Sedikit kejam, tapi aku setuju dengan kalimat ini โperbaiki hidupmu sebelum menikah dan mempunyai anak, agar anakmu nanti tidak perlu memperbaiki hidupnya karena ia mempunyai dirimu sebagai orangtuanya, usahakan mental yg sehat dan kuat, ilmu agama yg bermanfaat, financial yg stabil dan kesiapan parenting yg baik.โ
Aku setuju dengan statement, bahwa hidup akan jauh lebih tenang ketika kita tahu batasan. Not everything is our attention, not everything deserve our energy. Ada banyak hal yang lebih baik dibiarkan berlalu, tanpa harus selalu kita dengar, kita bahas, ataupun kita lihat.-
"ilmu tenang itu mahal"
saat kamu disindir sana-sini, dikatain ini-itu, tapi tetap diam dan tenang, karena ngga mau buang-buang energi buat ngeladenin orang seperti itu. percayalah hukum tabur-tuai itu ada.
Di umur yang semakin bertambah ini, aku udah ga mau nebak-nebak perasaan orang lain suka atau ga sama aku, ga mau berharap lebih sama manusia. Menurutku ketika dia mau, dia akan mengusahakan yang terbaik. Dia akan mencari cara, dia akan meluangkan waktunya.
Hidup ini simple, udah paham ya? Jadi jangan denial lagi.
Proud of you, kamu hebat. Hebat karena tetap tumbuh diatas banyaknya orang yang meragukanmu. Meski sakit dan sesak, kamu dekap luka hatimu dalam diam dan kamu sembunyikan dibalik senyuman.
Hatimu lapang, maaf mu luas, pengalaman seberat apa yang mengajarkanmu tentang semua ini?-
jatuh cinta sama qoutes ini :
"terima dengan apa yang sudah terjadi. ikhlaskan apa yang tidak bisa diubah, perbaiki apa yang masih bisa untuk diperbaiki."
Di tengah berisiknya kehidupan, hal yang paling mahal saat ini adalah mampu mengendalikan emosi, tenang dari perasaan berapi api, terlepas dari kecewanya dengan kondisi hari ini, tidak stabilnya mood yang kamu hadapi, bertahan untuk tidak meluapkan amarahmu adalah hal yang tepat.
dibiasakan, terbiasa, sudah biasa & biasalah.
pada akhirnya waktu juga yg akan membiasakan hingga kamu terbiasa dengan semuanya.
kadang yg mendewasakan manusia bukanlah usia, tapi berbagai peristiwa sulit yg berhasil dilalui, yg mungkin pernah dibayar dengan luka & rasa kecewa.
pernah ga si, lu ngerasa omongan orang itu ga enak bgt sampe bikin lu diem. terus ga lama kemudian dia nyapa lu lagi tanpa tau kesalahannya dimana. disitu lu nunjukin kalo lu baikยฒ aja, padahal lu kecewa banget. ini bukan soal baperan atau gimana, tapi emang begitu yg dirasain.