Qatar have got 1 point & -14 goals from their 6 World Cup matches. One of the worst teams in the history of the competition.
Can anyone tell me how this team managed to win the last 2 Asian Cups - where you have the likes of Japan, South Korea, Australia & Iran?
How is that possible? 😅
“I wrote this because I can’t speak about it.
I wrote this because I want you to know that I will make sure that you live on.”
@RBLeipzig and @equipenatciv winger Yan Diomande on the life of his sister, Roxane. https://t.co/6wQmpdWTSi
@theluckiestboy@thumpball@utdfocusid China dan India mereka sempat gamau beli hak siar, soalnya pertandingan pildun kebanyakan tayang di jam kerja, dan dua negara itu emang di push FIFA buat beli, dan belinya juga mepet pas pildun mau mulai. Jadinya dapat diskon. CMIIW
🚨⚽🇮🇷 BREAKING —
Iranian World Cup Star Taremi:
“Well, since no one asked a football question, we are playing against a good team from New Zealand. I hope it’s a very good game.
Sorry, it was just political. You have to go to another city for this political press conference.”
@listyantidewi@zoelfick Tanpa zonasi, seenggaknya masih ada rasa kompetitif. Menurut saya, rasa kompetitif itu perlu bagi negara berkembang
Kalau mau zonasi, ratakan dulu kualitas pendidikan di setiap tempat
Only Arsenal fans truly understand this timeline. 🔴⚪
2008 — Eduardo injury (title charge derailed).
2011 — 4–4 after leading 4–0 at Newcastle (Premier League collapse).
2011 — Birmingham final heartbreak (League Cup final).
2011 — 8–2 at Old Trafford (Top 4 era humiliation).
2014 — 6–0 at Stamford Bridge (Wenger’s 1000th game).
2015 — Monaco at home (Champions League RO16).
2015 — Olympiacos at home (Champions League group stage).
2017 — Bayern 10–2 on aggregate (Champions League RO16).
2018 — 3–0 vs Man City (League Cup final).
2022 — Late collapse vs Spurs/Newcastle (Top 4 race).
2023 — 8-point lead lost (Premier League title race).
2024 — 2 points short (Premier League title race).
Pain. Banter. Setbacks. False dawns.
2025/2026 — ⏳
Maybe all of it was building to this moment. ❤️
FIFA went to China demanding $300 million,
CCTV told FIFA you scheduled nearly all the games from 12 AM to 6 AM East Asian time, why on earth would we pay that much?
FIFA then came back around begging for $150 million.
CCTV told them $60 million or bounce, GTFO.
Excellent negotiation skills in practice.
And also a sign on how excessive eurocentrism will lead you to having constant Ls in the modern era.
Kejadian gila di Liga Skotlandia.
Gue kira case Arsenal jagain trofi itu udah paling nyesek, tapi yg satu ini sakitnya juga ga main-main 😭
Jadi ada klub namanya Hearts of Midlothian (Hearts) yg sepanjang musim perform di liga. Konsisten dan ngegusur si jagoan liga (Celtic) yg musim ini lagi turun.
Si Hearts ini udah mimpin klasemen alias nempatin peringkat 1 dari 30 Agustus 2025 sampe kemarin malem, alias dari pekan ke-4 sampe pekan 37. Hampir semusim penuh.
Barusan aja, Hearts away ke Celtic buat tanding di pekan terakhir liga, sekaligus penentuan siapa yg juara.
Hearts ngoleksi 80 poin, Celtic 79 poin. Cuma butuh imbang buat Hearts bisa buka puasa gelar. Kebayang gimana senengnya, orang terakhir kali ini klub juara Liga Skotlandia tuh tahun 1960.
Dan orang-orang juga banyak yg jenuh karena yg juara antara Celtic atau Rangers muluk. Sekali-kali pengen lah ada yg beda. Banyak yg jagoin Hearts menang.
Hearts udah unggul 1-0 duluan, tapi gak lama disamain Celtic via penalti jadi 1-1 sblm babak pertama kelar.
Target mereka buat imbang udah kena nih. Tinggal pertahanin aja skor sampe akhir.
Tapi, yang kejadian adalah mereka kena comeback 1-3. Kalah. Gagal juara. Semua ilang begitu aja 💔
Celtic yg dilatih sm pelatih legend Martin O’Neill akhirnya juara lagi. Lima kali beruntun.
Yeah, almost is never enough.