Baru skrg2 ini urang paham kenapa Allah sering bgt dlm Al-Qur'an ngomong "bagi orang2 yg beriman"
"bagi orang2 yg berpikir"
"tidak kah kamu melihat?"
"tidak kah kamu mendengar?"
"Apakah kamu tidak memikirkan?"
Ternyata emg gak semua orang mau melihat, mendengar, dan berpikir