Suahasil Nazara
Jadi ASN dari 1999 dgn total kekayaan 129,8 M (2024), data LHKPN 2026 blm ada!
78,7 M (2021) → Rp92,4 M (2022) → Rp129,8 M (2024), ada kenaikan 37 M hanya dalam 2 tahun
2022 statusnya pejabat eselon I terkaya di Kemenkeu, lebih kaya dari Sri Mulyani (68 M)
700.000.000 orang menonton pornografi setiap minggu.
Universitas Cambridge baru saja memindai otak mereka.
Ledakan warna oranye di baris paling bawah itu bukan gairah seksual.
Itu adalah sistem dopamin yang sedang dihancurkan secara sistematis, sementara tidak ada yang membicarakannya.
Inilah yang sebenarnya ditunjukkan oleh penelitian yang telah melalui proses peer review:
Amel / Siswi SMAN 31 Jakarta / Hilang sejak Sabtu 5 September 2026, sampai sekarang belum ketemu. Bawa hp tapi sejak saat itu tidak bisa di hubungi.
Semoga dia baik-baik saja, mohon bantu sebarkan...🙏
Not just one of Maharashtra’s most famous temples, but one of India’s most revered — Shirdi Sai Baba Temple. 🙏
This is how the plates used for Prasad are cleaned. More than 1,000 plates are washed every day, with such care and cleanliness.
Faith, service and cleanliness — all in one place. 🙏❤️
Ayo mas @KRMTRoySuryo2 dan bu @DokterTifa, gugat di PTUN pembatalan Ijazah karena Skripsi pemiliknya patut diduga tidak lulus sidang sarjana.
Bonatua Silalahi: Ijazah Jokowi Bisa Dibatalkan Bila Proses Belajarnya Bermasalah https://t.co/CNjdvlH6vk
Woooy Muyono Kelakuanmu Sungguh MEMALUKAN!!
Belum Berhenti Nih Main Raja-Rajaan??
TERBONGKAR Surat DPD PSI Muara Enim, Minta Masyarakat Adat Semende Sematkan Gelar Meraje untuk Jokowi
Mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) terus menuai kontroversi terkait penyematan gelar raja dalam safari politiknya. Terbaru, beredar di dunia maya surat yang dikirimkan Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Muara Enim yang mengajukan surat resmi ke Dewan Pembina Adat Semende agar menyematkan gelar adat Meraje kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
@psi_id
https://t.co/Fn0BVoQrnt
Racun apa yg terdeteksi dalam ikan yg dimakan anak saya,sehingga membuat ginjalnya jadi bermasalah.
Ibu dari korban keracunan MBG di SMA negeri 1 Berastagi.
Setelah sang siswi mengalami kehilangan ingatan karena keracunan MBG, pasca perawatan, masih harus kontrol utk pemulihan kesehatannya, siapa yg harus bertanggung jawab utk menanggung biaya pengobatannya, pak @prabowo?
Ya Allah, bagaimana ini pak @prabowo, siswi ini kehilangan ingatannya sebanyak 70%, setelah menyantap MBG, bahkan dia sampai tidak mengenali kakak dan adiknya sendiri.. 😢
Pak @ListyoSigitP coba selidiki kasus ini benar atau tidak?
Bukan hanya soal keadilan untuk korban tapi juga untuk nama baik Polri.
Coba dengarkan videonya, sebusuk itukah kalian terhadap perempuan?
@DivHumas_Polri
2027 ADALAH TITIK TEMU SEMUA KONFLIK
Tadinya saya berpikir bahwa isue kudeta tersembunyi terhadap Prabowo hanya isapan jempol semata, namun melihat perkembangan gelagat gerakan “Dinasti Solo” hari demi hari, saya akhirnya yakin, bahwa manuver politik genk mereka hari ini bukan lagi sebagai gerakan politik persiapan 2029, tapi ternyata penentuan jauh sebelum 2029.
Normalnya,
2026 adalah persiapan.
2027 adalah konsolidasi.
2028 adalah pertarungan.
2029 adalah penentuan.
Namun pergerakan safari politik Jokowi hari demi hari di 2026 justru menjadi terlihat tidak normal.
Sejak Juni 2026, Jokowi melakukan perjalanan ke sejumlah daerah. Ada analisis yg melihat safari tsb bukan sekadar silaturahmi, tetapi sebagai upaya mempertahankan pengaruh dan mengatur kembali jaringan politik menjelang 2029.
Tapi faktanya, pidato BA dihadapan Jokowi semakin menguak fakta yg berbeda. Sekarang mari kita lihat logikanya.
Jika Jokowi benar-benar hanya ingin menjadi warga negara biasa, mengapa harus terburu-buru (bahkan terlihat begitu kebelet) membangun kembali jaringan politik nasional..?
Jika hanya ingin menikmati masa pensiun, mengapa relawan kembali digerakkan..?
Jika hanya ingin silaturahmi, mengapa pertemuan dng elite politik terus menarik perhatian..?
