🤯 Menurut gue, kesalahan terbesar orang pakai Obsidian itu bukan karena mereka nggak bisa nyatet.
Justru karena mereka berhenti di situ.
Nyimpen catatan.
Clip artikel.
Bikin graph yang kelihatan keren.
Terus setengah isinya nggak pernah dibuka lagi. 😅
Kalau ujung-ujungnya cuma jadi tempat numpuk file...
Itu bukan second brain.
Itu cuma arsip digital yang bikin kita lupa apa aja yang pernah kita simpan.
Yang menurut gue benar-benar ngubah permainan adalah ketika Obsidian dijadikan lapisan memori buat AI.
Jadi bukan cuma manusia yang bisa baca catatan itu.
Tapi juga Claude, ChatGPT, Codex, atau AI lokal yang kita pakai setiap hari.
Karena semakin ke sini gue makin percaya...
AI itu bukan soal model mana yang paling pintar.
Tapi soal seberapa banyak konteks yang bisa dia pahami.
Kalau tiap buka chat kita selalu mulai dari nol...
Ya AI juga bakal terus mengenal kita dari nol.
Setiap hari kita ngulang cerita yang sama.
Ngasih konteks yang sama.
Jelasin project yang sama.
Capeknya di situ. 😂
Bayangin kalau semua keputusan yang pernah lu ambil...
Semua project yang pernah lu kerjain...
Semua kegagalan yang pernah ngajarin sesuatu...
Semua workflow yang udah lu bangun...
Tersimpan rapi dalam satu tempat yang bisa langsung dibaca AI kapan pun dibutuhkan.
Itu bukan lagi sekadar aplikasi catatan.
Itu mulai terasa seperti memori kedua yang terus berkembang
Makanya menurut gue, keunggulan terbesar di era AI nanti bukan siapa yang paling jago nulis prompt.
Tapi siapa yang berhasil membangun AI memory yang kuat.
Karena kalau AI punya akses ke seluruh cara kita berpikir, belajar, dan bekerja...
Jawaban yang dia kasih juga bakal terasa jauh lebih relevan.
Dan di situlah bedanya antara sekadar pakai AI...
Dengan benar-benar membangun sistem yang tumbuh bersama kita. 🚀🧠
https://t.co/dPcR4yyxoB
🤯 Ini orang lagi ngebahas salah satu workflow Claude yang menurut gue keren banget.
Idenya sebenarnya simpel...
Berhenti pakai AI cuma buat nulis atau ngoding.
Mulai pakai AI buat mengingat semua hal yang pernah lu pelajari. 👀
Workflow-nya juga nggak ribet.
Semua artikel, PDF, transcript, atau catatan yang menurut lu penting tinggal masukin ke satu folder.
Terus Claude yang baca, ngerangkum, nyambungin ke informasi lain yang udah ada, lalu bikin semacam wiki pribadi yang terus berkembang. 😳
Yang bikin gue tertarik bukan karena ini sekadar aplikasi buat nyatet.
Obsidian udah lama bisa dipakai buat itu.
Bedanya, sekarang catatan lu nggak cuma disimpan.
Tapi juga dipahami.
Setiap informasi baru otomatis dikaitkan dengan pengetahuan yang udah lu punya sebelumnya. 🚀
Makin lama dipakai, bukan cuma isi catatannya yang nambah.
Cara AI memahami konteks dari semua yang pernah lu simpan juga ikut berkembang.
Dan menurut gue, itu jauh lebih menarik daripada sekadar punya ribuan file yang akhirnya nggak pernah dibuka lagi. 😅
Makin ke sini gue ngerasa AI bukan cuma jadi alat buat mencari jawaban.
AI mulai berubah jadi "otak kedua" yang bisa membantu kita mengingat, menghubungkan, dan menemukan kembali informasi yang mungkin udah lama kita lupakan.
Karena pada akhirnya...
Nilai terbesar bukan ada di seberapa banyak informasi yang kita simpan.
Tapi seberapa cepat kita bisa menemukan dan menghubungkannya saat benar-benar dibutuhkan. 🔥
https://t.co/ZEaXIypJWX
🤯 Gue baru sadar... selama ini banyak dari kita pakai AI cuma buat nanya sesuatu, dapet jawaban, terus selesai.
Besok buka chat baru...
Ngulang lagi dari awal. 😅
Padahal ternyata ada cara yang menurut gue jauh lebih menarik.
Bukan menjadikan AI sebagai chatbot.
