Waktu di awal mereka diingatkan berkali-kali dengan data dan kajian soal MBG dengan diskusi yang santun, apakah didengar? Nggak. MBG tetap dijalankan secara ugal-ugalan. Lalu saat kerusakan udah terjadi, ujug2 ngajak “diskusi” gitu? Ya pantes aja lu diusir dari kampus, karena mahasiswa sama dengan kita, sudah muak dan ingin melawan.
Mahasiswa UGM dan UI kembali jadi contoh terdepan sebagai mahasiswa. Tampil keren, bertutur rapi, dan keras diwaktu yang benar. Anda tidak berkompromi dg maling saat menyantroni rumah anda kata Tan Malaka. Menyebarlah kekuatan mahasiswa ini ke segala penjuru.
Indonesian youth rally nationwide over rising living costs, economic concerns, and controversial government policies.
Al Jazeera’s Jessica Washington reports.
Podcast ini IELTSnya mungkin di bawah 6.0 tapi saling mengerti dan diskusinya enak. Ini tuh gambaran kenyataan penggunaan bahasa inggris sehari-hari. Jadi kalau ada yang grammar nazi di kehidupan sehari-hari. Getok aja. Hahaha
tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. ✊🇮🇩 tinju ke atas.
*Russia banned from football for attacking Ukraine*
*USA, host of the World Cup, bombs Iran for over a month, kills its Supreme Leader and refuses to let the Iranian team stay even one night in the country*
FIFA President:
Respons Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya terhadap pernyataan eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal soal intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto dengan dalih penggunaan dana pribadi, memicu kritik tajam.
~RS
Di belakang Hartono Brothers, ada satu nama orang Indonesia yang cukup underrated di balik kesuksesan Como 1907.
Namanya Mirwan Suwarso. Dan dia adalah alasan kenapa Como 1907 musim depan main di UCL.
Sebelum ngurusin klub sepak bola Italia, dia sutradara film. Golden Goal (2011), Merah Putih Memanggil (2017), dua film bertema sepak bola, sebelum akhirnya justru jadi bagian dari cerita sepak bola di dunia nyata.
Dialah tangan kanan keluarga Hartono dalam mengelola Como. Keputusan menaikkan Fabregas dari pelatih tim junior ke pelatih utama lahir dari tangannya dan itu keputusan yang mengubah segalanya. Dia juga yang tegas menolak tawaran Inter Milan ketika Beppe Marotta ingin membajak Fabregas.
Di luar lapangan, dia yang mempresentasikan langsung proyek renovasi total Stadion Giuseppe Sinigaglia bersama Walikota Como. Stadion ikonik di tepi danau itu akan disulap jadi arena kelas dunia, dan sekarang Como lolos UCL, renovasi akan dipercepat agar memenuhi standar ketat UEFA.
Fabregas sendiri pernah secara khusus menyebut peran Mirwan sebagai faktor kunci di balik kenyamanannya melatih Como.
Namanya kini tertera resmi di website Como sebagai President Como 1907. Presiden klub Italia yang baru saja lolos UCL.
Mirwan Suwarso: the man behind the rise of Como 1907.
Seorang pria asing bernama Aaron Hutchings viral setelah membantu membebaskan sebuah keluarga di Pakistan yang terjebak dalam sistem kerja paksa berbasis utang selama hampir 140 tahun. Keluarga tersebut telah menjalani empat generasi bekerja di pabrik batu bata di wilayah Kasur, Pakistan, di bawah sistem utang turun-temurun. Dalam sistem itu, pinjaman dan biaya yang belum lunas diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, membuat mereka terus terikat pada kerja paksa tanpa jalan keluar.
Guys, ada berita dari Lombok Tengah yang menurut gue paling menggambarkan ironi terbesar dari kebijakan ekonomi Prabowo sekarang.
150 karyawan Alfamart kehilangan pekerjaan.
Bukan karena perusahaannya bangkrut.
Bukan karena kinerjanya buruk.
Bukan karena ada kesalahan dari karyawannya.
Tapi karena pemerintah daerah menutup paksa 25 gerai ritel modern dengan alasan melanggar Peraturan Daerah tentang penataan pasar rakyat.
Dan ini yang paling miris:
Rudi karyawan Alfamart di Kopang datang ke kantor Bupati bukan untuk melawan.
Dia datang meminta solusi.
"Jangan sampai kami menjadi pengangguran baru.
Sekarang ekonomi semua sulit,
semua harga sudah naik,
kebutuhan makin tinggi.
Sementara pekerjaan kami tidak ada karena ditutup."