Dan jika tdk ada agenda percepatan pergantian kekuasaan, mengapa kini gerakan itu bukan lagi sekedar beririsan dng pemilu 2029, melainkan digulirkannya wacana percepatan penggantian kekuasaan sebelum 2029..?
Inilah yg membuat dugaan ttg proyek percepatan pergantian kekuasaan menjadi masuk akal sebagai hipotesis manuver politik Genk Solo.
Hari ini mungkin hanya pertemuan.
Besok mungkin konsolidasi.
Lusa mungkin survei.
Kemudian usulan.
Kemudian koalisi.
Kemudian Keputusan MPR.
Dan tiba-tiba rakyat sudah diminta menerima sesuatu yg sebenarnya sdh dirancang bertahun-tahun sebelumnya.
Pertanyaan sebenarnya adalah, apakah rakyat sdh menyaksikan transisi kekuasaan biasa, atau sedang menyaksikan gerakan senyap sebuah jaringan kekuasaan yg ingin percepatan suksesi kekuasaan..?
Jika yg kedua benar, maka persoalannya bukan sekadar Jokowi, melainkan demokrasi Indonesia.
Dan jika kepala desa mulai dikonsolidasikan, relawan kembali bergerak, elite terus berdatangan ke Solo, safari politik berjalan, narasi percepatan pergantian kepemimpinan mulai diwacanakan, sinyal pemakzulan Gibran melalui persoalan ijazahnya semakin kuat bergulir, maka semua potongan puzzle itu harus dibaca sbg satu peta.
Memang belum tentu peta kudeta, tetapi jelas peta percepatan pergantian kekuasaan terendus kuat.
Dan dalam politik, wacana percepatan pergantian kekuasaan adalah tahap pertama sebelum perebutan kekuasaan itu sendiri terjadi.
Maka pertanyaan yg harus kita ajukan bukan lagi, “Apakah Jokowi akan mengkudeta Prabowo?”
Pertanyaan yg jauh lebih tajam adalah,
“Apakah Prabowo sdg benar-benar memerintah, atau perlahan sedang dipaksa berbagi ruang kekuasaan dng jaringan yg berasal dari Presiden sebelumnya..?”
Jika jawabannya yg kedua, maka persoalan Indonesia bukan lagi sekadar siapa Presidennya.
Persoalannya adalah, “Siapa yg sebenarnya menentukan arah Presiden..?”
Dan jika jawabannya adalah seseorang yg sdh tidak lagi duduk di Istana, maka demokrasi Indonesia memang sdh menghadapi masalah yg sangat serius
Jika semua gerakan pengumpulan kepala desa ini hanya silaturahmi dan Projo hanya sebatas menjalankan kegiatan organisasi, maka waktu akan membuktikannya.
Jika safari politik Jokowi hanya perjalanan pribadi, maka waktu akan membuktikannya.
Tetapi jika semua itu ternyata adalah bagian dari satu proyek politik besar utk mempertahankan pengaruh dan mempersiapkan Gibran lebih cepat menduduki kursi RI-1, mengunci jaringan akar rumput, mengamankan kepentingan elite, dan memastikan kekuasaan mantan Presiden tidak benar-benar pergi ketika Presiden baru menduduki Istana, maka mereka sedang membangun paradigma politik baru, “Bahwa kekuasaan tidak selalu kembali melalui pintu depan.”
KALIAN HARUS TAUU!!
apa yang terjadi di Gunung Ungaran :
> menteri ESDM bahlil lahadalia terbitkan SK izin eksplorasi panas bumi 55 MW di gunung ungaran dan telomoyo tanpa sosialisasi terbuka ke warga setempat
> lokasi pengeborannya parah banget. terletak persis di dekat kawasan situs cagar budaya bersejarah candi gedong songo
> WALHI dan warga soroti ancaman fatal rencana pengeboran 2.200 meter yang berpotensi mematikan sumber mata air vital masyarakat
> ekosistem hutan lindung lereng gunung dipertaruhkan demi proyek BUMN (PLN & Geo Dipa Energi) tanpa memikirkan risiko longsor dan ekologis
> rakyat yang disuruh nanggung risiko bencana alam dan krisis air, sementara izin proyek diterbitkan ugal-ugalan di atas kertas
Bagi yang mau tau yayasan yang paling berkuasa dalam pengelolaan SPPG
Nih bisa di lihat ada 15 Yayasan dan kalau kalian cek satu-satu kalian bakalan terkejut dengan siapa pemegang nya.
Kalau ada yang tanya ini peraturan apa
Ini SE PPATK no 7/2025
📌KOMPILASI VIDEO MALAM 27 AGUSTUS BEREDAR DI MEDIA SOSIAL
Akun media sosial IG/trustnoonemedia mengunggah kompilasi video yang dihimpun dari berbagai sumber di lini masa dan laporan publik.
Materi disajikan tanpa tambahan opini.
Masyarakat dipersilakan melihat, menilai, dan menyimpulkan sendiri berdasarkan informasi yang tersedia.
📹ig/trustnoonemedia
#demo Botok 15 Desember GRIB DPR RI RUU Perampasan Aset