Pernyataan Maruar ini menarik bukan karena memuji Teddy, tapi karena tanpa sadar membongkar sesuatu yg seharusnya tdk perlu dibanggakan.
Dlm sistem presidensial yg sehat, presiden seharusnya punya mata, telinga, dan mulutnya sendiri yg terhubung langsung ke menteri2nya.
Kalau semua komunikasi hrs melewati satu org, itu bukan efisiensi. Itu bottleneck kekuasaan yg sangat berbahaya.
Karena artinya: siapapun yg mengendalikan "mata, telinga, mulut" itu pada praktiknya mengendalikan presiden.
"Satu orang, tanpa jabatan konstitusional yg signifikan, tanpa akuntabilitas publik yang jelas, tanpa mekanisme pengawasan yg transparan, mengendalikan arus informasi ke presiden, mengkoordinasikan menteri2, mengumpulkan oligarki dalam pertemuan informal, dan bisa menegur menteri kabinet."