@bitcoinsportsid@YHYMHMN Karena bentuk logo Levi's iconic. Mereka tidak menutup dengan kain putih datar persegi panjang. Mereka menutupi dengan tetap mengikuti bentuk logonya. Nama dan warna tertutupi=sesuai aturan. Namun orang tetap tahu itu Levi's karena bentuk logonya.
@empty__core Pengalaman saya pribadi, kalau resto fast food saya beresin sendiri. Kalau resto yang ada pelayannya, usahakan piring relatif bersih (dlm arti nggak ada sisa makanan menumpuk) & persilahkan pelayan memberesi. Banyak yang punya teknik memberesi sendiri, kalo ditumpuk malah repot.
To avoid fiscal calamity, President Prabowo Subianto must change course. To find out how, register to read the full story (it’s free) https://t.co/UfnNVR1UBu
Its president, Prabowo Subianto, must stop trying to squelch opposition in the legislature, media and civil society. Dissent that cannot find an outlet in politics will spill onto the streets https://t.co/1oNm8bdbBd
Prabowo Subianto is centralising power, marginalising opposition and spending beyond Indonesia’s means. He could undo 20 years of economic and political progress https://t.co/f80KbNbU6l
@kompascom Sayangnya kapitalisme tidak punya perasaan belas kasihan. Kalau per tiket harganya 2 juta dan tetap terjual habis, penjual nggak akan ngasih harga 500 ribu. Mekanisme pasar memang sering kali buta dan kejam bagi sebagian orang.
@ae16z@deculmentality@txtdrimedia Banyak yang ngamuk, padahal tepat secara hukum.
Menjual rokok kepada anak di bawah 21 tahun dilarang keras, sesuai dengan Pasal 434 Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan. Juga dilarang menjual rokok di radius 200 m dari sekolahan.
Yg melanggar= kriminal
@bbkpurnama@ubegebe1@sefkelik Kutipan twit uda "Guru atau Amtenar rendahan". Naik jenjang itu pun sudah menjadi "Priyayi" di mata sesama pribumi. Situasi zaman kolonial, tentu semua inlander adalah rendahan, lebih rendah dari Belanda, tidak peduli guru atau yang lain. Dipaparkan menarik di "Para Priyayi".