai penerima Makan Bergizi Gratis.
Yang marah malah yang punya Dapur.
Mama Sinta Bantah Isu Miring!
Mama Sinta tegas membantah isu intimidasi TNI dan jet pribadi Haji Isam, dan menyebut penyebarnya provokator. Ia juga menegaskan tuntutannya terhadap film Pesta Babi sama sekali tidak ada hubungannya dengan proyek strategis nasional (PSN). ✍️
Empat bayi harimau Sumatra muncul untuk pertama kalinya di hadapan media di Taman Safari Prigen.
Kelahiran empat bayi ini, tiga jantan dan satu betina, jadi bukti keberhasilan program konservasi hewan yang terancam punah ini.
Dalam setiap pidatonya, prabowo kerap mengatakan,
"Siap mati demi rakyat"
"Membela kepentingan rakyat"
"Semua demi kebaikan rakyat", dsj.
Apakah semuanya ada yang terbukti? Belum. Ndak ada. Rakyat yang mana?
Sedangkan Tiyo, ia hanya mengenakan 1 kaus, dan hanya ia kenakan kurang dari 1 tahun, namun tulisan pada kaus rupanya terbukti dengan amat sangat akurat. Presisi.