Pacaran sudah lebih setahun.
Tiap jalan, kamu yang bayarin.
Alasan doi, uang dia ditabung buat nikahan.
Bayangkan kalau kalian putus.
Kamu udah ngasih makan dia
dan membantu dia nabung buat nikah sama perempuan lain.
Bayangkan.
bayangkan.
bayangkan.
Perempuan umur 20++ itu sebenernya lebih butuh seseorang yang nanyain"gimana hari ini? Ada cerita apa?" Dan diskusi-diskusi ringan soal masa depan
Dibanding dengan pertanyaan "Udah makan belum, jgn lupa makan" yang tanpa ditanyain pun dia udah tau harus makan biar tetep hidup~
Hoax yang paling sering gua denger di Bumi ini :
"Pinjem dulu, besok gua balikin."
"Besok libur."
"Gua cuma chatan sama lu."
"Kamu terlalu baik."
"Kaga gua cepuin, santai."
Tambahin dah kalo ada lagi
Menangislah jika ingin menangis, keluarkan sekeras kerasnya, tak perlu malu. Karena hanya diri sendiri yang tahu betapa lelahnya hati ini. Lalu tidurlah, lupakan bebanmu sejenak
Salah satu hal yang melelahkan dari media sosial adalah terperangkap dalam jebakan ingin mendapatkan likes dan retweet dari warganet. Kita akan terus berusaha memuaskan, hingga akhirnya tidak lagi jujur dalam mem-posting sesuatu. Coba jujur pada diri sendiri. Rasanya menyenangkan
Besok gua kalo punya anak,
Gua namain "cinta"
Biar pas di absen gurunya nanya: " cinta?"
Anak-anak langsung pada jawab:
" Cinta datang terlambat bu "
Gurunya baper, marah marah .