Kabar duka datang dari dunia kesehatan😔🏥
Turut berdukacita atas meninggalnya senior dr. Adrian Rantung (FK Unsrat 2010, yang saat ini tengah menjalani PPDS Anestesi FK Unsrat).
Beliau ditemukan tak bernyawa di kamar kostnya. Dugaan kuat, beliau mengalami perundungan..
sc: in frame
JUST IN: Tanggapan Media Askar, Dosen UGM sekaligus Direktur Kebijakan CELIOS terkait meningglanya 5 calon Manajer KDMP
"Ungkapam duka cita itu tidak mengembalikan nyawa saudara kita"
"Selama 10 tahun terakhir, empat orang meninggal dalam wajib militer di Korea Selatan, dan itu jumlahnya dua juta orang."
"Indonesia, hanya dalam dua minggu, lima orang meninggal untuk pelatihan militer. hanya pesertanya 32.000 orang."
"Lebih ironi lagi, di Korsel itu pelatihan militernya untuk perang, di Indonesia pelatihan militernya untuk calon manajer toko kelontong, ini absurd, ini aneh, ini tidak bisa diterima dengan akal sehat!"
"Jadi cara berpikir kebijakan kita balik lagi ke 1970-an, dan menurut saya, saya sepakat untuk dihentikan saja"
"ANGGARAN ITU MUNGKIN BISA HILANG, TAPI NYAWA ITU TIDAK BISA DIKEMBALIKAN."
Yo gapapa, ganti aja dokter jadi AI, biar preman berkedok pejabat yang datang ke faskes dengan kalimat sihiR “Anda gak tau saya siapa?” bisa dibales dgn “mau saya buatkan infografisnya supaya dimasukkan ke dalam post media sosial Anda?”
ini kenapa secara perhitungan kasar, program ini pasti gagal.
minimal karyawannya, 5 orang. gaji manajer 6 jt, yg lain 3.5 jt. total 20jt/bulan. operasional untuk listrik, air, dll. paling tidak, 10 jt. total biaya, skitar 30 jt perbulan.
gross-marjin retail, skitar 20%. jadi, total butuh omset 150 jt/bulan. normal stock itu, sekitar 1-3x dari omset bulanan. artinya, paling enggak, dia harus punya stock sekitar 150-450 jt di toko. ini enggak besar sama sekali, karena target jualan hariannya sekitar 5 juta perhari.
ini malah keliatan, stocknya cuma 5 jt di toko. kalo tokonya capai targt harian, besoknya tutup krn gk ada barang, wkwk.