"Cari kerja sulit, Pak.
Kami banyak yang hanya tamatan SMA."
Kalimat itu
"cari kerja sulit, Pak"
menurut gue adalah kalimat paling menyayat yang bisa diucapkan oleh seseorang kepada penguasa yang harusnya melindungi mereka.
Dan ini konteks yang lebih besar yang harus dipahami:
Penutupan Alfamart dan Indomaret di Lombok Tengah ini tidak terjadi di ruang kosong.
Ini terjadi di tengah narasi besar tentang Koperasi Desa Merah Putih program andalan Prabowo yang salah satu tujuannya adalah memastikan koperasi desa bisa menjalankan fungsi perdagangan ritel di desa-desa.
Artinya sederhana:
gerai ritel swasta yang sudah ada ditutup supaya ruangnya bisa diisi oleh koperasi yang terafiliasi dengan program pemerintah.
Bukan karena ada masalah dengan pelayanannya.
Bukan karena ada keluhan dari konsumen.
Tapi karena ada kepentingan yang lebih besar yang membutuhkan ruang itu.
Dan ini yang paling pedas:
150 karyawan kehilangan pekerjaan.
Kalau setiap karyawan punya keluarga dengan 2-3 orang tanggungan ada sekitar 300-450 orang yang terdampak langsung dari satu kebijakan penutupan di satu kabupaten kecil.
Dan ini baru satu kabupaten.
Lombok Tengah.
Dengan 25 gerai yang ditutup.
Berapa kabupaten lain yang sedang atau akan melakukan hal yang sama di seluruh Indonesia atas nama program yang sama?
Dan ini yang paling mengerikan sebagai pesan kepada semua pelaku usaha:
Kalau lo punya usaha di Indonesia sekarang dan tiba-tiba ada program pemerintah yang membutuhkan ruang bisnis yang sama dengan yang lo jalankan negara bisa menutup usaha lo kapan saja.
Bukan karena lo salah.
Bukan karena lo melanggar hukum yang berlaku sejak awal.
Tapi karena ada Perda yang bisa diaktifkan atau diterapkan secara selektif ketika dibutuhkan.
Investor asing yang sudah komplain ke Prabowo soal kepastian regulasi ini adalah contoh nyata kenapa
mereka takut masuk.
Hari ini Alfamart.
Besok siapa?
Dan sambungkan ini dengan kondisi yang lebih besar:
Badai PHK sedang mengintai.
Rupiah di Rp17.700.
Lapangan kerja tidak tumbuh.
Dan di tengah semua itu ada kebijakan yang menambah 150 pengangguran baru di satu kabupaten kecil dengan alasan penataan pasar.
Prabowo bilang: "Kalau tidak beres copot. Sederhana."
Tapi 150 orang yang tidak beres hidupnya bukan karena kesalahan mereka sendiri tidak punya siapapun yang bisa mereka copot.
Negara yang seharusnya memberi rasa aman bagi rakyat yang bekerja keras justru menjadi sumber ketidakpastian yang paling besar.
Karyawan Alfamart itu tidak meminta banyak.
Mereka hanya minta bisa tetap bekerja.
Minta jangan dijadikan pengangguran baru di tengah
kondisi ekonomi yang sudah sulit.
Dan jawaban yang mereka dapat adalah:
datang ke kantor Bupati mengantri
memohon dengan harapan ada yang mendengar.
Itulah posisi rakyat kecil di Indonesia sekarang. Bukan warga negara yang dilindungi.
Tapi pemohon yang berharap penguasanya bermurah hati.
Kemarin, @TheEconomist mempublikasikan dua artikel soal Indonesia
Judul artikel pertama: Presiden Indonesia sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi
Subjudulnya: Prabowo Subianto terlalu boros dan terlalu otoriter
Perlu diketahui, Spendthrift artinya orang yang menghamburkan uang secara tidak bijak. Diksi ini lebih keras dari sekadar “boros”. Dalam konteks negara, ada kesan ceroboh dan tidak bertanggung jawab secara fiskal.
========
Judul artikel kedua: Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar, sedang menempuh jalur yang berisiko
Subjudulnya: Prabowo Subianto sedang menggerogoti keuangan negara—dan demokrasinya.
Di artikel ini, pemilihan diksi “Eroding” rasanya memperkuat artikel lainnya. Jeopardising (membahayakan) masih bicara soal risiko ke depan. Eroding (menggerogoti) berarti prosesnya sudah berlangsung. Rasanya pelan, diam-diam, tapi nyata. Bagaikan batu yang berlubang oleh tetesan air.