Tapi menjadikannya "otak kedua" yang benar-benar paham semua catatan kita. 🧠
Setup-nya ternyata simpel banget.
📥 1. Download Claude Desktop.
📚 2. Download Obsidian Desktop.
📂 3. Buat vault baru, lalu mulai simpan semua catatan dalam format Markdown (.md).
🔗 4. Hubungkan Claude ke vault tersebut menggunakan prompt dari Andrej Karpathy.
Selesai.
Setelah itu, semua catatan yang pernah lu tulis jadi satu tempat yang bisa dibaca AI.
💡 Ide yang pernah kepikiran.
📝 Catatan meeting.
📖 Ringkasan artikel.
📂 Dokumentasi project.
🔖 Link yang pernah disimpan.
Semuanya bisa dicari, dihubungkan, bahkan dianalisis dalam satu percakapan.
Yang menurut gue paling keren bukan fitur search-nya.
Tapi kemampuan AI buat menemukan hubungan yang mungkin kita sendiri udah lupa.
Misalnya...
Lu pernah nyatet ide enam bulan lalu.
Terus hari ini lagi ngerjain project baru.
AI bisa bilang,
"Eh, ini nyambung sama catatan yang pernah lu buat beberapa bulan lalu." 😳
Itu bukan sekadar nyari file.
Itu mulai terasa seperti partner riset yang benar-benar membaca semua yang pernah kita simpan.
Makanya gue setuju sama satu poin ini.
Kebanyakan orang masih memakai AI seperti mesin pencari.
Tanya.
Jawab.
Selesai.
Sementara sebagian orang lain mulai membangun lapisan kecerdasan di atas seluruh pengetahuan yang mereka miliki.
Dan menurut gue... di situlah perbedaannya.
Karena nilai AI bukan cuma ada di seberapa pintar dia menjawab.
Tapi seberapa banyak konteks yang bisa dia pahami tentang cara kita berpikir, bekerja, dan belajar.
Rasanya beberapa tahun ke depan, punya AI second brain bakal sama normalnya seperti punya Google Drive atau Notion hari ini. 🚀🔥
https://t.co/UKwHvrCGuL
Ini ya guys profile upwork aku yang udah tembus beberapa kali invitation di upwork, barangkali ada yang mau nyontek strukturnya aku jabarin satu satu formula yang aku pake.
WHO AM I → WHO I HELP → WHY TRUST ME → PROOF → HOW I WORK → RESULT → RISK REDUCTION → CTA
Jujur kalo aku ngelatih Inggrisku rutinnya pakai game ini karena seru-seru banget gamenya! Nggak kaku, malah bikin ketagihan latihan vocab, listening & reading. Minusnya ga bener-bener bisa ngelatih speaking & writing karena ga bisa ngomong on mic dan nulis panjang. Recommended buat yang mau latihan Inggris secara kasual & fun 🎮👍
Btw, game terakhir susah bgt. Nyari kesalahan biasanya gampang, tapi nyari kesalahan speaking dari native speaker itu susyah bukan maen😅
Jujur writing dan speaking TOEFL tuh seru banget tapi susah banget 😭😭
Aku lagi ketagihan drilling latihan soal di sini, jelas banget deskripsinya dan case-nya real banget.
Btw ini website ya, bukan aplikasi.
INSTEAD OF WATCHING NETFLIX TONIGHT.
Spend 1 hour with this.
Claude AI FULL COURSE that teaches you how to BUILD and AUTOMATE anything.
The people who watch this tonight will wake up tomorrow with a new skill.
Watch it and bookmark it now.
MATIIN IKLAN ANDROID
Iseng iseng konekin hp Android ke laptop dan minta agy mattiin ads.
Ternyata semua apps dan services yg handle iklan di disable sama agy.
MAMPUS!! 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Saya greget bgt soale dri dulu gk ada cara efektif buat matiin iklan-iklan yg tiba-tiba muncul di hp Android.
Cara ini juga bisa buat hapus atau disable bloatwares.
Nih, videonya ⬇️
INSTEAD OF WATCHING AN HOUR OF NETFLIX TONIGHT.
This 1 hour Stanford lecture by Joel Peterson will teach you more about negotiation and getting what you want than most people learn in years.
Bookmark it and give it an hour, no matter what.
HP Android lo BISA 2x lebih ngebut.
Tanpa upgrade atau beli HP baru. Cuma settings yang pabrik sembunyiin.
Gue optimize HP Android yang udah 5 tahun gue pake. Sekarang ngebut kayak baru keluar box.
15 menit. Gratis.
Gini caranya: