Bayangin karena menpertahankan hutan adat harus diintimidasi & diselundupkan (baca: diculik)
Apa yang terjadi pada Mama Yasinta ini realitas sehari-hari di tanah Papua di bawah kontrol militerisme & korporasi
Tapi gak perlu kaget lah, kan presiden kalian aja bekas penculik
kalian udah tau blom?
Sertu Riza Pahlevi yg menewaskan MHS (15) hanya divonis 10 bln penjara & tidak dipecat dari TNI
ibu korban, Lenny Damanik menangis histeris & minta keadilan untuk anaknya
selain penjara, Riza cuma diminta bayar uang ganti rugi Rp 12,7 jt ke ibu korban
Nah, berarti sudah clear ya.
Kalau nanti ada gimmick model Bahlil seperti itu lagi dan masih banyak yang kena juga, berarti pendidikan politik kita memang sudah no hope 🥲
Serius nanya apa pencapaian nya? 🤔🤔
Rangkuman berita yg aku baca :
- Dolar AS tembus Rp 17.900
- Kebutuhan pokok naik
- PHK merajalela
- Kriminalitas meningkat
- Juli ini jatuh tempo utang Rp 833 T
- Total utang Rp 9.920 T
- Bunga utang Rp 599 T
- IHSG anjlok ke 6.370
- Harga plastik naik 50%
- Gas LPG non-subsidi naik 18%
- BBM non-subsidi naik 40-60%
- MBG tetep berjalan trus sampai APBN defisit..
Stay strong WNI 💪🏽🙃
Sekarang MBG kan statusnya masih jalan ya, tapi udah ada dapur yang nggak beroperasi. Tetanggaku relawan, udah dua bulan ga digaji, sementara kepala SPPG nya tetep nerima duit 😊 gimana tuh
kayak bangsa lemah aja. lagi krisis ekonomi kok solusinya presiden dan menteri potong gaji 50%.
contoh tuh bangsa yang kuat. kalau lagi krisis ekonomi solusinya ya nambah kementerian, nambah program, naikin gaji dan tunjangan pejabat, sering-sering ke luar negeri. apa lagi?
Lagu Mas Bahlil Ganteng itu salah satu TAKTIK KOMUNIKASI POLITIK.
Politisi-politisi itu sekarang cenderung ga terlalu berupaya menonjolkan kinerja.
Yang justru mereka cari sekarang adalah EKSPOSURE DAN VIRALITAS
Orang Indonesia itu bukan pemilih rasional.
Banyak yang memilih politisi karena hanya politisi itu yang mereka tahu.
Karena apa? Karena VIRAL.
Alih-alih mengecek visi-misi, rekam jejak dan hubungannya dengan pihak-pihak tertentu.
Contoh:
- Terpilihnya Komeng sebagai anggota DPD dengan suara 5 juta orang.
- Tertinggi se Indonesia
- 10% populasi Jawa Barat!
Hanya gara-gara fotonya yang unik dan aneh (ditambah nama yang udah dikenal luas).
Ini juga yang menjadi alasan kenapa Bahlil masa bodoh dengan orang yang membully-nya.
Ya, justru dia senang karena dia terus viral dan eksposurnya makin tinggi.
Orang Indo itu termasuk social media addicted loh.
Segala yang viral dari algoritma itu bisa jadi memengaruhi keputusan mereka, termasuk dalam memilih pemimpin.
Source gambar: Tribunnews